Imbas BBM Langka di Bali: Ojol Hemat Bensin, WFH hingga Sekolah Online
Kelangkaan BBM di Bali mengganggu mobilitas warga, Pemprov putuskan WFH dan belajar daring, Pertamina percepat distribusi serta ganjil-genap.

Highlight Artikel
- Kelangkaan BBM di Bali mengganggu aktivitas warga, termasuk pengemudi dan pelanggan ojek online.
- Pemerintah Provinsi Bali menerapkan Work From Home (WFH) dan belajar online pada 15-17 Oktober 2026 untuk mendukung distribusi BBM.
- Pengemudi ojek online kesulitan mencari nafkah karena antrean panjang dan terpaksa menolak pesanan akibat keterbatasan bahan bakar.
- Upaya pemulihan dilakukan dengan mempercepat distribusi, operasional SPBU 24 jam, serta pemberlakuan sistem ganjil-genap dan pembatasan pembelian BBM.
Uzone.id— Fenomena BBM langka yang melanda wilayah Bali ikut mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Pengemudi ojek online kehilangan waktu mencari penghasilan karena harus mengantri bensin, hingga pemerintah setempat yang sempat menerapkan kerja dari rumah (WFH) dan belajar online pada 15–17 Oktober 2026.
Dampak Kelangkaan BBM bagi Warga Bali
Dampaknya juga dirasakan pelanggan transportasi online. Ada yang kesulitan mendapat pengemudi untuk berangkat kerja, bahkan untuk perjalanan jarak dekat. Antrean kendaraan di SPBU turut membuat perjalanan semakin lama.Bagi pengemudi ojol, waktu yang biasanya digunakan menerima pesanan kini tersita untuk mencari BBM. Tak hanya itu, mereka juga harus menghemat bahan bakar di saat pesanan melonjak sehingga terpaksa menolak beberapa order pelanggan.
Beberapa keluhan disampaikan masyarakat Bali yang kesulitan mencari driver ojek online untuk antar-jemput penumpang begitupun untuk pemesanan makanan.
“Gara-gara krisis BBM di Bali nih jadi susah banget cari driver ojol untuk ride ataupun food order,” kata salah satu warga Bali di postingannya.
Dari sisi driver ojek online, mereka mengaku terpaksa menonaktifkan aplikasi agar tidak menerima pesanan saat bahan bakar kendaraan mereka belum mencukupi. Hal ini menyebabkan langkanya driver ojek yang stand by.
Kebijakan WFH dan Belajar Online
Tak hanya ojek online yang ikut terdampak, Pemprov Bali juga menerapkan kebijakan WFH atau bekerja dari rumah untuk instansi vertikal, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD menerapkan pada 15–17 Oktober 2026.
Hal ini dilakukan salah satunya untuk mendukung kelancaran distribusi BBM. Satuan pendidikan negeri dan swasta juga diminta melaksanakan perkuliahan atau pembelajaran secara daring selama periode tersebut. Ketentuan itu tertuang dalam surat Pemprov Bali Nomor B.39.000.8/48412/TLK/B.ORG.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan penyesuaian sistem kerja tersebut diputuskan setelah berkoordinasi dengan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
“Atas kesepakatan dengan Dirut Pertamina siang hari ini, maka Gubernur Bali memberlakukan kebijakan WFH pada tanggal 15–17 Oktober 2026,” kata Koster, dikutip dari Bali Post, Minggu, (18/10).
Kebijakan belajar daring juga diterapkan pada jenjang SD hingga SMP negeri dan swasta. Guru serta kepala sekolah juga bekerja dari rumah, dengan kegiatan belajar tetap berlangsung secara online.
Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi gangguan kegiatan belajar mengajar di tengah antrean panjang dan keterbatasan pasokan BBM.
"Daring berlaku tiga hari untuk seluruh PAUD, SD, dan SMP di Badung. Sekolah silakan siapkan platform atau sarana komunikasi yang mudah diakses siswa," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Gusti Made Dwipayana, dikutip dari CNBC.
Langkah Penanganan dan Pemulihan
Kelangkaan BBM yang terjadi semenjak 10 Oktober di Bali ini membuat mobilitas masyarakat berantakan. Saat ini, upaya pemulihan terus berlangsung termasuk dengan mempercepat distribusi, operasional depo dan juga SPBU yang melayani selama 24 jam.
Penanganan antrean kemudian dilanjutkan melalui sistem ganjil-genap pembelian BBM pada 17 hingga 19 Oktober 2026, dimana kendaraan menyesuaikan angka terakhir pelat nomornya dengan tanggal pengisian. Pembelian juga dibatasi maksimal tiga liter untuk sepeda motor dan 20 liter untuk kendaraan roda empat.
FAQ Artikel
Kapan fenomena kelangkaan BBM di Bali terjadi?
Kelangkaan BBM di Bali dimulai semenjak 10 Oktober.
Apa dampak utama kelangkaan BBM bagi warga Bali?
Kelangkaan BBM mengganggu aktivitas sehari-hari warga, seperti kesulitan mencari pengemudi ojek online, waktu terbuang untuk antre bensin, hingga kebijakan WFH dan belajar online.
Kebijakan apa yang diterapkan oleh Pemprov Bali terkait kelangkaan BBM?
Pemprov Bali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) dan belajar online untuk instansi pemerintah dan pendidikan pada tanggal 15-17 Oktober 2026.
Apa saja upaya yang dilakukan untuk mengatasi kelangkaan BBM di Bali?
Upaya penanganan meliputi percepatan distribusi, operasional depo dan SPBU 24 jam, serta pemberlakuan sistem ganjil-genap pembelian BBM dan pembatasan maksimal pembelian.
Berapa batas maksimal pembelian BBM yang diterapkan?
Pembelian dibatasi maksimal 3 liter untuk sepeda motor dan 20 liter untuk kendaraan roda empat.
Vina Insyani
Jurnalis
