Home
/
Digilife

Komdigi Cari Investor Baru demi Kelanjutan PDN Batam

Komdigi Cari Investor Baru demi Kelanjutan PDN Batam

Vina Insyani24 March 2025
Bagikan :

Uzone.id — Kementerian Komdigi memutuskan untuk melanjutkan proyek Pusat Data Nasional di Batam setelah sebelumnya sempat menghentikan proyek tersebut karena kerjasama dengan Korea Selatan sebagai partner tak berlanjut.

Keinginan ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid usai acara Konferensi Pers yang diselenggarakan Kamis, (20/03).  

"Yang dengan Korea memang sudah habis masa-waktunya 2 tahun, kita sekarang sedang meng-exercise kurang lebih kerjasama dengan pihak lain di luar Korea yang memang masa waktu kerjasamanya sudah selesai," kata Meutya kepada awak media.

Di tengah pencarian pihak lain tersebut, Meutya menyatakan bahwa saat ini pembangunannya akan terus dilakukan. Begitupun dengan Indonesia yang saat ini masih membutuhkan banyak pusat data di berbagai wilayah.



“Kita nanti dengan siapa kita akan putuskan bersama di pemerintah. Tapi ya memang rencananya tentu akan tetap membangun data center di berbagai wilayah, termasuk di wilayah tersebut. Sebenarnya data center kan wilayah yang tidak boleh di-disclose,” tambahnya.

Meutya juga menyebut bahwa kementeriannya memang memerlukan banyak data center. Oleh karena itu, Meutya berharap bahwa pemerintah maupun swasta diharapkan bisa berkontribusi dalam pembangunan ini, termasuk lewat skema Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (PPP).

Meski tidak seramai Thailand dan Singapura, Indonesia beberapa kali dilirik oleh pihak swasta untuk membangun pusat data. Terbaru pada 15 Maret 2025 lalu, Perusahaan teknologi global, Oracle mengisyaratkan minatnya untuk melakukan ekspansi infrastruktur pusat data ke ASEAN. Kabarnya, Oracle membidik Indonesia sebagai lokasi untuk membangun pusat data mereka.



Rencana ini pertama kali dibocorkan oleh Bloomberg News, Sabtu, (15/03) dimana saat ini Oracle Corp dikabarkan tengah berdiskusi dengan pemerintah Indonesia untuk membangun pusat layanan  cloud, kata beberapa orang yang mengetahui hal tersebut.

Meski dibocorkan oleh orang dalam, diskusi tersebut belum final dan dapat berubah sewaktu-waktu. Belum ada detail apapun terkait rencana ini, begitupun dengan besaran investasi yang akan dikucurkan oleh Oracle.

Oracle sendiri belum memberikan tanggapan soal adanya kabar ini, begitupun dengan perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia yang belum buka suara soal diskusi tersebut.


populerRelated Article