Harga BBM Pertamina 1 September 2026 Naik Lagi, Tembus Rp25 Ribu
BBM Pertamina nonsubsidi naik per 1 September 2026, termasuk Pertamax Turbo dan diesel. Kenaikan harga signifikan ini dipicu lonjakan harga minyak global.

Highlight Artikel
- Kenaikan harga BBM Pertamina nonsubsidi berlaku mulai 1 September 2026, dengan jenis BBM diesel mengalami kenaikan hingga Rp4.000 per liter.
- Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53) mengalami kenaikan harga yang signifikan.
- Harga Pertalite, Biosolar, Pertamax (RON 92), dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan dan tetap stabil.
- Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia, antara lain akibat operasi militer AS di dekat Selat Hormuz.
Uzone.id - Harga BBM Pertamina mengalami kenaikan lagi per 1 September 2026. Bahkan BBM untuk mesin diesel mengalami kenaikan lagi hingga Rp4.000 per liter.
Kenaikan dimulai dari Pertamax Turbo RON 98 yang sebelumnya dijual Rp18.300, per 1 September 2026 harganya kembali naik ke level Rp19.600 per liter.Kemudian untuk kendaraan bermesin diesel yang tidak menggunakan BBM subsisi, harus kembali merogoh kantong lebih dalam.
Karena Dexlite kini dijual seharga Rp23.700 per liter dari sebelumnya dijual Rp19.700 per liter. Sedangkan Pertamina Dex dibanderol Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150 per liter.
Namun bagi masyarakat yang menggunakan BBM subsidi, bisa sedikit tenang. Karena Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter dan Biosolar dijual Rp6.800 per liter.
Produk BBM Pertamina lainnya seperti Pertamax RON 92 juga tidak mengalami kenaikan alias masih dibanderol Rp15.950 per liter.
Begitu juga dengan Pertamax Green 95 yang masih dijual dengan harga Rp16.600 per liter sejak awal Agustus 2026 kemarin.
Perlu diingat, harga BBM nonsubsidi Pertamina tersebut bisa memiliki angka yang berbeda tergantung wilayah distribusi. Sebaiknya konsumen memastikan harga yang berlaku di SPBU setempat sebelum melakukan pengisian.
Di sisi lain, penyesuaian harga BBM nonsubsidi biasanya berkaitan dengan sejumlah faktor, baik perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, hingga kondisi pasar dan kebijakan pemerintah.
Berbeda dengan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar yang hanya ditetapkan melalui kebijakan pemerintah saja.
Sebagai informasi, belum lama ini operasi milier AS menyerang dua peluncur roket Iran di Pulau Larak, yang dekat dengan Selat Hormuz. Serangan ini menandai serangan Amerika Pertama yang diketahui terhadap Iran sejak akhir Juli 2026.
Kondisi ini membuat harga minyak mentah kembali tinggi. Untuk Brent Oil Futures naik 3,5 persen menjadi 91,17 USD per barel, sementara Crude Oil WTI Futures menguat 3,6 persen menjadi 86,40 USD per barel.
Berikut daftar harga BBM Pertamina per 1 September 2026:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter
- Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter
FAQ Artikel
Kapan kenaikan harga BBM Pertamina ini berlaku?
Harga BBM Pertamina yang mengalami kenaikan berlaku mulai 1 September 2026.
Jenis BBM apa saja yang mengalami kenaikan harga?
BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53) mengalami kenaikan harga.
Jenis BBM apa yang tidak mengalami kenaikan harga?
Pertalite, Biosolar, Pertamax (RON 92), dan Pertamax Green 95 tidak mengalami kenaikan harga dan tetap dijual dengan harga sebelumnya.
Berapa harga terbaru untuk Dexlite dan Pertamina Dex?
Dexlite kini dijual Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex dibanderol Rp25.200 per liter.
Apa penyebab kenaikan harga BBM nonsubsidi ini?
Kenaikan harga BBM nonsubsidi biasanya dipengaruhi oleh perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, kondisi pasar, dan kebijakan pemerintah, termasuk insiden militer yang menyebabkan lonjakan harga minyak global.

