Home
/
Startup

Giliran Startup Ekspedisi Ninja Van PHK 5 Persen Karyawan

Giliran Startup Ekspedisi Ninja Van PHK 5 Persen Karyawan
Vina Insyani09 July 2024
Bagikan :

Uzone.id — Salah satu startup ekspedisi Ninja Van melakukan pemangkasan karyawan untuk kedua kalinya dalam 3 bulan terakhir. 

Melansir dari The Independent Singapore, perusahaan logistik dan kurir ini memangkas  5 persen dari stafnya di Singapura pada 1 Juli 2024 lalu. Pemangkasan ini dilakukan di tengah rencana ekspansi perusahaan ke sektor B2B dan layanan sistem cold-chain.

“Perusahaan menyadari perlunya melakukan diversifikasi di luar e-commerce untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang perusahaan,” kata kata salah satu narasumber Ninja Van.

Sementara itu, mengutip dari akun Instagram @ecommurz, pemangkasan ini berdampak pada semua level, termasuk pada posisi VP senior.

“Semua dari karyawan hingga senior VP pergi dari Ninja Van beberapa hari lalu setelah total volume perusahaan turun signifikan setelah TikTok Shop ditutup tahun lalu dan membeli Tokopedia,” tulisnya.

Penyedia logistik “tidak dapat menghindari putaran PHK” ini setelah meninjau peran-peran dalam organisasi agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan, kata seorang juru bicara kepada surat Channel News Asia.

Ninja Van sendiri menyebut sudah berdiri semenjak tahun 2014 lalu dan tersedia di berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk di Malaysia, Myanmar, Filipina, Indonesia, Thailand dan Vietnam.

Terkait kabar ini, Ninja Van menolak menanggapi mengenai jumlah tenaga kerjanya dan enggan menjawab apakah Singapura adalah satu-satunya negara yang terkena dampaknya.

Akhir April 2024 lalu, Ninja Van sudah lebih dulu memangkas sebanyak 10 persen pekerja lokalnya di Singapura, yang artinya 21 pekerja dirumahkan. Para pekerja yang dirahasiakan ini merupakan anggota departemen teknologi perusahaan.

“Optimalisasi biaya selalu menjadi pengungkit yang berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan Ninja Van Group. Sejalan dengan arahan Grup, departemen Teknologi kami telah secara aktif menerapkan langkah-langkah pengendalian biaya, termasuk organisasi infrastruktur dan outsourcing,” kata pihak Ninja Van dikutip dari Human Resources Online.

Sebagai kompensasi para pekerja yang dirumahkan ini akan mendapat beberapa benefit seperti uang pesangon, asuransi kesehatan hingga satu bulan sampai 1 bulan dan dukungan penempatan kerja.

populerRelated Article