
Uzone.id — Tak hanya mempersiapkan kendaraan hingga perlengkapan merayakan lebaran Idulfitri 2023, mempersiapkan internet yang aman saat momen mudik juga harus jadi perhatian penting.
Apalagi sekarang banyak modus-modus cerdik yang memanfaatkan momen mudik dan lebaran ini, seperti infeksi malware, korban penipuan online, dan ancaman dunia siber lainnya. Karena pada dasarnya, modus kejahatan siber ini mengikuti tren yang sedang berlangsung.Jika sebuah momen atau topik menjadi sangat populer di kalangan masyarakat, kemungkinan besar semua yang berhubungan dengan momen tersebut akan dimanfaatkan para penipu.
Salah satu yang mungkin akan muncul dalam waktu dekat adalah modus kejahatan yang menyerupai situs-situs liburan, travel, tiket dan lainnya.
“Saat perayaan besar, semua orang ingin memesan sesuatu yang bagus tanpa merogoh kocek berlebihan,” kata Chris Connell, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky.
Menurutnya, iklan soal promo besar-besaran di penerbangan premium, hotel dan berbagai jenis penawaran lainnya akan sangat menarik perhatian pelancong.
“Ini sangat menarik bagi para pelancong, dan momentumnya seperti liburan Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk menjamurnya skema berbahaya semacam ini,” tambahnya.
Modus serangan siber yang paling efektif menjerat korbannya adalah phishing, dimana para penjahat siber akan membuat tiruan situs-situs resmi dengan sangat mirip, dilengkapi dengan penawaran menggiurkan.
Dalam statistik terbaru Kaspersky, ada total 356.786 phishing terkait keuangan terdeteksi dan diblokir terhadap penggunanya di Indonesia selama paruh pertama tahun 2022.
Maka dari itu, agar tetap aman dan tidak tertipu modus kejahatan siber saat perjalanan mudik Idulfitri 2023, kalian bisa melakukan beberapa wejangan berikut ini.
Nah, itu tadi beberapa wejangan agar terhindar dari penipuan online saat perjalanan mudik dan lebaran Idulfitri 2023.