icon-category Digilife

Elon Musk Tantang Putin Berantem, Starlink Banyak Diunduh di Ukraina

  • 18 Mar 2022 WIB
  • Bagikan :
    (Foto: Instagram @elonmusk)

    Uzone.id - Elon Musk salah satu miliarder yang mengecam invasi Rusia ke Ukraina. CEO Tesla dan SpaceX itu pun sempat menantang Presiden Vladimir Putin untuk berkelahi satu lawan satu, yang dia sampaikan dalam bahasa Rusia di Twitter.

    "Dengan ini saya menantang Vladimir Putin. Untuk pertempuran satu lawan satu. Taruhannya adalah Ukraina," tulis Elon Musk, pada 14 Maret 2022 lalu.

    Kemudian, dia bertanya lagi,"Apakah Anda setuju dengan pertarungan ini? @KremlinRussia_E."

    BACA JUGA: Dunia Metaverse Telkom Bakal Bernama Indiverse?

    Bukannya Putin yang membalas tantangan Elon Musk, Kepala Badan Antariksa Rusia Dmitry Rogozin, malah mengata-ngatai Elon Musk sebagai "setan kecil". 

    Ramzan Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya, yang ikut mengerahkan tentaranya menyerang Ukraina, juga meledek Elon Musk dengan nama "Ilona", yang merupakan nama feminin Rusia.

    Selain itu, Kadyrov mengatakan kalau Elon Musk tidak punya kekuatan fisik untuk melawan Putin yang jago bela diri judo dan bisa meneror Barat.

    Elon Musk tidak tinggal diam dengan ejekan Kadyrov. Dia kembali ngetwit atas nama Elona, bahwa "Jika dia takut bertarung, saya akan setuju untuk menggunakan tangan kiri saya saja dan saya bahkan tidak kidal."

    Kemudian, ada kabar baik setelah tantangan Elon Musk ke Putin, Starlink dikabarkan dapat banyak unduhan di Ukraina, seperti dilansir Mirror.

    BACA JUGA: Instagram Espargaro Udah 1 Juta Follower, Jadi Lempar Helm Gak Nih?

    Aplikasi Starlink milik Elon Musk ini memungkinkan rakyat Ukraina mengakses internet dalam kondisi listrik padam.

    Selain itu, warga yang berada jauh di pedalaman pun bisa mendapat akses internet berkat 2 ribu satelit Starlink yang berada di orbit rendah Bumi.

    Sensor Tower, sebuah organisasi yang menyediakan data di App Store dan Google Play, mengatakan kalau Starlink telah diunduh lebih dari 21 ribu kali secara global pada hari Minggu (13/3/2022).

    Organisasi tersebut mengatakan unduhan itu telah memecahkan rekor dengan sebagian besar unduhan berasal dari Ukraina.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini