Home
/
Gadget

Hands-on Acer Aspire 7 Pro, Laptop Rp13 Jutaan Buat Kuliah dan Gaming

Acer meluncurkan Aspire 7 Pro, laptop bertenaga Intel Core 5 dan RTX 3050 seharga Rp13,4 jutaan yang ideal bagi pelajar STEM serta pembuat konten pemula.

Hands-on Acer Aspire 7 Pro, Laptop Rp13 Jutaan Buat Kuliah dan Gaming

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Acer Aspire 7 Pro dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komputasi performa tinggi para pelajar di bidang STEM dan anak teknik.
  • Ditenagai prosesor Intel Core 5 210H dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3050 dengan peningkatan daya grafis maksimal (MGP) hingga 95W.
  • Desain bodi minimalis tanpa ornamen mencolok dengan bobot di bawah 2 kg, sehingga tetap praktis dibawa ke kampus.
  • Konektivitas yang dihadirkan sangat lengkap dengan ketersediaan berbagai macam port di sisi kiri, kanan, hingga bagian belakang laptop.

Uzone.id - Acer Aspire 7 Pro memang punya tampang dan spesifikasi yang terbilang dekat dengan laptop gaming. Namun, Acer justru menyiapkan laptop ini buat para pelajar di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM), termasuk anak teknik yang butuh laptop performa tinggi untuk mengerjakan tugas kuliah.

Bekal prosesornya sudah Intel Core 5 210H, ada juga GPU discrete Nvidia GeForce RTX 3050. Kombinasi ini seharusnya cukup memadai untuk menjalankan aplikasi pemodelan 3D, desain teknik, simulasi, sampai rendering sederhana.

Kalau tugas sudah selesai, apalagi masih banyak spare waktu, masa nggak dimanfaatkan buat main game saja, ya kan? Apalagi, Acer Aspire 7 Pro juga bawa layar 144Hz dan menaikkan maximum graphics power (MGP) RTX 3050-nya sampai 95W.

“Kalau ditanya Aspire 7 Pro ini buat siapa, kami mengategorikannya untuk mereka yang mencari performa, terutama pelajar STEM,” — Matius Tirtawirya, Consumer & Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, dalam sesi hands-on di Jakarta, Rabu (12/8).

Makanya, target pengguna lainnya dari laptop ini mencakup para kreator pemula dan gamer kasual yang menginginkan laptop bertenaga, tapi belum rela mengeluarkan biaya terlalu tinggi. Acer Aspire 7 Pro sendiri dijual dengan harga promosi Rp13,4 jutaan di Indonesia.

Tampangnya gaming, tapi tidak terlalu ramai


Sekilas, desain Acer Aspire 7 Pro memang mengingatkan kami dengan Acer Nitro V 15. Bodinya sama-sama berwarna hitam dengan dimensi yang terbilang besar.

Cuma, tampilan Aspire 7 Pro lebih sederhana, bahkan dari laptop gaming kebanyakan. Nggak ada logo RGB maupun ornamen dengan warna terlalu mencolok, cukup pola garis bersudut pada permukaan penutup layarnya.

Sebagian besar garis dibuat berwarna hitam, sementara satu garis biru membentang dari bagian bawah menuju sisi kanan bodi. Sebagai pelengkap, logo Acer ditempatkan di tengah atas bodi. 


Permukaan bodi laptop ini dibuat matte yang terasa cukup kesat ketika disentuh. Namun, bekas sentuhan tangan masih dapat terlihat pada beberapa bagian ketika bodi terkena cahaya.

Bicara dimensi, ketebalan Acer Aspire 7 Pro mencapai 22,7 mm dengan bobot sekitar 1,9 kg. Ya, Aspire 7 Pro bukan laptop yang bisa dibilang tipis dan ringan, tetapi bobotnya masih berada di bawah 2 kg, sehingga belum terlalu merepotkan apabila harus dibawa ke kampus setiap hari.


Begitu layarnya dibuka, akan langsung terpampang keyboard full-sized dengan numpad yang berguna ketika pengguna sering memasukkan angka, mengolah data, atau bekerja menggunakan aplikasi teknik.


Di sisi kiri, tombol WASD dibuat transparan, membuatnya langsung terlihat berbeda dari tombol lainnya. Ini menjadi salah satu sentuhan gaming paling kentara pada Acer Aspire 7 Pro.

Nah, seluruh area keyboard-nya dilengkapi lampu dengan 15 pilihan warna. Pengguna dapat mengganti warna dan memilih efek Static atau Breathe melalui aplikasi Control Center.


Pada mode Static, lampu akan menyala menggunakan satu warna pilihan. Sementara mode Breathe membuat lampu menyala dan meredup secara perlahan dengan warna yang bergantian secara acak.

Di bawahnya terdapat touchpad yang ukurannya cukup luas. Tepat di sudut kanan atas keyboard, Acer juga sisipkan tombol Power.

Port super lengkap


Waktu lihat sekeliling laptop ini, kami sampai berpikir, “Ini kok banyak banget lubangnya?

Asli deh, banyak banget port yang tersedia di laptop ini, lengkap intinya. Saking lengkapnya, bukan cuma sisi kiri dan kanan saja, di belakang pun ada port yang bisa dimanfaatkan pengguna. 

Laptop ini menyediakan dua port USB-C, USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB 2.0 Type-A, HDMI 2.1, Mini DisplayPort, Ethernet RJ-45, pembaca kartu microSD, dan jack audio 3,5 mm.


Salah satu port USB-C mendukung transfer data, pengisian daya, dan bisa nyambung ke monitor eksternal. Hanya saja, laptop ini belum mendukung Thunderbolt 4.

Beberapa konektor, termasuk HDMI, Mini DisplayPort, dan port pengisian daya, ditempatkan di bagian belakang. Posisi ini lagi-lagi dibuat ideal, karena menjaga kabel agar tidak mengganggu pergerakan tangan ketika pengguna bekerja dengan mouse.


Acer turut menempatkan lubang pembuangan udara berukuran besar di belakang dan kedua sisi bodinya. Desain tersebut memang membuat tampilan Aspire 7 Pro semakin mirip laptop gaming.

Layar 144Hz, tapi belum 100% sRGB


Acer Aspire 7 Pro dilengkapi layar IPS berukuran 15,6 inci. Resolusinya Full HD dengan refresh rate 144Hz.

Ukuran layarnya lumayan lega buat area kerja—membuka beberapa jendela aplikasi sekaligus. Sementara refresh rate 144Hz membuat pergerakan kursor, animasi, dan scrolling halaman terasa lebih mulus.

Di dalam ruangan, tampilan layarnya juga terlihat cukup tajam dengan warna yang masih oke lah buat dipandang. Sudut pandangnya juga cukup luas berkat penggunaan panel IPS. 

Bezel di sisi kiri dan kanan dibuat relatif tipis, walau bagian atas serta bawahnya masih cukup tebal. Kamera untuk melakukan panggilan video ditempatkan di tengah atas layar, yang sayangnya tidak ada penutup seperti privacy shutter

Cuma, panelnya belum mendukung cakupan warna 100 persen sRGB seperti sejumlah laptop Acer Nitro dan Predator. Hal ini menjadi salah satu kompromi yang diberikan Acer untuk menekan harga Aspire 7 Pro.

Pakai RTX 3050


Untuk urusan performa, Acer Aspire 7 Pro ditenagai Intel Core 5 210H. Prosesor tersebut memiliki 8-core CPU yang terdiri dari 4x performance-core dan 4x efficiency-core, serta mampu menangani 12-thread. Clock speed maksimalnya mencapai 4,8GHz. 

Prosesor ini dipasangkan dengan Nvidia GeForce RTX 3050 yang memiliki VRAM 4 GB berjenis GDDR6.

Kapasitas VRAM tersebut memang lebih kecil dari RTX 3050 6 GB yang digunakan pada beberapa laptop Acer Nitro. Penggunaan versi 4 GB sendiri menjadi kompromi lainnya agar Aspire 7 Pro dapat dijual dengan harga lebih terjangkau.

Sebagai gantinya, Acer menaikkan maximum graphics power (MGP) GPU tersebut sampai 95W. Angka ini lebih tinggi dibandingkan sejumlah laptop lain dengan RTX 3050 yang membatasi dayanya pada kisaran 65W sampai 75W.

MGP lebih besar, maka memberikan ruang bagi GPU untuk bekerja dengan tenaga lebih tinggi. Namun, performa aktualnya tetap bergantung pada sistem pendingin, profil daya, serta aplikasi atau game yang dijalankan.

Buat menjaga suhunya, Acer memasang dua kipas dan dua heatpipe. Dari unit yang dibongkar saat sesi hands-on, satu kipas ditempatkan untuk membantu mendinginkan CPU dan satu lagi menangani area GPU.


Udara panas kemudian dialirkan menuju lubang pembuangan yang berada di sisi samping dan belakang bodi. Kami belum melakukan pengujian performa dan suhu secara menyeluruh, sehingga efektivitas sistem pendinginnya baru bisa diketahui saat laptop ini diuji lebih lama.


Acer Aspire 7 Pro dibekali RAM DDR4 16 GB. Tersedia dua slot RAM dengan kapasitas maksimal sampai 32 GB, memungkinkan pengguna untuk upgrade kapasitasnya bila dibutuhkan.

Penyimpanan internalnya menggunakan SSD NVMe PCIe Gen 4 berkapasitas 512 GB. Acer juga menyediakan dua slot SSD, sehingga pengguna dapat menambah kapasitas penyimpanan tanpa harus melepas SSD bawaan.

Harga dan ketersediaan


Acer Aspire 7 Pro sudah tersedia di Indonesia dengan harga promo Rp13.499.000 dari harga normal Rp15.999.000. 

Laptop ini sudah dilengkapi Windows 11 Home dan Microsoft Office Home 2024. Acer turut memberikan garansi suku cadang dan layanan selama tiga tahun, serta perlindungan Acer Accidental Damage Protection selama satu tahun.

Pada periode promosi, pembeli juga mendapatkan wireless gaming mouse, jersey Adidas, serta koleksi terbatas Pokemon x Blokees selama persediaannya masih tersedia.

FAQ Artikel

Untuk siapa laptop Acer Aspire 7 Pro ini dirancang?

Laptop ini dirancang bagi pelajar di bidang STEM (science, technology, engineering, and mathematics), mahasiswa teknik, pembuat konten pemula, serta gamer kasual yang membutuhkan performa tinggi.

Berapa harga Acer Aspire 7 Pro di Indonesia?

Acer Aspire 7 Pro dijual dengan harga promo Rp13.499.000 dari harga normal retail Rp15.999.000.

Apakah layar laptop ini sudah mendukung cakupan warna penuh?

Belum, layar IPS Full HD 144Hz pada laptop ini belum mendukung cakupan warna 100 persen sRGB sebagai bentuk kompromi untuk menekan biaya produksi.

Apakah memori RAM dan penyimpanan internal laptop ini bisa ditingkatkan?

Ya, laptop ini memiliki dua slot RAM DDR4 dengan batas maksimal peningkatan hingga 32 GB dan dua slot SSD NVMe PCIe Gen 4 untuk memperluas ruang penyimpanan internal.

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article