icon-category Auto

Jangan Sering Ngecas Hyundai Ioniq 5 di Fast Charging Station

  • 21 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :
    Hyundai Ioniq 5 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id -- Merawat mobil listrik perlu beberapa hal yang harus diperhatikan khususnya persoalan baterai meskipun ada garansi yang ditawarkan.

    Salah satunya Ioniq 5. Hyundai menawarkan garansi untuk baterai lithium-on pada mobil listrik ini selama 8 tahun atau 160.000 km. 

    Nah, salah satu cara agar baterai Ioniq 5 bisa awet adalah memperhatikan kebiasaan pengisian daya ulang, alias charging.

    Mungkin mirip-mirip ponsel pintar, Ioniq 5 pun disarankan jangan sering di-charge di fast charging station atau stasiun pengisian daya cepat.

    Apa alasannya?

    BACA JUGA: Kencan Singkat dengan KTM 250 Adventure: Handling Ringan, Tenaga Besar

    "Pertama-tama seperti yang ada di panduan Ioniq 5, pemakaian DC fast charging atau arus yang besar, misalnya 50, 100, 150 kW dan seterusnya itu jangan sering-sering pakai," tutur Product Expert PT Hyundai Motor Indonesia (HMID, Bonar Pakpahan di sela acara test drive Hyundai Ioniq 5 bersama media di Cikole, Bandung, Jawa Barat.

    Memang, mungkin kita saat bepergian ke luar kota inginnya mengejar waktu agar cepat dalam mengisi daya baterai.

    Sehingga kita mengandalkan fast charging station untuk mengisi daya pada Ioniq 5. Itu masih dianggap wajar karena dengan alat tersebut, pengecasan bisa kurang dari 1 jam.

    FOTO: Cuma Rp75 Juta, Mobil Listrik K-Upgrade Lawannya Wuling EV

    "Tetapi kalau cara pengisian listriknya seperti itu setiap saat, justru itu akan membuat umur baterai itu lebih pendek," ujarnya.

    Oleh sebab itu, Hyundai selalu memberikan nasehat kepada konsumen agar ngecas di rumah saja karena listrik di rumah arusnya bukan DC.

    "Dayanya (di rumah) itu juga tidak sebesar di fast charging station, antara 7 kW, 10 kW misalnya karena setiap pembelian Ioniq 5 kita juga mendapatkan wall charging, daya si pemilik rumah juga dinaikkan supaya maksimal alat ini. Listrik AC membuat baterai itu lebih awet," terang dia.

    Diketahui, harga baterai Ioniq 5 sebesar 40-50 persen dari harga kendaraannya.

    Untuk Ioniq 5 tipe Long Range memiliki 8 modul, sedangkan tipe Standard Range memiliki 6 modul. Masing-masing modul memiliki 4 sel, sehingga secara keseluruhan tipe Long Range memiliki 32 sel, dan tipe Standard Range memiliki 24 sel.

    Hyundai Ioniq 5 menawarkan dua opsi baterai untuk varian Standard dan Long Range. Baterai tipe Standar punya kapasitas 58 kWh dengan jarak tempuh hingga 384 km.

    Sedangkan baterai untuk tipe Long Range punya kapasitas 451 km (varian Signature) atau 481 km (varian Prime).

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini