Gaya Gonjreng Xpeng P7, ‘Sedan AI’ yang Mejeng di GIIAS 2026
Xpeng P7, sedan listrik sporty dengan AI on-device, dipamerkan di GIIAS 2026. Menawarkan performa tinggi (0-100 km/jam dalam 3,7 detik) dan desain futuristis.

Highlight Artikel
- Xpeng P7 merupakan sedan listrik sporty dengan teknologi AI on-device, dibekali tiga chip Turing AI berdaya komputasi 2.250 TOPS.
- Mobil ini memiliki desain fastback futuristis dengan warna hijau terang yang mencolok, pelek 21 inci, dan spoiler belakang aktif.
- Kabin Xpeng P7 didesain minimalis, dilengkapi panel instrumen digital, layar sentuh besar di dasbor, dan area wireless charging smartphone.
- Performa Xpeng P7 sangat impresif dengan tenaga hingga 593 PS, akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik, dan kecepatan maksimal 230 km/jam.
Uzone.id - AI bukan cuma ada di smartphone aja, sekarang ada juga di mobil listrik. Seperti Xpeng P7, sedan listrik nan sporty yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Mobil ini punya warna yang mencolok, mungkin juga jadi salah satu yang paling mentereng di antara mobil-mobil yang dipamerkan Xpeng. Kelir bodinya hijau terang yang kontras dengan bagian atap, spion, bumper, serta sejumlah detail bodi berwarna hitam.
Xpeng P7 mengusung bentuk sedan fastback dengan bodi rendah dan lebar. Kap depannya dibuat panjang, sementara garis atapnya melandai sampai ke bagian belakang untuk memberikan kesan seperti sport car.
Bagian depannya terlihat minimalis tanpa banyak lekukan, tapi dibuat agresif dan futuristis berkat lampu LED tipis yang membentang dari sisi kiri ke kanan, kemudian diteruskan secara vertikal di kedua ujung bumper-nya.
Kesan sporty makin terasa dari samping. Xpeng memasang pelek two-tone berukuran 21 inci yang dibalut ban Michelin, lengkap dengan kaliper rem berwarna oranye. Gagang pintunya dibuat rata dengan bodi, sementara spionnya dilengkapi aksen lampu berwarna biru kehijauan.
Bagian belakangnya tidak kalah menarik. Lampu LED dibuat memanjang dan diteruskan secara vertikal pada kedua sisi, senada dengan desain lampu depan. Sementara area bumper bawah kembali menggunakan material hitam untuk mempertegas bentuk bodinya yang lebar.
Xpeng P7 juga dilengkapi spoiler belakang aktif. Spoiler ini bukan cuma menjadi pemanis, tapi turut membantu memberikan tekanan ke bawah ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi.
DI dalam, kabinnya minimalis dengan panel instrumen digital ditempatkan di balik setir, sementara layar berukuran besar dipasang di tengah dasbor sebagai pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan.
Konsol tengahnya dibuat bertingkat dan menyediakan area khusus untuk meletakkan sekaligus mengisi daya smartphone secara nirkabel. Tombol fisik juga dibuat seminimal mungkin, sehingga sebagian besar fungsi mobil dioperasikan melalui layar.
Namun, yang paling ditonjolkan Xpeng P7 bukan cuma tampilannya. Sedan ini dibekali tiga chip Turing AI buatan Xpeng dengan kemampuan komputasi gabungan mencapai 2.250 TOPS.
Kemampuan komputasi tersebut digunakan untuk menjalankan model AI langsung di dalam mobil. Kalau di smartphone, konsepnya mirip seperti AI on-device.
Xpeng mengklaim, sistemnya dapat memahami kondisi sekitar, melakukan pemrosesan secara real-time, serta mendukung sistem bantuan berkendara agar terasa lebih natural dan responsif.
Di luar kemampuan AI, performa The Next P7 juga tidak bisa dianggap enteng. Versi tertingginya menghasilkan tenaga hingga 593 PS, mampu melaju dari 0-100 km per jam dalam 3,7 detik, serta mencapai kecepatan maksimum 230 km per jam.
Sayangnya, Xpeng belum mengumumkan apakah P7 akan dijual di Indonesia. Kehadirannya di GIIAS 2026 masih menjadi bagian dari special display yang memperlihatkan lini produk global dan teknologi terbaru Xpeng. Belum ada pula informasi mengenai harga, varian, maupun jadwal peluncurannya.
FAQ Artikel
Apa itu Xpeng P7?
Xpeng P7 adalah sedan listrik sporty yang dibekali teknologi AI on-device, dipamerkan di GIIAS 2026.
Apa keunggulan teknologi AI pada Xpeng P7?
Xpeng P7 dibekali tiga chip Turing AI dengan kemampuan komputasi gabungan 2.250 TOPS yang memungkinkan mobil memahami kondisi sekitar, pemrosesan real-time, dan sistem bantuan berkendara yang responsif.
Bagaimana performa Xpeng P7?
Versi tertinggi Xpeng P7 menghasilkan tenaga hingga 593 PS, mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik, serta mencapai kecepatan maksimum 230 km/jam.
Apakah Xpeng P7 akan dijual di Indonesia?
Belum ada pengumuman resmi mengenai penjualan, harga, varian, atau jadwal peluncuran Xpeng P7 di Indonesia. Kehadirannya di GIIAS 2026 masih sebagai special display.

