
Uzone.id — Setelah diluncurkan secara global pada Kamis, (25/09), Meta akhirnya membawa akun Teen Accounts di Facebook dan Messenger ke Indonesia pada hari ini, Selasa, (30/09).
Kabar ini disampaikan langsung oleh Phillip Chua, Director of Public Policy for Products Meta APAC dalam acara ‘Media Briefing Eksklusif: Hasil Studi IPSOS tentang Instagram Teen Accounts’.“Mulai minggu ini, kami telah memperluas akun khusus remaja kami dari Instagram ke Facebook dan Messenger di Indonesia,” kata Phillips.
Ia melanjutkan, “Kami berharap akun remaja ini dapat memberikan dukungan dan ketenangan bagi orang tua dan wali untuk memastikan bahwa remaja dapat berinteraksi dengan teman-teman mereka dan menjelajahi minat mereka di media sosial dengan batasan yang tepat.”
Akun remaja ini hadir bagi pengguna di bawah usia legal, khususnya untuk pengguna berusia 13 sampai 17 tahun di Indonesia.
Kehadiran akun remaja ini sudah lebih dulu dirilis tahun lalu di Instagram dengan tujuan untuk melindungi interaksi anak-anak. Berbeda dengan akun biasa, akun remaja (Teen Accounts) adalah jenis akun khusus yang secara otomatis di-privat dan dilengkapi dengan perlindungan tambahan.
Para pengguna remaja nantinya tidak bisa dihubungi secara sembarangan oleh orang asing, konten yang ditampilkan akan dirancang lebih sesuai usia, serta terdapat pengaturan waktu layar atau screen time untuk mengatur penggunaan media sosial anak.
Remaja yang baru mendaftar ke platform akan otomatis ditempatkan di akun remaja, sementara pengguna remaja lama akan diberi pemberitahuan untuk mengalihkan akun mereka menjadi akun anak-anak.
“Pengalaman akun remaja di Facebook dan Messenger akan mirip dengan di Instagram, dengan aturan serupa terkait privasi, konten, kontak/teman, dan pengaturan waktu penggunaan,” tambah Phillips.
Berikut fitur lengkap dari Teen Accounts atau Akun Remaja Facebook dan Messenger yang dirilis di Indonesia:
- Batasan pemirsa/penonton: Akan secara otomatis dialihkan ke jangkauan ‘Teman’ untuk postingan, cerita, reel, daftar teman, dan halaman yang diikuti.
- Batasan pesan: Hanya akun Facebook yang sudah berteman atau koneksi tertentu yang bisa mengirim pesan. Orang dengan nomor telepon remaja hanya bisa mengirim permintaan pesan.
Batasan konten sensitif: Konten yang berpotensi menyinggung akan langsung disaring secara lebih ketat dan menyesuaikan usia.
Interaksi terbatas: Remaja harus meninjau postingan yang menandai mereka sebelum tampil di profil. Opsi remix reel publik juga dinonaktifkan.
Pengingat batas waktu: Notifikasi akan muncul untuk menyarankan keluar dari Facebook setelah 60 menit penggunaan per hari.
Mode tidur: Mode ini akan aktif secara otomatis pukul 22.00–07.00, setelah itu notifikasi akan langsung disenyapkan agar remaja bisa beristirahat.
Kehadiran Teen Accounts ini disambut dengan positif oleh orang tua di Indonesia. Menurut hasil dari survei yang dilakukan Meta dan Ipsos terhadap lebih dari 1.000 orang tua dan wali remaja di Indonesia, sebanyak 91 persen orang tua mendukung akun khusus remaja dengan perlindungan tambahan.
Keberadaan akun remaja ini juga menegaskan harapan pemerintah Indonesia (khususnya Komdigi) yang mendorong adanya keamanan digital khusus untuk anak-anak.