icon-category Digilife

Kominfo Blokir PSE, Netizen Hitung Mundur ‘Kiamat Internet’ di Indonesia

  • 19 Jul 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Austin Distel @austindistel/Unsplash

    Uzone.id -  Google, Meta, Netflix hingga Spotify terancam terkena sanksi pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) apabila tidak melakukan pendaftaran ulang hingga tenggat waktu yang sudah ditetapkan pada 20 Juli 2022 besok.

    Bukan warganet Indonesia namanya kalau diam saja dan tidak beraksi, berbagai reaksi pun muncul menanggapi ancaman ini. Kebanyakan warganet melakukan protes mengenai ancaman blokir ini.

    Pasalnya, kebanyakan warganet Indonesia merupakan pengguna aplikasi-aplikasi yang sampai saat ini belum terdaftar di Kominfo, sebut saja Google, WhatsApp, Twitter, Netflix dan lainnya. Warganet pun menaikkan tagar #ProtesNetizen untuk menyuarakan protes mereka terhadap rencana Kominfo. 

    Kominfo acting like they didn't google “cara ngeblock google,” tulis salah satu warganet.

    Baca juga: Seberapa Mungkin Sih Kominfo Blokir Google, WhatsApp, IG dkk?

    Kominfo if you want to block social media, learn from China, they make platforms like weibo. @kemkominfo you don't even try to tell us the alternative yet suddenly sabotage. The one who will loss not just us but government too. Do you know the impact? don't act superior,” tulis warganet lainnya.

    Sementara itu, muncul sebuah situs yang berisi hitungan mundur kiamat internet di Indonesia menyusul adanya rencana pemblokiran massal dari Kominfo terhadap aplikasi dan layanan digital asing maupun lokal. 

    Situs dengan alamat Kominfu.com ini diberi nama ‘Internet Apocalypse in Indonesia’.

    Hitung mundur ini akan berakhir di hari Kamis, 21 Juli 2022, tepatnya satu hari setelah batas akhir pendaftaran ulang yang ditentukan oleh Kominfo.

    Dalam situs tersebut, terdapat sebuah keterangan yang menjelaskan kalau pemerintah Indonesia akan melakukan pemblokiran terhadap PSE termasuk Google, Meta, Twitter dan lainnya.

    Situs ini juga menampilkan sebuah link berisi petisi yang disediakan oleh SAFEnet yang juga penggagas tagar #ProtesNetizen.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini