icon-category Digilife

Hacker Rusia Terobos Akun Email Bos Microsoft, Curi Data Penting

  • 23 Jan 2024 WIB
Bagikan :

Uzone.id – Serangan siber memang gak pandang bulu, raksasa teknologi sekelas Microsoft pun ikut kecolongan dan berhasil kena bobol hacker.

Beberapa hari lalu, Microsoft buka-bukaan soal serangan siber yang menargetkan sistem perusahaan mereka, hacker ini diketahui berasal dari negara Rusia.

Melansir The Verge, Microsoft mengatakan kelompok peretas yang dikenal sebagai Nobelium, mampu mengakses akun email petinggi senior perusahaan pada akhir tahun lalu.

“Pada akhir November 2023, pelaku menggunakan serangan ‘password spray’ untuk menyusup ke akun tenant pengujian non-produksi dan mengakses sebagian akun email perusahaan Microsoft, termasuk kepala senior dan karyawan siber, hukum dan tim lain. Mereka juga menyaring isi email dan dokumen yang terlampir di email,” kata Microsoft Security Response Center dalam postingan blog yang dibagikan Jumat lalu, (19/01).

Kelompok hacker Nobelium awalnya menargetkan akun email untuk mendapat informasi soal pejabat Microsoft, tapi mereka juga mencuri isi email serta dokumen di dalamnya, dimana tak menutup kemungkinan dokumen ini berisi informasi penting.

Serangan ini baru diketahui pada 12 Januari 2024 lalu dan perusahaan belum memastikan berapa lama para hacker ini mengakses sistem mereka.

Meskipun sistem mereka berhasil dibobol, tapi Microsoft enggan menjawab kalau serangan ini berasal dari kerentanan produk mereka.

“Serangan ini bukan disebabkan oleh kerentanan pada produk atau layanan Microsoft. Hingga saat ini, tidak ada bukti bahwa pelaku ancaman memiliki akses ke lingkungan pelanggan, sistem produksi, kode sumber, atau sistem AI,” kata Microsoft.

Walaupun begitu, penyerangan ini jadi insiden terbaru Microsoft dalam hal serangan siber. 3 tahun lalu, Microsoft sempat diserang besar-besaran oleh hacker dimana 30 ribu server email diretas gara-gara kelemahan Microsoft Exchange Server.

Sepertinya Microsoft juga jadi sasaran empuk hacker yang disponsori negara asal mereka, pasalnya bukan hanya hacker Rusia saja, hacker China pun juga pernah menyerang perusahaan yang didirikan Bill Gates ini.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini