LG dan Nvidia Kolaborasi, Garap ‘Otak’ buat Mobil Otonom
LG dan Nvidia berkolaborasi strategis mengembangkan platform mobil otonom, robot humanoid, serta AI Factory guna mempercepat inovasi AI fisik.

Pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang dan Chairman dan CEO LG Corp, Kwang Mo Koo (Foto: Nvidia Newsroom)
Highlight Artikel
- LG dan Nvidia menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan platform kendaraan otonom, teknologi robotika, dan fasilitas AI Factory.
- Platform kendaraan otonom yang dikembangkan akan menggabungkan autonomous driving dengan layanan AI di kabin, berbasis Nvidia DRIVE Hyperion.
- LG menargetkan untuk memperkenalkan robot humanoid generasi berikutnya pada kuartal pertama 2027, didukung oleh teknologi Nvidia Jetson Thor dan Isaac GR00T.
- Kedua perusahaan akan membangun AI Factory berkapasitas 80 MW di Korea Selatan, ditargetkan rampung paruh pertama 2028, untuk mendukung pengembangan physical AI dan Robot Foundation Model (RFM).
Uzone.id - LG dan Nvidia bakal mengembangkan platform baru buat mobil otonom. Teknologi tersebut menggabungkan kemampuan autonomous driving dengan layanan AI di dalam kabin.
LG akan membangun platform high-performance computing (HPC) untuk AI-Defined Vehicle (AIDV) yang berbasis Nvidia DRIVE Hyperion.Di sini, LG akan mengintegrasikan teknologi in-vehicle infotainment (IVI) dan perangkat lunak otomotif miliknya dengan teknologi mengemudi otonom serta platform komputasi kendaraan dari Nvidia.
Selama ini, bisnis komponen kendaraan LG lebih banyak berpusat pada IVI. Lewat kerja sama tersebut, LG ingin memperluas kemampuannya sampai ke sektor autonomous driving. Nantinya, platform LG dan Nvidia akan ditawarkan kepada produsen kendaraan global.
Kerja sama LG dan Nvidia ditandai oleh nota kesepahaman yang ditandatangani di kantor pusat Nvidia di Santa Clara, California, Amerika Serikat (AS) pada 13 Agustus 2026. Penandatanganan ini dihadiri oleh Chairman dan CEO LG Corp, Kwang Mo Koo, dan pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang.
Selain soal kendaraan otonom, kerja sama LG dan Nvidia turut mencakup pengembangan robot dan pembangunan AI Factory.
“Peluang terbesar dari physical AI adalah memberikan kemampuan kepada setiap mesin untuk memahami dunia nyata, berpikir, dan bertindak secara aman bersama manusia, mulai dari rumah, pabrik, hingga jalan raya,” kata Jensen dalam keterangan pers yang diterima Uzone.id.
Menurut Jensen, kemampuan rekayasa produk dan manufaktur LG akan dipadukan dengan teknologi Nvidia untuk mempercepat pengembangan robot, AI Factory, serta kendaraan otonom.
Siapkan robot humanoid pada 2027
Selain mengembangkan platform buat mobil otonom, LG sedang menyiapkan robot humanoid berkaki dua generasi berikutnya. Robot tersebut ditargetkan diperkenalkan kepada publik pada kuartal pertama 2027 (Q1-2027).
Robot humanoid tersebut menggunakan Nvidia Jetson Thor untuk menangani komputasi, pengambilan keputusan, dan kontrol secara langsung pada perangkat. Pengembangan robot ini juga memanfaatkan Nvidia Isaac GR00T, model fondasi terbuka yang memang dirancang untuk robot humanoid.
Sementara untuk mendukung sistem keselamatan pada robot, LG juga menggunakan Nvidia Halos for Robotics. Bukan saja dari Nvidia, sejumlah perusahaan di bawah naungan LG Group juga turut menyumbangkan teknologinya, termasuk aktuator, sensor, sampai baterai.
Selain robot humanoid, LG dan Nvidia turut mengembangkan robot beroda untuk digunakan di lingkungan pabrik. Salah satunya LG CLOiD yang akan diuji pada lini produksi mesin cuci LG Electronics di Tennessee, AS pada tahun ini.
Pengujian dilakukan untuk melihat kemampuan CLOiD ketika bekerja langsung di lingkungan produksi. Hasilnya akan digunakan LG untuk memperbaiki performa serta kegunaan robot sebelum pemakaiannya diperluas.
Jika pengujiannya berjalan sesuai rencana, LG CLOiD bakal dikerahkan ke fasilitas produksi lainnya di berbagai negara. Robot tersebut juga disiapkan untuk digunakan di rumah maupun ruang komersial.
Masih tentang robot, LG dan Nvidia turut mengembangkan robot data factory berbasis PhysicalWorks milik LG CNS. Teknologi ini digunakan untuk mengumpulkan data secara terus-menerus, membuat data sintetis, melatih model, dan melakukan verifikasi terhadap kemampuan robot.
Data dari robot serta hasil pengujian di lingkungan pabrik akan digunakan untuk memperkuat Robot Foundation Model (RFM) yang sedang dikembangkan LG.
Perusahaan tetap memanfaatkan Nvidia Isaac GR00T sambil melanjutkan pengembangan model AI miliknya sendiri. LG dan Nvidia juga membentuk satuan tugas bersama yang berisi tenaga teknis dan bisnis untuk menangani riset, pengujian lapangan, sampai proses komersialisasi.
Bagian lain dari kerja sama kedua perusahaan berfokus pada pembangunan AI Factory. LG akan menggunakan arsitektur Nvidia DSX yang dikombinasikan dengan kemampuan perusahaan dalam membangun infrastruktur pusat data AI atau AIDC.
Cakupannya meliputi sistem pendinginan, pasokan daya, perancangan, hingga operasional fasilitas. LG menargetkan pembangunan lokasi referensi AI Factory berbasis Nvidia Vera Rubin pada paruh pertama 2027.
Hasil proyek tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pembangunan LG AI Factory berkapasitas 80 MW di Cheonan, Chungcheongnam-do, Korea Selatan. Fasilitas itu ditargetkan rampung pada paruh pertama 2028 untuk mendukung pengembangan physical AI dan RFM.
“Seiring pembicaraan kami bergerak cepat, tugas dan target dalam AI Factory serta physical AI menjadi semakin jelas. Kami akan mempercepat penyebaran AI dengan membangun referensi yang memimpin industri,” pungkas Kwang Mo Koo.
FAQ Artikel
Apa fokus utama kerja sama antara LG dan Nvidia?
Kerja sama LG dan Nvidia berfokus pada pengembangan platform kendaraan otonom, teknologi robotika, dan pembangunan AI Factory.
Teknologi apa yang digunakan untuk mengembangkan platform mobil otonom?
Platform mobil otonom akan menggunakan Nvidia DRIVE Hyperion sebagai basis high-performance computing (HPC) dan mengintegrasikan teknologi in-vehicle infotainment (IVI) serta perangkat lunak otomotif LG.
Kapan LG berencana memperkenalkan robot humanoid?
LG menargetkan untuk memperkenalkan robot humanoid berkaki dua generasi berikutnya pada kuartal pertama 2027.
Apa tujuan pembangunan AI Factory oleh LG dan Nvidia?
Pembangunan AI Factory bertujuan untuk mendukung pengembangan physical AI dan Robot Foundation Model (RFM), dengan fasilitas berkapasitas 80 MW di Korea Selatan yang ditargetkan rampung pada paruh pertama 2028.

