Gempa di NTT, 86 Persen BTS yang Terdampak Sudah Mulai Pulih
Komdigi terus memulihkan jaringan telekomunikasi di NTT pascagempa magnitudo 7,7. Hingga 16 Agustus, 86,02 persen BTS telah beroperasi kembali.

Highlight Artikel
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan setelah gempa magnitudo 7,7.
- Hingga Minggu (16/8) pukul 18.00 WIB, 86,02% atau 683 dari total 794 site/BTS yang terdampak gempa NTT telah kembali beroperasi.
- Tiga kabupaten (Alor, Lembata, Timor Tengah Utara) telah pulih sepenuhnya, namun Manggarai Timur menjadi wilayah dengan tingkat pemulihan terendah (57,33%) dan 32 BTS masih terdampak.
- Mayoritas gangguan jaringan disebabkan oleh masalah pasokan listrik (701 site) dan sisanya oleh gangguan transmisi (93 site).
Uzone.id — Kementerian
Komunikasi dan Digital memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah
Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya terus dilakukan setelah gempa bumi
magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu, (15/08) lalu.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Nusa
Tenggara Timur. Di tengah situasi seperti ini, kami menyadari bahwa layanan
telekomunikasi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, terutama
untuk mendapatkan informasi, berkomunikasi dengan keluarga, serta mendukung
koordinasi penanganan bencana,” kata Meutya Hafid, Minggu (16/08) dalam
keterangan tertulisnya.
Berdasarkan pemantauan Komdigi per Minggu (16/8) pukul 18.00 WIB, terdapat 794 site/BTS yang terdampak gempa di 11 kabupaten/kota.
Dari jumlah tersebut, 683 site/BTS atau 86,02 persen telah
pulih, sedangkan 111 site/BTS atau 13,98 persen masih dalam proses pemulihan.
“Sejak terjadinya gempa, Komdigi bersama penyelenggara
telekomunikasi terus mengawal pemulihan jaringan di wilayah terdampak. Hingga
saat ini, dari 794 site/BTS yang terdampak, sebanyak 683 site/BTS atau 86,02
persen telah kembali beroperasi,” jelas Meutya.
Dari wilayah yang terdampak, terdapat tiga kabupaten yang
seluruh layanan BTS-nya telah pulih, yakni Alor, Lembata, dan Timor Tengah
Utara. Sementara itu, delapan kabupaten lainnya masih memiliki BTS yang
terdampak dan berstatus dalam proses pemulihan.
Berikut rincian BTS di 8 kabupaten yang masih dalam status
pemulihan
Sementara itu delapan kabupaten masih memiliki site/BTS
dalam proses pemulihan dengan rincian:
- Manggarai Timur: tersisa 32 site BTS, tingkat pemulihan
57,33 persen
- Manggarai: tersisa 27 site BTS, tingkat pemulihan 82,35
persen
- Nagekeo: tersisa 19 site BTS, tingkat pemulihan 76,25 persen
- Ende: tersisa 11 site BTS, tingkat pemulihan 89,52 persen
- Ngada: tersisa 10 site BTS, tingkat pemulihan 87,18 persen
- Sikka: tersisa 7 site BTS, tingkat pemulihan 94,07 persen
- Manggarai Barat: tersisa 4 site BTS, tingkat pemulihan 96,36
persen
- Flores Timur: tersisa 1 site BTS, tingkat pemulihan 97,56
persen.
Dari data tersebut, Manggarai Timur menjadi wilayah dengan
jumlah BTS yang masih dalam proses pemulihan paling banyak, yakni 32 site,
sekaligus memiliki tingkat pemulihan paling rendah dibandingkan tujuh kabupaten
lainnya.
Komdigi menyebut kebanyakan dari gangguan jaringan
telekomunikasi di wilayah gempa bumi NTT disebabkan oleh masalah pasokan
listrik.
Berdasarkan identifikasi industri telekomunikasi, terdapat 701 site BTS yang mengalami power failure. Sementara itu, sebanyak 93 site BTS mengalami gangguan pada jaringan transmisi.
“Pemulihan dilakukan sesuai dengan kondisi masing-masing
lokasi, baik untuk gangguan pasokan daya maupun jaringan transmisi. Kami terus
berkoordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi dan pihak terkait agar site
yang masih terdampak dapat segera kembali beroperasi,” terang Meutya.
Komdigi melalui Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) terus
memantau kondisi jaringan di wilayah terdampak dengan fokus utama saat ini
adalah mempercepat pemulihan 111 site/BTS yang masih mengalami gangguan.
Pemantauan dilakukan bersama Balai Monitor Spektrum
Frekuensi Radio (Balmon SFR), pemerintah daerah, serta penyelenggara
telekomunikasi.
FAQ Artikel
Apa yang dilakukan Komdigi setelah gempa bumi di NTT?
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya terus dilakukan setelah gempa magnitudo 7,7. Komdigi juga terus mengawal proses pemulihan bersama penyelenggara telekomunikasi.
Berapa banyak BTS yang sudah pulih di NTT pascagempa?
Hingga Minggu (16/8) pukul 18.00 WIB, 683 dari total 794 site/BTS atau 86,02 persen yang terdampak gempa NTT telah kembali beroperasi.
Kabupaten mana saja di NTT yang jaringan BTS-nya sudah pulih total?
Tiga kabupaten yang seluruh layanan BTS-nya telah pulih adalah Alor, Lembata, dan Timor Tengah Utara.
Apa penyebab utama gangguan jaringan telekomunikasi di NTT setelah gempa?
Berdasarkan identifikasi, kebanyakan gangguan jaringan telekomunikasi di wilayah gempa bumi NTT disebabkan oleh masalah pasokan listrik (power failure) pada 701 site BTS. Sisanya, 93 site BTS, mengalami gangguan pada jaringan transmisi.

