
Uzone.id - Siapa yang sangka mobil sekecil ini, seimut ini, punya kabin yang lega, tenaga oke dan fun to drive? Ya, Changan Lumin memang begitu. Ini lah mobil listrik termurah di Indonesia yang sangat value for money.
Kami bisa jelaskan alasannya setelah kami mencoba langsung Changan Lumin membelah macetnya Jakarta kala hujan dan mobil ini bener-bener gak bikin ribet!Di pasaran, Changan Lumin bertarung dengan pionir EV kompak, Wuling Air ev dan juga ada DFSK seres E1. Di serempet-serempewt ke BYD Atto 1 dan Geely EX2 juga bisa karena harganya mirip-mirip.
Namun, Changan Lumin punya dimensi yang lebih kompak dari Geely EX2, tapi lebih proper ketimbang para pesaing imutnya (Air ev dan Seres E1) terutama karena mengusung ban dan pelek 14 inci.
Tenaganya juga terasa lebih mengisi dari kedua mobil listrik imut garapan Wuling dan DFSK tersebut, terlebih ketika di pakai di perkotaan sampai di jalan tol.
All eyes on me
Dengan tampang bergaya retro yang serba membulat, Changan dijamin tampil mencolok di jalanan berkat desain lampu utamanya yang mirip mata manusia dalam kemasan Anime.
Jadi, jangan heran kalau di jalanan, semua mata tertuju ke mobil ini. Asiknya lagi, dengan tampilan yang unik, bikin mobil ini tidak terintimidasi di jalanan meski dimensinya kecil.
Karena apa? ya karena tadi; all eyes on me!
Bahkan, ketika kami sedang mencoba bermacet-macetan di Jakarta yang seolah lumrah saling serobot di jalan, sekelas Toyota Fortuner pun berhenti memberi jalan kami hanya agar bisa melihat lebih lama Changan Lumin!
Impresi berkendara
Praktis! Ya karena Changan sendiri bilang Lumin memang diciptakan untuk mendukung pergerakan kaum urban di perkotaan. Mobil yang tidak 'aneh', user friendly dan gercep untuk diajak kemana aja di pelosok kota.
Begitu masuk ke dalam kabinnya, kami takjub dengan space yang luas. Kaki bisa selonjoran, kepala tidak mentok, visibilitas baik. Dan meskipun setir fix, tidak bisa tiolt dan telescopic, tapi tetap mudah mencari posisi ergonomis.
Kami pun coba menjalankan mobil. Pertama pakai mode ECO dan wow! Tenaga mobil ini tetap mengisi danakselarasinya terasa padat.
Changan sendiri membekali Lumin dengan baterai berkapasitas 28,8 kWh yang sanggup melajukan mobil ini sampai sejauh 301 km dan bisa diisi dengan soket CCS2 fast charger.
Tenaga yang dihasilkan mobil imut ini sebesar 46 Hp dan torsinya 86 Nm, dan tersedia dua mode berkendara ECO dan Sport.
Pedal rem mungkin sedikit sensitif dan perlu adaptasi untuk pengguna baru, tapi setir enak di putar dan presisi. Radius putar yang tajam, serta pergerakan mobil yang lincah dengan limbung yang minim berkat ban dengan diameter lebih besar.
Jadi, mobil ini gampang banget dikendalikan, bahkan saat di kondisi membelah kemacetan dan melewati jalan-jalan sempit dan padat.
Bantingan suspesinya juga empuk tapi tidak harus sampai mengayun, dengan kekedapan kabin yang lumayan untuk mobil semurah ini.
Rasanya, memamng tidak menyangka, dengan banderol Rp183 jutaan, kita dapat mobil yang tampilannya unik dan mencolok, kabin yang lega, tenaga mumpuni dan pastinya jago selap selip!