Home
/
Automotive

Filter Udara Wajib Ganti Setelah Motor dan Mobil Terkena Abu Vulkanik?

Filter udara pada mobil dan motor wajib diperhatikan saat kendaraan terpapar abu vulkanik, haruskah diganti atau dibersihkan?

Filter Udara Wajib Ganti Setelah Motor dan Mobil Terkena Abu Vulkanik?

Foto: Ilustrasi filter udara motor (Dok: AHM)

Bagikan :

Uzone.id - Abu vulkanik bukan hanya berbahaya bagi manusia, tetapi juga dapat membuat performa motor dan mobil jadi kurang optimal. Ini bisa terjadi jika pemilik kendaraan tidak memeriksa filter udara setelah terpapar abu vulkanik.

U.S. Geological Survey (USGS) dalam panduannya mengenai dampak abu vulkanik terhadap kendaraan menyatakan partikelnya bisa masuk lewat berbagai celah.

Dalam salah satu panduannya dikatakan abu vulkanik bisa menyumbat sistem filtrasi udara. Jika dibiarkan, dampaknya pada kendaraan bisa mengalami overheating hingga kegagalan mesin jika paparannya cukup berat.

Bahkan jika dibiarkan terlalu lama dan membuat partikel abu masuk ke dalam mesin, berpotensi untuk meningkatkan keausan komponennya.



Disarankan jika kendaraan berada di wilayah yang terkena paparan abu cukup tebal, filter udara pada mesin lebih baik diperiksa.

Mengenai keputusan untuk pembersihan atau penggantian, pemilik kendaraan bisa mengikuti prosedur yang disarankan pada buku manual.

Jika pemilik kendaraan tidak memahaminya, maka bisa meminta bantuan mekanik terpercaya untuk pembersihan atau penggantian filter udara.





Panduan tersebut juga menyarankan bagi pemilik kendaraan untuk tidak dihidupkan atau digunakan jika tidak dilengkapi filter udara.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada masyarakat yang terpapar abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mengurangi berpergian menggunakan sepeda motor.

Namun jika masyarakat terpaksa beraktivitas menggunakan sepeda motor, pastikan tetap lindungi diri dari abu vulanik dan tetap berhati-hati di jalan.



"Hindari penggunaan kendaraan roda dua atau kendaraan terbuka lainnya untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Apabila harus berkendara, kurangi kecepatan, nyalakan lampu, dan jaga jarak aman untuk menghindari kecelakaan lalu lintas," demikian dikutip dari Surat Edaran Kemenkes Nomor KL.01.02/A/17765/2026.

Salah satu upaya perlindungan diri di antaranya menggunakan masker yang mampu menyaring partikel seperti N95, KN95, KF94, atau FFP2.

Selain masker, perlindungan pada mata juga krusial, termasuk menggunakan pakaian serba tertutup agar paparan debu bisa diminimalisir.

Setelah selesai beraktivitas, usahakan langsung mandi, membasuh bagian tubuh yang terbuka, termasuk mengganti pakaian yang dikenakan.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article