Hands-on Motorola Razr Fold: Premium Khas Pantone, Sayang Cuma 256 GB

Highlight Artikel
- Motorola Razr Fold dibanderol nyaris Rp30 juta di Indonesia, bersaing dengan foldable lain.
- Menawarkan desain premium dengan balutan warna Pantone, tersedia dalam Lily White (vegan leather) dan Blackened Blue (tekstur kesat).
- Menggunakan engsel droplet dari stainless steel yang memungkinkan mode Laptop dan meminimalkan bekas lipatan.
- Dilengkapi layar utama pOLED 8,1 inci (120Hz, 6.200 nits) dan layar luar pOLED 6,6 inci (165Hz, 6.000 nits).
- Ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5, RAM 12 GB, penyimpanan 256 GB, dan baterai 6.000 mAh dengan fast charging 80W.
- Memiliki tiga kamera belakang 50 MP (utama OIS, periskop telephoto 3x optical zoom OIS, ultrawide autofokus) serta jaminan update software hingga 7 tahun.
- Masa pre-order (13-20 Juli 2026) menawarkan benefit total hingga Rp10,7 juta, termasuk diskon hingga Rp25.499.000 dengan trade-in.
Daftar Isi
Di momen peluncurannya, kami pun berkesempatan untuk mencoba langsung Motorola Razr Fold. Kesan awal kami, smartphone ini boleh saja premium, tapi tak bisa dibilang tipis dan ringan seperti Samsung Galaxy Z Fold7 maupun Oppo Find N6 yang sudah pernah kami coba sebelumnya.
Desain Premium, Tak Begitu Tipis
Sebagai gambaran, berikut kami kasih perbandingan dimensi ketiganya:
|
Smartphone |
Dimensi |
Bobot |
|
Motorola Razr Fold |
Unfolded: 160,1 x 144,5 x 4,7 mm Folded: 160,1 x 73,6 x 10,1 mm |
243 gram |
|
Samsung Galaxy Z Fold7 |
Unfolded: 158,4 x 143,2 x 4,2 mm Folded: 158,4 x 72,8 x 8,9 mm |
215 gram |
|
Oppo Find N6 |
Unfolded: 159,9 x 145,6 x 4,2 mm Folded: 159,9 x 74,1 x 8,9 mm |
225 gram |
Motorola Razr Fold usung konsep desain seperti smartphone Motorola yang sudah ada sebelumnya, yakni bodi belakang yang dibuat mewah dan berbeda dengan balutan warna yang divalidasi oleh Pantone. Smartphone lipat ini hadir dalam dua varian warna, Lily White dan Blackened Blue.
Warna Lily White mengusung permukaan bodi vegan leather yang cukup halus. Warna putihnya bersih yang sebenarnya bikin kami kepikiran, “gampang kotor gak nih?”. Kalaupun kotor terkena noda, harusnya gampang buat dibersihkan pakai air, karena smartphone ini sudah mengantongi rating IP48 dan IP49.
Sementara Blackened Blue, warna ini memperlihatkan pola berlian dengan tekstur yang lebih kesat. Permukaannya agak terasa seperti karet yang memberikan grip genggaman yang lebih kuat.
Modul kameranya mengadopsi gaya khas Edge Series. Permukaannya perlahan meninggi dari bodi belakang, kemudian diakhiri pelat aluminium berukuran besar. Di modul kamera ini, terdapat tiga kamera beresolusi tinggi dengan LED flash.
Jejak Lipatannya Landai
Di smartphone lipat, komponen paling utamanya adalah engsel di bagian tengah layar. Motorola sendiri menggunakan engsel berbahan dasar stainless steel dengan bentuk menyerupai droplet atau tetesan air.
Lewat mekanisme ini, layar bagian dalam Motorola Razr Fold bisa ‘ditahan’ pada sejumlah sudut, seperti posisi setengah terbuka yang disebut Motorola sebagai Laptop Mode. Sesuai namanya, area layar bagian bawah berfungsi untuk menampilkan keyboard atau kontroler secara virtual.
Layar lipat smartphone ini juga menggunakan lapisan ultra-thin glass yang diperkuat titanium plate. Komponen tersebut berfungsi mendistribusikan tekanan dari bagian dalam sekaligus mengurangi bekas lipatan pada panel.
Hasilnya, jejak lipatan di bagian tengah layar tak terlalu kelihatan—terasa landai saat jari digeser melewati tengah layar.
Spesifikasi Layar
Sekarang bahas soal spesifikasi layar dari Motorola Razr Fold. Layar utamanya menggunakan panel pOLED seluas 8,1 inci yang lebih lebar dari Samsung Galaxy Z Fold7. Resolusinya 2.232 x 2.484 piksel dengan kedalaman warna 10-bit, sudah mendukung refresh rate 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, serta tingkat kecerahan sampai 6.200 nits.
Di sudut kanan atas layar, terdapat lubang kamera sebagai tempat buat kamera selfie 32 MP.
Sementara bagian luarnya menggunakan layar pOLED 6,6 inci dengan resolusi 1.080 × 2.520 piksel. Refresh rate-nya justru lebih tinggi mencapai 165Hz, lengkap dengan HDR10+, Dolby Vision, kedalaman warna 10-bit, serta tingkat kecerahan mencapai 6.000 nits.
Bezel layar luarnya dibuat simetris dan tipis. Di bagian atas terdapat lubang kamera selfie 20 MP serta earpiece yang dibuat nyaris tak terlihat.
Di setiap sisi bodinya, terdapat AI Key di bagian kiri bodi yang bertugas membuka Moto AI. Di bagian kanan, ada tombol volume dan juga power. Sementara di bawah, Motorola Razr Fold punya USB-C yang mendukung USB 3.2 untuk transfer data berkecepatan tinggi dan DisplayPort 1.2. Di sisi ini pun terdapat slot kartu SIM.
Ditenagai Snapdragon 8 Gen 5, bukan versi Elite
Motorola Razr Fold ditenagai Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini memang berada di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5, tetapi untuk performanya masih termasuk ke segmen flagship—salah satu system on chip (SoC) terkencang saat ini.
Konfigurasi CPU-nya sama dengan versi Elite, yakni 2x prime-core dan 6x performance-core alias semuanya big-core. Prime-core berkecepatan 3,8 GHz berbasis Oryon V3 Phoenix L dan untuk performance-core punya clock-speed 3,32 GHz berbasis Oryon V3 Phoenix M.
Untuk menjaga performanya tetap stabil dan terhindar dari overheat, Motorola turut memasang vapor chamber seluas 6.200 mm² untuk membantu menyebarkan panas dari chipset.
Unit yang dijual di Indonesia dibekali RAM LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 256 GB. Sangat disayangkan memang, di mana memori sebesar ini rasanya amat kurang untuk memaksimalkan potensi performa dan kamera Motorola Razr Fold yang sudah bagus.
Apalagi, di beberapa pasar global, Motorola sebenarnya menyediakan pilihan 512 GB dan 1 TB untuk Razr Fold.
Motorola Razr Fold sudah berjalan di Hello UX berbasis Android 16 dengan jaminan update software sampai 7 tahun ke depan.
Daya Tahan Baterai
Untuk menopang dayanya, Motorola Razr Fold menggendong baterai 6.000 mAh, sama dengan Oppo Find N6 namun jauh lebih besar dari Samsung Galaxy Z Fold7 yang berkapasitas 4.400 mAh.
Motorola Razr Fold mendukung fast charging 80W melalui kabel dengan standar USB Power Delivery. Ada pula wireless charging 50W dan reverse wireless charging hingga 5W untuk mengisi perangkat lain.
Bawa tiga kamera ‘turunan’ Motorola Signature
Pada dasarnya, spesifikasi kamera Motorola Razr Fold mirip dengan Motorola Signature—yang juga dirilis di Indonesia beberapa waktu lalu.
Ketiga kamera belakangnya sama-sama beresolusi 50 MP, terdiri dari lensa utama, periscope telephoto, dan ultrawide.
Kamera utamanya memakai sensor Sony Lytia 828 berukuran 1/1,28 inci dengan focal length setara 23mm dan sudah mendukung OIS.
Sedangkan kamera periscope telephoto-nya menggunakan sensor Sony Lytia 600 berukuran 1/1,95 inci dengan focal length setara 71mm, sudah OIS, dan bisa melakukan 3x optical-zoom.
Kemudian ada kamera ultrawide 50 MP dengan sensor Samsung ISOCELL JNS. Lensanya sangat lebar dengan focal length setara 12mm dan bukaan f/2.0. Lensanya sudah autofokus juga, jadi bisa mengambil foto makro.
Harga dan ketersediaan
Motorola Razr Fold dijual resmi di Indonesia dengan harga normal Rp29.999.000. Masa pre-order berlangsung pada 13 sampai 20 Juli 2026 melalui Shopee, Erafone, dan Digiplus. Di masa ini, Motorola berikan benefit dengan total sampai Rp10,7 juta, meliputi:
- Moto Watch senilai Rp1.499.000
- Moto Buds Loop senilai Rp1.099.000
- Cashback langsung hingga Rp1,5 juta
- Tambahan cashback trade-in hingga Rp1,5 juta
- Cicilan bank 0 persen
- Program pick-up dan return service gratis
Dengan memanfaatkan trade-in, cashback, dan promo bank yang berlaku, harga Motorola Razr Fold bisa dikorting menjadi Rp25.499.000.
FAQ Artikel
Berapa harga resmi Motorola Razr Fold di Indonesia?
Motorola Razr Fold dibanderol dengan harga normal Rp29.999.000 di Indonesia.
Apa saja pilihan warna dan material bodi Motorola Razr Fold?
Motorola Razr Fold hadir dalam dua varian warna: Lily White dengan bodi vegan leather halus, dan Blackened Blue dengan pola berlian bertekstur kesat seperti karet. Keduanya mengantongi rating IP48 dan IP49.
Bagaimana spesifikasi chipset yang digunakan Motorola Razr Fold?
Motorola Razr Fold ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5. Ini adalah salah satu SoC terkencang saat ini, dilengkapi dengan vapor chamber seluas 6.200 mm² untuk menjaga stabilitas performa.
Berapa kapasitas baterai dan fitur pengisian dayanya?
Smartphone ini memiliki baterai 6.000 mAh, mendukung fast charging 80W via kabel, wireless charging 50W, dan reverse wireless charging hingga 5W.
Apa saja benefit yang didapatkan selama masa pre-order?
Selama masa pre-order (13-20 Juli 2026), konsumen bisa mendapatkan Moto Watch, Moto Buds Loop, cashback langsung, tambahan cashback trade-in, cicilan bank 0%, dan program pick-up/return service gratis, dengan total benefit hingga Rp10,7 juta.



