home ×
Digilife

Layanan Gojek Diklaim Mulai Menguntungkan

16 November 2020 By
Layanan Gojek Diklaim Mulai Menguntungkan
Share
Share
Share
Share

Layanan Gojek (Foto: Unsplash)

Uzone.id - Layanan ride-hailing Gojek mengatakan bahwa semua layanannya mulai menghasilkan margin positif berdasarkan produk, menunjukkan jalan menuju profitabilitas.

Perusahaan mengaitkan ini dengan investasi yang ditargetkan dalam infrastruktur, dan otomatisasi, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi dan kualitasnya di seluruh area termasuk fitur orientasi pedagang, layanan pelanggan otomatis, algoritme harga, dan alokasi pasokan untuk menyesuaikan permintaan.

 

Baca juga: 10 Tahun Gojek, Sumbang Rp104,6 T untuk Indonesia


Gojek mengklaim bisnisnya tumbuh meski ada pandemi. Dengan sekitar 38 juta pengguna aktif bulanan di seluruh wilayah, nilai transaksi bruto tahunan (GTV) perusahaan naik 10 persen mencapai lebih dari USD 12 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari bisnis terkait pembayaran telah melampaui level pra-pandemi karena lebih banyak konsumen dan pedagang beralih ke layanan digital.

Ke depannya, super app yang berbasis di Indonesia tersebut mengatakan akan fokus mengembangkan ekosistem pedagang makanannya, yang telah mengalami peningkatan sebesar 80 persen.

Pedagang makanan terdaftar perusahaan mencapai 900.000, meningkat dari 500.000 dari tahun sebelumnya. Ini terutama didorong oleh digitalisasi usaha mikro serta usaha kecil dan menengah di tengah Covid-19.

Pedagang terus menjadi yang terdepan dalam rencana pertumbuhan Gojek, dan itu akan membuka aliran pendapatan baru untuk bisnis. Bisnis grosirnya, misalnya, telah berkembang selama pandemi dan perusahaan mengklaim telah melihat pertumbuhan GTV tahunan sebesar 500 persen.

Baca juga: Softbank Tekan Grab Agar Merger dengan Gojek


Gojek juga akan terus berinvestasi dalam teknologi dan sumber daya manusia, menyatukan platform internasionalnya, dan berekspansi ke lebih banyak negara.

“Saat kita melihat ke masa depan, pengguna dapat berharap untuk melihat komitmen yang mendalam untuk mendukung usaha kecil melalui pembayaran yang ditingkatkan dan penawaran layanan keuangan yang akan mendorong mereka melewati masa sulit ini dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan saat mereka bergabung dan berkembang dalam ekonomi digital Asia Tenggara, Kata co-CEO Gojek Andre Soelistyo.

Pada bulan Juni, Gojek mengumpulkan sejumlah dana yang tidak diungkapkan dari Facebook, PayPal, Google, dan Tencent untuk mengembangkan pembayaran digital dan layanan keuangannya. Bulan lalu, PT Telekomunikasi Selular dikabarkan sedang mempertimbangkan investasi USD 150 juta di perusahaan tersebut.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

0 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article