
Uzone.id — Kementerian Komunikasi dan Digital terus melakukan upaya untuk melindungi anak-anak di ruang digital. Terbaru, Komdigi meminta platform-platform digital yang beroperasi di Indonesia untuk menerapkan sistem pengenalan dan verifikasi usia pengguna.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria pada Jumat, (30/01). Menurutnya, sistem verifikasi usia pengguna adalah bentuk dari tanggung jawab para platform dalam melindungi pengguna di kalangan muda/"Kita membutuhkan mesin cerdas untuk mengidentifikasi usia pengguna. Platform bertanggung jawab untuk menerapkan teknologi semacam ini," katanya dalam pertemuannya dengan perwakilan YouTube, Kamis, (29/01).
Tujuan pembatasan ini dilakukan agar pengguna yang belum cukup usia memiliki akses terbatas terhadap konten-konten yang tidak layak dikonsumsi oleh kalangan mereka.
"Dengan adanya identifikasi pengguna ini, anak-anak tidak diizinkan untuk melihat konten-konten tertentu," tuturnya.
Adanya aturan ini disebut sejalan dengan regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang menekankan dua hal, yaitu verifikasi dan batasan konten.
Platform digital yang masuk dalam aturan ini termasuk media sosial hingga game-game online. Google dengan platform video mereka, YouTube sudah mengklaim sudah menyediakan fitur untuk mempermudah pengawasan orang tua terhadap anak di platform mereka.
Global Head and Vice President of Government Affairs and Public Policy YouTube Leslie Miller mengatakan bahwa fitur ini bisa memudahkan orang tua memberikan akses bagi anak-anak meskipun menggunakan satu gawai yang sama.
Ia pun berharap upaya ini dapat mempermudah pemantauan terhadap aktivitas anak di ruang digital.
Selain itu, Meta juga juga menambahkan beberapa fitur perlindungan termasuk akun khusus remaja dengan akses yang sesuai dengan umur mereka.
Wamen Nezar berharap upaya-upaya yang dilakukan oleh platform digital seperti YouTube ini bisa dicontoh oleh platform-platform lain untuk memastikan keamanan anak di ruang digital.