home ×
Digilife

Fujifilm Kena Ransomware?

04 June 2021 By
Fujifilm Kena Ransomware?
Share
Share
Share
Share

 

Uzone.id - Perusahaan elektronik asal Jepang, Fuji Film mengantisipasi adanya dugaan serangan ransomware di perusahaannya. Mereka pun berinisiatif untuk mematikan jaringan komputer perusahaan, dan memutus hubungan jaringan dengan eksternal.

Hal ini diungkap Fujifilm dalam pernyataan resminya dikutip Cyberscoop, Jumat, 4 Juni 2021. Mereka mengaku menyadari adanya masalah tersebut sejak Selasa kemarin. Fujifilm pun mengambil langkah untuk menangguhkan semua sistem yang terhubung dengan koneksi luar untuk koordinasi dengan berbagai entitas global.

Baca juga: Fujifilm Temukan Magnetic Tape untuk Simpan Data

"Kami masih menangani hal ini dan menerapkan semua solusi yang ada. Kami juga masih mencari skala masalahnya, termasuk sejauh mana dampak dan bahaya kejahatan siber ini," ujar pihak Fujifilm.

Fujifilm merupakan salah satu perusahaan multinasional yang dikabarkan terkena ransomware. Selain Fuji ada juga JBS, produsen daging sapi terbesar di dunia. Mereka juga terpaksa mematikan fasilitas di Colorado, Canada dan Australia karena adanya pemerasan dari hacker.

Selain dikenal sebagai produsen fotografi, Fujifilm juga dikenal sebagai pembuat alat-alat medis seperti mesin CT Scan dan Xray. Perusahaan tersebut dikabarkan memiliki revenue sekitar USD20 miliar tahun lalu, dan kantor cabangnya tersebar di seluruh dunia.

Kabarnya, pemulihan dari insiden keamanan ini pun sedang berlangsung. Untuk beberapa entitas bisnis Fujifilm, insiden itu tentunya menghambat semua bentuk komunikasi perusahaan, termasuk email dan panggilan telepon, yang datang melalui jaringan perusahaan.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id