icon-category Auto

Mobil Listrik Israel Ini Bisa Mengecil Otomatis Kalau Macet Atau Lewat Gang

  • 30 Mar 2023 WIB
Bagikan :

Uzone.id - Secara dimensi, mobil listrik ini sebenarnya sudah mungil. Namun, kalau ternyata di jalanan menemukan kondisi kemacetan misalnya, atau jalanan sempit seperti gang, mobil ini bisa lebih kecil lagi secara otomatis.

Adalah perusahaan startup asal Israel, City Transformer yang menggarap mobil listrik yang mereka namakan CT-1. Bukan hanya soal teknologi sumber tenaganya yang sudah listrik, tapi fleksibilitas dimensinya yang unik dan bisa berubah-ubah.

Dikutip Uzone.id dari Times of Israel, mobil listrik ini bisa menyusut ukurannya di bagian roda, sehingga jika sistem tersebut diaktifkan, kendaraan jadi lebih ramping.

Untuk ukuran stadarnya sendiri, mobil ini punya dimensi panjang 2,49 meter, lebarnya 14 meter. Sementara rodanya dirancang dengan mekanisme foldable yang bisa dilipat menjadi hanya 1 meter.

Asaf Formoza selaku Chief Executive Officer (CEO) City Transformer mengatakan, ide membuat kendaraan yang bisa menyusut bermula saat dia terjabak macet parah di Tel Aviv, Israel yang sempat membuatnya merasa frustrasi hingga kesal sendiri.

alt-img

"Lebih dari 4 miliar orang saat ini tinggal di wilayah urban, di perkotaan, dan itu hanya akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Orang-orang membutuhkan kendaraan untuk pusat kota, untuk jalan-jalan sempit, untuk dunia masa depan," kata Formoza.

Mengingat dimensinya yang mungil, CT-1 hanya memiliki kapasitas dua orang saja. Alternatifnya, kursi penumpang bisa memuat dua anak lantaran kabin tak menyusut atau berubah bentuk saat jarak sumbu roda menyempit.

Sementara untuk fitur-fitur standarnya, CT-1 sudah dibekali electric windows, penghangat ruangan, sunroof, konektivitas smartphone, dan sejumlah software kelistrikan lain yang dibuat Bosch.

Mobil listrik CT-1 dibekali baterai yang bisa menempuh perjalanan sejauh 150 kilometer. Sementara kecepatan maksimumnya 90 kilometer per jam saat kondisi normal dan 45 kilometer per jam saat mode sempit.

Untuk harganya sendiri, kemungkinan akan dibanderol setara dengan Rp205 jutaan dan ditargetkan untuk bisa terjual sebanyak 15 ribu unit mulai tahun depan.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini