Home
/
Automotive

Harga BBM Nonsubsidi Bakal Ikutin Pasar, Pertamax Diprediksi Bertahan?

Pemerintah memprediksi BBM nonsubsidi naik, Pertalite stabil Rp10 ribu; pengamat perkirakan kenaikan 5-11% per Oktober 2026 dengan Pertamax ditahan.

Harga BBM Nonsubsidi Bakal Ikutin Pasar, Pertamax Diprediksi Bertahan?

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Pemerintah memprediksikan harga BBM nonsubsidi akan mengalami peningkatan mengikuti harga pasar.
  • Kementerian ESDM memastikan harga Pertalite tetap dijual Rp10 ribu per liter.
  • Pengamat memproyeksikan harga BBM nonsubsidi naik 5-11% per Oktober 2026, namun Pertamax kemungkinan akan ditahan.
  • Harga keekonomian Pertamax diperkirakan sudah mencapai Rp18.350 per liter.

Uzone.id - Pemerintah memprediksikan harga BBM nonsubsidi akan mengalami peningkatan mengikuti harga pasar. Tapi pengamat berpendapat pemerintah akan menahan harga Pertamax agar tidak terlalu tinggi.

Meski ada kabar harga BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian dengan harga pasar, tapi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Pertalite tetap dijual Rp10 ribu per liter.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi akan berlangsung dalam satu bulan ke depan.

"Tapi kalau yang ini nonsubsidi ini akan menyesuaikan dengan harga pasar. Jadi ini yang kita lihat rata-rata dalam 1 bulan kira-kira berapa penyesuaian kira-kira berapa," ujar Yuliot dikutip dari Detik.



Sayangnya Yuliot tidak mengungkapkan detail harga soal penyesuaian BBM nonsubsidi.

Peneliti sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti memperoyeksikan harga BBM nonsubsidi akan naik 5-11 persen per Oktober 2026.

Proyeksi tersebut dihitung berdasarkan rata-rata pasar periode 25 Agustus-25 September 2026. Di periode tersebut, rata-rata MOPS bensin naik dari 111,4 dolar AS per barel pada jendela harga September menjadi 126,7 dolar AS per barek untuk jendela Oktober.



Meskipun belakangan ini rupiah kembali menguat, tapi kenaikan harga minyak dunia yang signifikan tetap menghasilkan proyeksi kenaikan 5-11 persen.

Yayan memperkirakan harga BBM nonsubsidi khusus Pertamax akan kembali ditahan, meski harga keekonomiannya sudah mencapai Rp18.350 per liter.

"Bila mengikuti formula, harga BBM nonsubsidi naik 5-11 persen. Pertamax kemungkinan besar ditahan lagi, tetapi harga aslinya kini sekitar Rp18.350 per liter," terang Yayan dilansir Antara.

Sedangkan BBM nonsubsidi lainnya, diprediksi Yayan akan naik seperti Pertamax Turbo diprediksi Rp21.450 per liter, Dexlite Rp 25.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp 26.600 per liter.

FAQ Artikel

Apakah harga BBM nonsubsidi akan mengalami kenaikan?

Ya, Pemerintah memprediksikan harga BBM nonsubsidi akan mengalami peningkatan mengikuti harga pasar. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan kenaikan ini akan berlangsung dalam satu bulan ke depan.

Berapa harga Pertalite yang akan berlaku?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Pertalite tetap dijual Rp10 ribu per liter.

Kapan kenaikan harga BBM nonsubsidi diproyeksikan terjadi?

Peneliti dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti, memperoyeksikan harga BBM nonsubsidi akan naik 5-11 persen per Oktober 2026.

Apakah harga Pertamax akan ikut naik?

Pengamat berpendapat pemerintah akan menahan harga Pertamax agar tidak terlalu tinggi, meskipun harga keekonomiannya sudah mencapai Rp18.350 per liter.

Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article