Home
/
Automotive

Kapal Pengangkut Mobil Listrik Terbakar, Benarkah Gara-gara Baterai?

MARINA membantah mobil listrik pemicu kebakaran feri MV June Aster menewaskan 77 orang, menemukan api dari muatan berbahaya tak sesuai prosedur.

Kapal Pengangkut Mobil Listrik Terbakar, Benarkah Gara-gara Baterai?

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kapal feri MV June Aster terbakar hebat saat berlayar dari Manila menuju Coron, Palawan, menyebabkan 77 orang tewas dan beberapa penumpang hilang.
  • Meskipun awalnya ada spekulasi bahwa baterai mobil listrik menjadi pemicu kebakaran, Otoritas Industri Maritim (MARINA) Filipina membantah dugaan tersebut.
  • Hasil investigasi MARINA menduga kuat kebakaran berasal dari penempatan muatan berisiko tinggi dan bahan mudah terbakar yang menyalahi prosedur keselamatan.
  • Akibat insiden ini, beberapa perusahaan pelayaran di Filipina sementara menghentikan pengangkutan kendaraan listrik sebagai langkah pencegahan.

Uzone.id - Beberapa waktu lalu muncul isu penolakan kapal untuk mengangkut mobil listrik karena potensi bahaya. Tidak lama berselang, kejadian sebuah kapal pengangkkut mobil listrik yang terbakar hebat.

Kebakaran hebat tersebut menimpa kapal feri MV June Aster saat melaju dari Manila menuju Coron, Palawan. 




Tragedi maritim yang terjadi pada 9 September 2026 tersebut menyebabkan 77 orang tewas dan beberapa penumpang lainnya dinyatakan hilang di perairan Filipina.

Insiden pada armada milik Atienza Inter-Island Ferries ini sempat memicu spekulasi terkait keberadaan kendaraan listrik di dek kargo. 

Para korban selamat mengaku mendengar ledakan keras dari area penyimpanan kendaraan, sehingga muncul dugaan awal bahwa baterai mobil listrik mengalami kenaikan suhu ekstrem (thermal runaway) atau meledak.

Dugaan tersebut membuat Penjaga Pantai Filipina bersama Departemen Energi turun tangan melakukan penyelidikan. 

Namun, Otoritas Industri Maritim (MARINA) kemudian membantah spekulasi mengenai baterai kendaraan listrik sebagai pemicu utama timbulnya api.

Berdasarkan hasil investigasi MARINA, kebakaran diduga kuat berasal dari penempatan muatan berisiko tinggi yang menyalahi prosedur keselamatan. Banyak bahan mudah terbakar yang tidak diamankan secara benar selama pelayaran.

Kepala MARINA Wilayah IV, Maximo Bañares Jr., menjelaskan bahwa material berbahaya tersebut disimpan sembarangan di dekat area penumpang. 

"Pelanggaran tata cara penanganan muatan inilah yang menjadi fokus utama tim penyelidik," ujar Maximo, mengutip dari Autoindustriya.




Saat ini, proses investigasi lanjutan masih dilakukan secara terpisah oleh Penjaga Pantai, Biro Perlindungan Kebakaran, dan Kepolisian Nasional Filipina. 

Meski belum ada keputusan akhir, sejumlah perusahaan pelayaran di Filipina sudah menghentikan sementara pengangkutan kendaraan listrik sebagai langkah pencegahan.

FAQ Artikel

Apa yang menyebabkan kebakaran pada kapal feri MV June Aster?

Investigasi Otoritas Industri Maritim (MARINA) Filipina menyimpulkan bahwa kebakaran diduga kuat berasal dari penempatan muatan berisiko tinggi yang menyalahi prosedur keselamatan, dengan banyak bahan mudah terbakar disimpan sembarangan.

Apakah mobil listrik menjadi penyebab utama kebakaran kapal feri MV June Aster?

Tidak, meskipun sempat ada spekulasi awal mengenai baterai mobil listrik (thermal runaway atau ledakan), Otoritas Industri Maritim (MARINA) telah membantah dugaan tersebut setelah penyelidikan.

Kapan dan di mana insiden kebakaran MV June Aster terjadi?

Tragedi maritim ini terjadi pada 9 September 2026, saat kapal feri MV June Aster melaju dari Manila menuju Coron, Palawan, Filipina.

Apa dampak dari insiden kebakaran kapal feri MV June Aster?

Insiden ini menyebabkan 77 orang tewas dan beberapa penumpang lainnya dinyatakan hilang. Selain itu, sejumlah perusahaan pelayaran di Filipina kini menghentikan sementara pengangkutan kendaraan listrik sebagai langkah pencegahan.

Bagja Pratama

Bagja Pratama

Jurnalis

Menjadi jurnalis otomotif sejak tahun 2010 dan sudah mencoba ratusan jenis dan model mobil dan motor yang beredar di Indonesia.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article