Malaysia Turunkan Harga BBM Lagi, Indonesia Masih Betah Segini
Pemerintah Malaysia menurunkan BBM non-subsidi dan menstabilkan subsidi mulai 15 Oktober 2026, sementara harga BBM Indonesia tetap sejak 2 September 2026.

Highlight Artikel
- Pemerintah Malaysia kembali menyesuaikan harga BBM mingguan, dengan sejumlah produk non-subsidi kompak turun harga untuk periode 15-21 Oktober 2026.
- Harga BBM bersubsidi di Malaysia, seperti RON 95 (Rp 8.746/liter) dan diesel B10/B15 (Rp 9.229/liter), dipastikan tetap stabil.
- Bensin RON 95 non-subsidi turun 5 sen menjadi 4,62 ringgit (Rp 20.305/liter) dan RON 97 turun 5 sen menjadi 5,10 ringgit (Rp 22.414/liter).
- Harga BBM Pertamina di Indonesia terpantau belum mengalami perubahan sama sekali sejak penyesuaian terakhir pada 2 September 2026.
Uzone.id - Pemerintah Malaysia kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang rutin diperbarui seminggu sekali. Menariknya, untuk periode sepekan ke depan, sejumlah produk BBM non-subsidi di Negeri Jiran kembali kompak turun harga.
Berdasarkan informasi yang dirilis Kementerian Keuangan Malaysia, penyesuaian harga eceran ini berlaku untuk periode 15 hingga 21 Oktober 2026. Penurunan harga ini tentu jadi kabar menggembirakan buat para pengendara di sana.Meskipun harga jenis BBM non-subsidi mengalami penurunan, harga BBM bersubsidi dipastikan tetap stabil. Bensin subsidi RON 95 di bawah skema Budi Madani RON 95 (Budi95) masih dilepas di angka 1,99 ringgit per liter, atau sekitar Rp 8.746.
Setiap warga negara Malaysia yang mengantongi SIM sah berhak menikmati BBM subsidi RON 95 seharga Rp 8.000-an per liter ini. Kuota bulanan untuk BBM subsidi ini juga sudah dikembalikan menjadi 300 liter sejak 1 September lalu.
Lantas, bagaimana dengan jenis bensin nonsubsidi? Bensin RON 95 non-subsidi kini dibanderol 4,62 ringgit per liter (sekitar Rp 20.305), alias turun 5 sen dibanding pekan sebelumnya yang berada di angka 4,67 ringgit per liter.
Penurunan serupa juga dialami oleh bensin RON 97. Harganya meluncur turun 5 sen menjadi 5,10 ringgit (Rp 22.414) per liter, dari yang sebelumnya 5,15 ringgit per liter.
Sektor BBM diesel pun tak ketinggalan terkoreksi. Diesel B10/B15 non-subsidi mengalami penurunan lumayan besar, yaitu 10 sen, sehingga harganya menjadi 5,17 ringgit (Rp 22.722) per liter dari sebelumnya 5,27 ringgit per liter.
Sementara itu, diesel Euro 5 B7 ikut menyusut harganya menjadi 5,37 ringgit (Rp 23.601) per liter. Adapun untuk bahan bakar diesel subsidi jenis B10 dan B15, harganya tetap ditahan pada 2,10 ringgit (Rp 9.229) per liter.
Sama seperti bensin subsidi, para pengguna terpilih yang memenuhi kriteria juga berhak mendapatkan jatah kuota bulanan hingga 300 liter sejak 1 September.
Lantas, bagaimana dengan situasi di dalam negeri? Hingga memasuki 1 Oktober 2026, jajaran BBM Pertamina terpantau belum mengalami perubahan harga sama sekali.
Sebagai gambaran, berdasarkan pantauan terbaru di situs Pertamina Patra Niaga, jenis Pertamax 92 masih terus dilego pada angka Rp 15.950 per liter.
Daftar harga BBM SPBU Pertamina di awal Oktober 2026 ini memang dipastikan belum bergeser dari penyesuaian terakhir pada 2 September 2026 lalu, sehingga masih mempertahankan tarif yang sama dari bulan sebelumnya.
Secara rinci, Pertamax bertahan kuat di angka Rp 15.950 per liter. Begitu pula dengan lini produk nonsubsidi lainnya seperti Pertamax Green 95 Rp16.600 per liter, Pertamax Turbo 98 Rp19.600 per liter.
Begitu juga varian BBM diesel yang dipastikan belum mengalami koreksi harga seperti Dexlite yang dibanderol Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex di Rp25.200 per liter.
FAQ Artikel
Kapan penyesuaian harga BBM di Malaysia ini berlaku?
Penyesuaian harga eceran BBM di Malaysia berlaku untuk periode 15 hingga 21 Oktober 2026.
Jenis BBM apa saja yang mengalami penurunan harga di Malaysia?
BBM non-subsidi yang turun harga meliputi Bensin RON 95 non-subsidi, Bensin RON 97, Diesel B10/B15 non-subsidi, dan Diesel Euro 5 B7.
Berapa harga BBM subsidi RON 95 dan diesel di Malaysia?
Harga Bensin subsidi RON 95 adalah 1,99 ringgit per liter (sekitar Rp 8.746), sementara diesel subsidi jenis B10 dan B15 adalah 2,10 ringgit per liter (Rp 9.229).
Bagaimana perbandingan harga BBM di Indonesia dengan Malaysia?
Sementara harga BBM non-subsidi di Malaysia turun, harga BBM Pertamina di Indonesia terpantau belum mengalami perubahan sejak 2 September 2026, dengan Pertamax 92 misalnya masih di Rp 15.950 per liter.
Brian Priambudi
Jurnalis

