
Uzone.id — Meta sudah mengumumkan pemangkasan ribuan karyawan mereka di seluruh dunia pada Maret 2026 lalu. Menurut kabar, PHK ini akan mencapai 15 ribu karyawan. Meski belum dikonfirmasi pihak Zuckerberg, sepertinya perkiraan angka tersebut benar adanya.
Pasalnya, Reuters melaporkan bahwa pemangkasan tersebut akan segera dimulai per 20 Mei 2026 nanti. Untuk putaran pertama, Meta akan memulainya dengan merumahkan sekitar 10 persen tenaga kerja globalnya, atau hampir 8 ribu pekerjaan.Ini baru permulaan karena kabar dari tiga narasumber yang tahu soal ini melaporkan akan ada lebih banyak pemangkasan karyawan lainnya di paruh kedua tahun ini, meskipun waktu dan ukurannya belum final dan dapat berubah saat para eksekutif menilai perkembangan dalam AI.
Pemangkasan besar-besaran ini masih belum dikonfirmasi oleh Meta, bahkan perusahaan milik Mark Zuckerberg ini masih menolak untuk angkat bicara.
Hingga saat ini, Meta secara keseluruhan memiliki hampir 79.000 karyawan per 31 Desember 2025 kemarin.
Hampir setiap tahun Meta melakukan PHK karyawan, namun terhitung baru sekali mereka melakukan pemangkasan dalam jumlah ribuan.
Jika PHK ini terwujud, maka ini akan menjadi PHK terbesar kedua yang dilakukan Meta setelah memangkas sekitar 21.000 pekerjaan pada akhir 2022 dan awal 2023.
Sama seperti perusahaan lainnya, langkah berani Meta ini kabarnya dilakukan untuk menyeimbangkan pengeluaran yang meningkat gara-gara AI, terutama untuk investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), termasuk akuisisi dan perekrutan talenta di bidang tersebut.
Sebagai informasi, Meta sendiri baru saja mengakuisisi platform medsos khusus untuk Agen AI bernama Moltbook. Platform ini nantinya akan masuk dalam divisi Meta Superintelligence Labs.
Setelah akuisisi selesai, dua pendiri Moltbook yakni Matt Schlicht dan Ben Parr pun akan langsung bergabung dengan di divisi riset tersebut yang dipimpin oleh Alexandr Wang.