Startup

Diterpa Corona, Airbnb Malah Dapat Kucuran Dana Rp16 Triliun

  • 09 April 2020
  • Bagikan :

    (Ilustrasi foto: dok. Bangkokpost/AFP Photo)

    Uzone.id -- Pandemi corona sejatinya membuat warga dunia ‘terkurung’ di dalam rumah agar meminimalisir infeksi, hal ini kerap dijadikan penyebab dari seretnya pendapatan para pelaku usaha yang bergerak di bidang travel dan penginapan. Namun, ternyata Airbnb malah menerima kucuran dana miliaran dolar.

    Perusahaan teknologi yang menyediakan aplikasi pemesanan penginapan online ini mengaku bahwa pihaknya siap menerima investasi sebesar USD 1 miliar atau setara Rp16,1 triliun dari lembaga ekuitas Sliver Lake dan Sixth Street Partners.

    Mengutip CNBC, kucuran dana Rp16,1 triliun tersebut merupakan kombinasi utang dan ekuitas yang akan mendukung kerja berkelanjutan Airbnb untuk berinvestasi dalam jangka panjang.

    Baca juga: Refund Pesanan Tamu, Airbnb Diprediksi Akan Merugi

    Lebih lanjut, investasi dari Silver Lake dan Sixth Street Partners itu dihibahkan ke Airbnb setelah para pengguna membatalkan pemesanan dan rencana perjalanan mereka karena pandemi corona.

    Dari sini, Airbnb kemudian mengalami kemunduran dari aspek booking para pengguna akibat COVID-19, karena mau bagaimanapun, mobilitas masyarakat dunia menjadi terbatas, belum lagi penerbangan yang semakin sedikit dan larangan turis asing masuk ke negara tertentu.

    Dari sisi Airbnb mengaku tertarik menerima investasi dari kedua perusahaan ekuitas tersebut karena mereka masih percaya bahwa industri travel akan tetap bertahan dan hidup kembali saat pandemi ini berakhir.

    Baca juga: 5 Layanan yang Bisa Diakses via WhatsApp, Permudah Netizen di Tengah Pandemi

    Meski begitu, Airbnb enggan menyebut valuasi perusahaannya berapa saat ini. Namun perlu diketahui pada Maret awal lalu, Airbnb menurunkan valuasi internalnya menjadi USD 26 miliar dari USD 31 miliar.

    Pada pertengahan Maret lalu, Airbnb membarui kebijakan penangguhan yang memungkinkan para tamu membatalkan reservasi di mana saja di hampir seluruh dunia dengan pengembalian dana penuh.