icon-category Digilife

Haruskah QR Code Ditakuti Layaknya Tuyul dan Babi Ngepet?

  • 21 Mar 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi (Foto: Sentidos Humanos - Unsplash)

    Uzone.id - Hidup di zaman serba digital harusnya familiar dengan teknologi QR Code. Mendadak teknologi satu ini dianggap begitu mencekam dan muncul seruan agar menghindarinya. Maksudnya bagaimana, sih?

    Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya akhirnya menanggapi video hoaks yang dibuat oleh seorang pria asing berbahasa Inggris dan dibagikan TikTok mengenai QR Code.

    TikToker itu bahkan meminta orang-orang untuk berhenti memindai QR Code di tempat umum.  

    Menurutnya, banyak tempat usaha yang menaruh QR Code di balik pintu untuk memberikan diskon atau pembayaran.

    BACA JUGA: Geser iPhone 12, Ponsel Murah Samsung Ini Terlaris di 2021

    "Namun apa yang dilakukan hacker sekarang adalah mereka mencetak QR Code sendiri dan mereka menempelkannya di atas QR Code bisnis yang asli. Jadi Anda bahkan tak mengetahuinya," kata pria tersebut.

    Dia menambahkan, ketika orang memindai QR Code milik hacker, maka semua informasi pribadi akan diserahkan kepada mereka, termasuk informasi perbankan.

    "Kalau anda lihat Google, banyak sekali artikel tentang pembobolan seluruh rekening perbankan mereka," katanya.

    Melalui akun YouTube Alfons berjudul 'QR Code Kok Ditakutin Kaya Tuyul dan Babi Ngepet', Alfons membantah jika QR Code akan mengambil informasi pribadi seperti NIK, nama, tanggal lahir, nama pacar, nama ibu kandung.

    BACA JUGA: Jaringan Internet Selama MotoGP 2022 di Mandalika Gak Malu-maluin

    "Cuma scan QR Code, informasi perbankan [bisa langsung] diambil dan saldonya wiped out, disapu bersih. Tunggu-tunggu, sakti banget itu QR Code. Itu QR-Code atau CIA," kata Alfons.

    Dia lalu mengatakan bahwa QR Code normalnya berfungsi untuk membuka tautan, mengunjungi alamat tertentu, dan menjalankan API (Aplication Proggraming Interface).

    "Misalnya mau bayar dompet digital atau mengunduh aplikasi dan itu harus diikuti dengan langkah selanjutnya kalau mau transaksi, masukkan PIN dan mesti ada saldonya, jadi tidak benar kalau scan QR Code[bisa bikin] rekening bank habis," tandas Alfons.

    "Kecuali tanggal tua ya, rekening bank memang suka habis kalau tanggal tua," tutup Alfons sambil bercanda.

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini