icon-category Health

Inilah 4 Bahan Kimia Berbahaya yang Sering Terdapat di Kosmetik Ilegal

  • 17 Jun 2018 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - Ada beragam kosmetik illegal yang beredar di pasaran. Beberapa bulan lalu, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita kosmetik illegal di beberapa daerah.

    Menurut dr. Eyleny Meisyah Fitri, SpKK dari Zap Clinic ada bahan berbahaya yang sering ditemukan di dalam kosmetik ilegal. Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, juga mengungkapkan hal yang sama.

    Baca: Hati-hati, Kosmetik Ilegal Bisa Membahayakan Kesehatan Kulit Kamu

    Berikut ini beberapa bahan berbahaya tersebut dan dampak buruknya terhadap kesehatan kulit kamu.

    Merkuri

    Eyleny mengungkapkan bahwa merkuri merupakan logam berat yang kerap terdapat di dalam produk kosmetik ilegal seperti sabun, lipstik, dan skin-lightening cream. Menurut Maya, efek dari merkuri, antara lain bintik-bintik hitam pada kulit, bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), dan teratogenik (cacat pada janin).

    Hidrokinon

    Maya mengatakan bahwa bahan kimia ini termasuk obat keras yang hanya dapat digunakan dengan pengawasan dokter dan pengadaannya pun melalui resep dokter. Hanya saja, hidrokinon banyak disalahgunakan pada kosmetik bahan pemutih atau pencerah kulit. Efek samping pemakaian bahan kimia ini, antara lain kulit menjadi merah, rasa terbakar, dan bercak-bercak hitam (ochronosis).

    Baca: Hati-hati Gaes, Shisha Sama Berbahayanya dengan Rokok

    Asam Ritonoat

    Sama seperti hidrokinon, Maya menyampaikan bahwa asam ritonoat termasuk obat  keras yang hanya dapat digunakan dengan pengawasan dokter. Pengadaannya juga melalui resep dokter. Bahan ini biasanya digunakan untuk produk peeling (pengelupas kulit kimiawi). Efek samping dari asam ritonoat, yaitu kulit kering, rasa terbakar, dan teratogenik (menyebabkan cacat pada janin).

    Pewarna Merah K3 dan K10 

    Eyleny mengungkapkan bahwa Merah K3 (Rhodamin B) dan Merah K10 (Methanyl Yellow) merupakan pewarna tekstil yang sering disalahgunakan pada produk kosmetik seperti eye shadow, lipstik, dan perona pipi.

    Kedua bahan kimia ini bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), serta dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan kanker hati.

    Baca: 5 Cara Sehat Menikmati Secangkir Kopi
     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini