Kawasan Industri MNK Pakai PLTS Modena, Emisi Turun 360 Ton Setahun

Uzone.id - Modena Energy meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di kawasan industri milik PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) di Cikampek, Jawa Barat. MNK sendiri merupakan anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk.
Instalasi PLTS Atap tersebut memiliki kapasitas 307,5 kWp dan diproyeksikan menghasilkan sekitar 400.000 kWh listrik setiap tahun. Pemanfaatan energi surya di fasilitas itu juga diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon hingga 360.000 kg CO₂ per tahun.Head of Modena Energy, Agiya Fersya mengatakan, kolaborasi dengan PT Multi Nitrotama Kimia menjadi langkah perusahaan dalam mendorong pemanfaatan energi surya di sektor industri.
“Semakin banyak pelaku industri mulai beralih ke PLTS karena tidak hanya memperkuat komitmen keberlanjutan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang serta mendukung pasokan energi yang lebih stabil,” katanya, dalam keterangan pers yang kami terima.
Sistem PLTS Atap yang digunakan mengadopsi skema on-grid atau terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN. Maksudnya, energi surya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik pada siang hari, sedangkan pasokan dari PLN tetap tersedia saat dibutuhkan.
Skema tersebut memungkinkan perusahaan mengurangi konsumsi listrik dari jaringan utama tanpa mengganggu operasional fasilitas industri.
General Manager Manufacture MNK, Susilo Yuwono mengatakan, proyek tersebut menjadi langkah awal Ancora untuk memperluas penggunaan energi terbarukan di seluruh lini bisnisnya.
Menurutnya, penggunaan PLTS Atap tidak hanya mendukung target net zero emission, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi energi dan menekan biaya listrik operasional.
“Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat daya saing perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi bagi implementasi solusi energi bersih di seluruh unit usaha Ancora,” jelas Susilo.
Pemanfaatan PLTS Atap di sektor industri terus meningkat
Mengacu pada Indonesia Solar Energy Outlook 2025, sektor industri menjadi penyumbang penambahan kapasitas PLTS Atap terbesar sepanjang 2024.
Hingga akhir Juli 2024, sekitar 104 MWp kapasitas PLTS Atap baru telah terpasang di sektor industri. Pertumbuhan tersebut didorong kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memenuhi target dekarbonisasi.
Untuk pasar industri, Modena Energy menawarkan layanan PLTS dari tahap awal sampai pemeliharaan. Layanannya mencakup studi kelayakan, perancangan sistem, pengurusan perizinan, pengadaan perangkat, instalasi, maintenance, dan monitoring.
Modena Energy juga menyediakan skema pembiayaan performance-based rental. Melalui skema tersebut, pembayaran dilakukan berdasarkan penggunaan energi setiap bulan.
Kinerja PLTS dapat dipantau melalui aplikasi dan dashboard berbasis web. Pengguna bisa melihat produksi energi, konsumsi listrik, serta estimasi pengurangan emisi karbon secara real-time.
Platform tersebut turut dilengkapi sistem notifikasi untuk mendeteksi potensi gangguan lebih awal agar penanganannya dapat dilakukan dengan cepat.

