Sponsored
Sponsored

-
Ilustrasi (Foto: Unsplash)
Uzone.id - Pandemi memang menjadi berkah tersendiri bagi layanan video konferensi Zoom. Tingginya lonjakan permintaan membuat perusahaan itu kini lebih bernilai dari perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia, ExxonMobil.Baca juga: Zoom Ekspansi dan Buka Pusat Teknologi di India
Kekayaan Yuan telah melonjak seiring dengan bisnis Zoom, yang tumbuh dengan cepat karena jutaan orang yang bekerja dari rumah terus bergantung pada konferensi video.
Pendapatan Zoom tercatat melonjak sekitar 355 persen menjadi USD663,5 juta atau setara Rp9,6 triliun untuk tiga bulan terakhir ini yang berakhir pada 31 Juli 2020. Angka tersebut mengalahkan prediksi para analis di angka USD500,5 juta.
Mengutip berbagai sumber, keuntungan perusahaan berada di angka USD186 juta atau setara Rp2,7 triliun, sedangkan pertumbuhan pengguna selama kuartal kedua juga meningkat 458 persen jika dibandingkan periode sama di tahun 2019.