Home
/
Automotive

Motor Listrik Nasional Punya PR Besar, Harus Berani Masuk Pelosok

Presiden Prabowo meluncurkan MoLiNas, sementara pengamat menyoroti tiga tantangan: daya saing harga, ekosistem, dan penetrasi pasar 3T.

Motor Listrik Nasional Punya PR Besar, Harus Berani Masuk Pelosok

MoLiNas Cakra NX1 (Dok: Istimewa)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) Cakra NX1 dan ekosistem pendukungnya.
  • Pengamat Djoko Setijowarno mengidentifikasi tiga tantangan utama MoLiNas: daya saing harga, penguatan ekosistem (TKDN), dan strategi penetrasi pasar ke daerah 3T.
  • Produk lokal seperti MoLiNas memiliki keunggulan dalam pengembangan desain, manufaktur oleh insinyur dalam negeri, dan potensi biaya operasional kompetitif melalui insentif.
  • MoLiNas Cakra NX1 diproduksi oleh PT Ilectra Motor Group (ALVA) dengan spesifikasi mirip Alva N3, mampu menempuh jarak hingga 140 km.

Uzone.id - Presiden Prabowo Subianto belum lama ini meluncurkan motor listrik nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya. Menurut pengamat terdapat beberapa tantangan, salah satunya harus menjangkau ke pelosok daerah.

Tantangan Daya Saing Harga MoLiNas

Djoko Setijowarno selaku Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan tantangan pertama dari MoLiNas adalah daya saing harga.

Menurutnya saat ini banyak motor listrik yang datang dari China punya keunggulan dari segi efisiensi rantai pasok global dan skala produksi yang memungkinkan harganya sangat kompetitif.

Djoko mengatakan produk lokal punya keunggulan pengembangan desain dan manufaktur oleh insinyur dalam negeri. Sehingga bisa menyesuaikan spesifikasi yang lebih tepat sasaran dengan kondisi geografis dan daya beli masyarakat Indonesia.

Ditambah lagi adanya keunggulan biaya operasional, termasuk jika skema insentif untuk kendaraan nasional direalisasikan secara optimal.

"Keunggulan biaya operasional, jika skema insentif khusus kendaraan nasional direalisasikan secara optimal, produk nasional dapat memiliki struktur harga yang mampu bersaing langsung di segmen pasar menengah-bawah," ujar Djoko dalam keterangan resminya.



Penguatan Ekosistem dan TKDN

Tantangan selanjutnya adalah penguatan ekosistem dan TKDN. Menurut Djoko persaingan motor listrik bukan hanya pada produk tetapi ekosistem pendukungnya.

Djoko mengatakan MoLiNas ounya keunggulan pada seberapa jauh integrasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), khususnya lokalisasi produksi baterai dan komponen inti lainnya.

Sementara merek asing sering kali menemukan hambatan pada ketersediaan suku cadang dan jaringan purna jual jangka panjang.

"Hal ini menjadi peluang bagi merek nasional untuk membangun kepercayaan konsumen melalui jaringan servis yang solid dan jaminan purna jual yang lebih pasti," tegasnya.





Strategi Penetrasi Pasar MoLiNas ke Daerah 3T

Terakhir tantangan untuk MoLiNas adalah strategi penetrasi pasar yang harus fokus ke daerah-daerah pelosok atau 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Djoko menyebutkan, segmentasi pasar penting agar kehadiran MoLiNas tidak hanya sekedar menambah kepadatan lalu lintas di kota-kota besar Pulau Jawa.

"Pasar non perotaan, mengarahkan penetrasi ke wilayah luar Jawa, daerah perbatasan, pedesaan, pulau-pulau kecil serta daerah 3T dapat memberikan blue ocean strategy bagi motor listrik nasoinal," pungkasnya.

Dengan fokus pada daerah terpencil, penghematan biaya bahan bakar minyak dengan menggunakan motor listrik memberikan nilai ekonomis yang lebih berdampak pada masyarakat lokal.



Spesifikasi MoLiNas Cakra NX1

Perlu diketahui, saat ini MoLiNas punya satu produk motor listrik yakni Cakra NX1 yang diproduksi oleh PT Ilectra Motor Group.

Perusahaan ini sudah sejak lama memproduksi motor listrik dengan nama dagang ALVA. Bahkan mereka sudah memiliki pabrik yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Tidak heran MoLiNas Cakra NX1 punya spesifikasi dan desain yang sama dengan Alva N3 yang menjadi tulang punggung PT Ilectra Motor Group saat ini.

Soal spesifikasinya, MoLiNas Cakra NX1 punya sistem penggerak Hub Drive yang menghasilkan tenaga maksimal 4,5 kW dengan torsi puncak mencapai 125 Nm.

Motor listrik tersebut disuplai oleh baterai Next Gen yang tertanam di dalamnya dengan kapasitas mencapai 3,3 kWh.

Dengan bekal tersebut, Cakra NX1 mampu melaju hingga kecepatan maksimal 80 km/jam. Klaim Alva baterai tersebut juga bisa menempuh jarak hingga 140 km dalam sekali siklus pengisian daya penuh.

FAQ Artikel

Apa itu MoLiNas?

MoLiNas adalah singkatan dari Motor Listrik Nasional, sebuah program pemerintah yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Apa saja tantangan utama MoLiNas menurut pengamat?

Menurut Djoko Setijowarno, tantangan utamanya meliputi daya saing harga, penguatan ekosistem dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta strategi penetrasi pasar, khususnya ke daerah pelosok (3T).

Siapa yang memproduksi MoLiNas Cakra NX1?

MoLiNas Cakra NX1 diproduksi oleh PT Ilectra Motor Group, perusahaan yang juga dikenal dengan merek motor listrik ALVA.

Bagaimana spesifikasi MoLiNas Cakra NX1?

Cakra NX1 memiliki sistem penggerak Hub Drive dengan tenaga maksimal 4,5 kW dan torsi 125 Nm. Ditenagai baterai 3,3 kWh, motor ini mampu mencapai kecepatan maksimal 80 km/jam dan jarak tempuh hingga 140 km.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article