icon-category Digilife

Jelang Ditutup, Aplikasi Zenly Sudah Tak Bisa Diakses Pengguna Baru

  • 05 Dec 2022 WIB
Bagikan :
Ilustrasi foto: Zenly App

Uzone.id - September lalu, induk perusahaan Snap mengumumkan akan menyuntik mati salah satu platform mereka, Zenly pada Februari 2023 mendatang.

Menjelang tenggat waktu yang sudah ditentukan, aplikasi Zenly sudah mulai mengirimkan reminder dan countdown kepada pengguna yang sudah ada. 

Sementara itu, dari pantauan Uzone.id, Senin, (05/12), Zenly sudah tak bisa diakses oleh pengguna baru. Ketika akan masuk aplikasi dan mendaftar, pengguna dialihkan pada tulisan countdown yang menyatakan kalau Zenly akan segera dimatikan.

“Zenly akan dihentikan dalam 59 hari,” tulis Zenly dalam notifikasinya, Senin, (05/12).

“Maaf, saat ini aku tidak bisa menyambutmu karena sedang bersiap-siap pamit kepada semua orang, semoga kamu mengerti,” tambahnya.

Zenly sendiri merupakan sebuah aplikasi pelacak atau berbagi lokasi yang cukup populer di dunia, termasuk Indonesia. Aplikasi ini sudah berdiri semenjak 2011 lalu dengan pengguna mencapai 40 juta di seluruh dunia.

Baca juga: Windah Basudara Hingga Jess No Limit Kuasai YouTube Indonesia

Aplikasi ini banyak digunakan untuk memantau dan berbagi lokasi sesama pengguna satu sama lain dalam peta interaktif. 

Pemberhentian Zenly ini bukan kabar yang baru buat karyawan internal. pasalnya Snap sendiri sudah mengumumkan akan memangkas sebanyak 20 persen karyawan mereka.

Kemungkinan karyawan-karyawan yang dipangkas adalah mereka yang berada di divisi aplikasi Zenly. 

Baca juga: Ada 21 Emoji Baru di WhatsApp, dari Jahe Sampai Keledai

Meskipun cukup populer, Zenly ternyata kesusahan untuk monetisasi platform di basis pengguna yang lebih besar. Apalagi saat ini kondisi ekonomi disebut sedang tak stabil, yang menyebabkan sebagian besar perusahaan teknologi melakukan efisiensi, termasuk Snap.

Tanpa adanya kemampuan untuk mendapat profit yang lebih besar, Snap kemudian memutuskan untuk menutup Zenly secara permanen dan mengarahkan pengguna untuk hijrah ke layanan mereka, yaitu Snap Map.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini