Grab Akuisisi Startup Atome, Mau Perluas Paylater di Indonesia dan ASEAN
Grab mengakuisisi BNPL Atome Financial untuk memperluas layanan keuangan dan pinjaman konsumen di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Highlight Artikel
- Grab resmi mengakuisisi startup Atome Financial, penyedia layanan Buy Now, Pay Later (BNPL), senilai USD1,49 miliar atau sekitar Rp24 triliun.
- Akuisisi dilakukan bertahap, dimulai dengan pembelian 60% saham Atome Financial, dengan sisa 40% akan dibeli dua tahun kemudian berdasarkan kinerja.
- Langkah ini bertujuan untuk memperluas bisnis layanan keuangan dan pinjaman konsumen (Paylater) Grab di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, dan Thailand.
- Grab akan mengintegrasikan bisnis Atome Financial yang mencakup BNPL, pinjaman tunai, dan kartu BNPL ke dalam segmen Financial Services miliknya, serta memanfaatkan tiga bank digitalnya.
Uzone.id – Grab resmi mengumumkan akuisisi terhadap startup Atome Financial, perusahaan penyedia layanan buy now, pay later (BNPL) dengan mahar senilai USD1,49 miliar atau sekitar Rp24 trtriliun pada Rabu, (16/09).
Grab sepakat akan melakukan pembelian sisa 40 persen saham Atome Financial dua tahun setelah transaksi tahap pertama selesai. Nilai pembelian tahap kedua akan ditentukan berdasarkan kinerja Atome Financial, dengan valuasi ekuitas antara USD2 miliar hingga maksimal USD4,5 miliar.
Kesepakatan ini menjadi langkah Grab untuk memperluas bisnis layanan keuangan dan pinjaman konsumen atau Paylater di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia, Filipina, dan juga Thailand.
Grab akan menggabungkan bisnis Atome Financial, yang mencakup pinjaman BNPL, pinjaman tunai konsumen, kartu BNPL, dan layanan pinjaman digital ini dengan bisnis layanan keuangan mereka sendiri nantinya.
Menurut laporan dari Reuters, Rabu, (16/09), transaksi tahap pertama antara Grab dan Atome diperkirakan selesai pada kuartal III 2027 mendatang. Saat ini, Grab masih harus menunggu persetujuan regulator dan memenuhi sejumlah persyaratan untuk resmi meminang startup ini.
Setelah transaksi selesai, Grab akan langsung mengkonsolidasikan Atome Financial ke dalam segmen Financial Services perusahaan mereka.
Presiden sekaligus Chief Operating Officer Grab, Alex Hungate, mengatakan akuisisi Atome Financial akan membantu Grab memperluas layanan BNPL di kawasan Asia Tenggara.
“Akuisisi Atome memungkinkan Grab untuk fokus pada perluasan bisnis, alih-alih menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan model kredit,” kata Hungate, dikutip dari Reuters.
Hungate menambahkan bahwa perusahaan juga bisa memanfaatkan ketiga bank digitalnya untuk menurunkan biaya pendanaan aset Atome. 3 bank digital tersebut antara lain GXS Bank di Singapura, GXBank di Malaysia, dan Superbank di Indonesia.
Grab sebelumnya sudah memiliki layanan BNPL di Malaysia dan Singapura. Dengan mengakuisisi Atome Financial, Grab bisa mempercepat ekspansi ke Filipina, Indonesia, dan Thailand tanpa harus membangun infrastruktur kredit dari awal.
Sementara Atome Financial sudah beroperasi di Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand. Perusahaan tersebut memiliki sekitar 25 juta pengguna yang telah bertransaksi di lima negara tersebut.
FAQ Artikel
Berapa nilai akuisisi Atome Financial oleh Grab?
Grab mengakuisisi Atome Financial senilai USD1,49 miliar atau sekitar Rp24 triliun.
Apa tujuan Grab mengakuisisi Atome Financial?
Grab mengakuisisi Atome Financial untuk memperluas bisnis layanan keuangan dan pinjaman konsumen (Paylater) di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, dan Thailand.
Kapan transaksi akuisisi ini diperkirakan selesai?
Transaksi tahap pertama antara Grab dan Atome Financial diperkirakan selesai pada kuartal III 2027, setelah menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan persyaratan.
Bagaimana Grab akan memanfaatkan bank digitalnya setelah akuisisi?
Grab dapat memanfaatkan bank digitalnya, yaitu GXS Bank di Singapura, GXBank di Malaysia, dan Superbank di Indonesia, untuk membantu menurunkan biaya pendanaan aset Atome Financial.
Vina Insyani
Jurnalis

