icon-category Auto

Ini Sumber Suara Kasar di Mesin dan Cara Mencegahnya    

  • 30 Nov 2022 WIB
Bagikan :
Foto: Auto2000

Uzone.id  – Siapa yang gak kesel dan risih kalau tiap mengendarai mobil ada suara-suara kasar dari ruang mesin. Biar gak berlarut-larut, memang ada baiknya di cek. Bagaimana caranya?

Biasanya, ada sejumlah komponen yqng menjadi dalang dari suara-suara kasar di ruang mesin. Berikut beberapa diantaranya yang harus di cek:

BACA JUGA: Hasil Tes Wuling Almaz Hybrid di Sirkuit E-Prix Ancol

1. Kompresor AC Mobil 

Penyebab pertama suara kasar dari ruang mesin adalah dari kompresor AC mobil. Komponen pendingin kabin ini bisa menimbulkan suara berisik dan kasar, terutama jika olinya sudah mulai habis.

Pastikan oli kompresor AC tidak sampai kering, karena akan membuat komponen tersebut jebol. 

2. Oli Mesin 

Oli mesin yang kurang membuat komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang optimal. Dalam jangka panjang sangat merugikan, seperti risiko turun mesin akibat komponen mesin yang saling bergesekan semakin cepat aus dan macet.

Kalian wajib mengecek oli mesin secara rutin untuk memastikannya tidak kurang dan dalam kondisi prima. 

3. Sabuk Pemutar 

Beberapa komponen mobil menggunakan tenaga mesin untuk bekerja, seperti kompresor AC dan alternator, melalui sabuk pemutar untuk memindahkan tenaga mesin ke komponen tersebut.

Sabuk pemutar akan mengalami keausan karena pemakaian dan berbunyi jika dibiarkan hingga habis bidang geseknya. Segera ganti sabuk pemutar supaya tidak putus dan menimbulkan masalah lebih besar. 

BACA JUGA: Perdana di Dunia, Inilah Dia Toyota Kijang Innova Zenix

4. Celah Katup Mesin 

Suara mesin kasar dapat pula timbul akibat celah antara katup dengan penekannya yang terlalu rapat atau longgar. Celah ini dapat berubah dan menyebabkan bunyi seperti logam bergesekan sehingga menimbulkan suara kasar.

Apalagi kalau tidak mengganti oli mesin sehingga komponen di sekitar kepala silinder tidak mendapatkan pelumasan yang optimal. 

5. Tensioner dan Timing Chain 

Timing chain, berfungsi untuk menggerakkan camshaft dengan menerima putaran dari crankshaft. Sedangkan tensioner berfungsi menjaga ketegangan rantai agar dapat berputar dengan stabil.

Seiring waktu, timing chain akan mengalami penurunan performa, seperti kendur sehingga menimbulkan bunyi. Tensioner juga akan mengalami keausan karena selalu bergesekan dengan rantai  dan menyebabkan suara kasar. 

“Suara kasar dari balik ruang mesin dapat terjadi jika ada masalah pada salah satu komponen mobil di dalamnya,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, dalam siaran pers yang diterima Uzone.id

VIDEO Test Drive Suzuki Baleno Facelift:

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini