
Uzone.id - Setelah resmi mengeluarkan Harga resminya yang ternyata lebih murah walaupun tanpa subsidi kendaraan listrik dari pemerintah, Geely mengajak awak media untuk mencicipi produk elektrifikasi mereka yakni EX2 dalam perjalanan menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Harga resmi dari Geely EX2 kini menjadi Rp229,9 Juta untuk varian Geely EX2 Pro dan Rp259,9 Juta untuk varian tertingginya Geely EX2 Ma. Dengan rentang harga segitu tentu saja persaingannya begitu kental dengan rivalnya yang sudah terlebih dulu meluncur, BYD Atto 1.Secara spesifikasi, jantung pacu dari mobil listrik ini menawarkan baterai LFP 40,8 kWh, denan jarak tempuh 395 km (NEDC), daya 85 kW, dan torsi 150 Nm. Mobil berpenggerak roda belakang (RWD) ini juga dilengkapi dengan fitur Utama layar 14,6 inci, ADAS, fast charging (30-80% dalam 25 menit).
Uzone.id menjadi salah satu media yang mendapatkan kesempatan untuk mengetes Geely EX2 dari Jakarta ke Puncak, Bogor. Di kesempatan ini kami akhirnya merasakan EX2 untuk yang pertama kalinya secara langsung, walaupun dengan Jarak yang tidak begitu jauh.
Pertama untuk desainnya, jelas ini mobil untuk perkotaan banget dengan warna yang "eye catchy". Terdapat beragam warna pilihan yang bisa membuat kita jadi perhatian banyak orang ketika mengendarainya, ada Aurora Pink, Basil Green, Stellar Blue, Nebula Beige, dan Moon White.
Berikutnya, Geely EX2 terasa punya kabin yang ternyata cukup lega. Berkat pendekatan desain "smile front face", termasuk dimensi mobil yang panjangnya 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.570 mm, dan ground clearance 175 mm membuat kabin terasa lebih luas ketika mengendarainya.
Bahkan saat duduk di belakang setir dari Geely EX2, kaki dengan enaknya bisa selonjoran. Ditambah lagi, mobil listrik yang satu ini juga menawarkan banyak tempat penyimpanan, termasuk ruang bagasi 70 liter di kap depan.
Impresi berkendara tentu saja menjadi poin utama dari mobil ini. Saat mobil mulai bergerak, terasa banget torsi 150 Nm yang minim hentakan. Nyaman untuk stop and go harian. Tentu saja spesifikasi ini didukung dengan 3 mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan Sport.
Apalagi Ketika kami mencobanya diberbagai kondisi jalan. Mulai dari jalan tol, jalan perkotaan, dan menuju kawasan Puncak dengan ciri khas tanjakan dan tikungan yang dirasa cukup untuk mengetes performa dan kelincahannya.
Tak hanya itu, Geely EX2 juga diajak melintasi beberapa obstacle setelah sampai di lokasi tujuan. Seperti bumpy test dan genangan air yang cukup deras, kenyataannya mobil ini bisa mengatasinya dengan baik tanpa ada kendala berarti.
Ditambah Geely EX2 punya suspensi belakang multilink, membuat bantingan suspensi mobil ini terbilang empuk bahkan di kecepatan yang cukup tinggi. Sebuah keunggulan yang diberikan oleh Geely tentunya, karena ini cocok di perkotaan.
Untuk handlingnya, setir dari Geely EX2 ini terasa ringan bagi kami walaupun menggunakan mode Sport hingga feedbacknya tidak terlalu terasa. Sama halnya dengan pengereman, pedalnya lumayan cukup sensitif.
Secara keseluruhan, performa Geely EX2 ini dirasa lebih dari cukup ketika berkendara dari Jakarta menuju Puncak dengan jarak perjalanan kurang lebih 90 km.
Jarak ini ditempuh hanya dengan menghabiskan baterai sebesar 27 persen, mengingat kami memulai perjalanan dengan baterai penuh 100 persen. Jadi, Gely EX2 jelas lebih dari cukup dan meskipun baterainya tidak besar, tapi tetap efisien, terutama dengan jarak tempuh yang cukup jauh di kelasnya.