My FanCam di Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Buat Apa?
Fitur AI My FanCam pada Galaxy Z Fold8 Ultra memungkinkan merekam, lalu AI melacak serta menyesuaikan fokus subjek pilihan secara otomatis pasca-perekaman.
Samsung Galaxy Fold8 Ultra (foto: Rangga/Uzone)
Highlight Artikel
- Galaxy Z Fold8 Ultra memperkenalkan fitur My FanCam berbasis Galaxy AI untuk mengatasi dilema merekam konser atau acara ramai.
- Fitur ini memungkinkan pengguna merekam adegan secara luas terlebih dahulu, lalu menentukan fokus subjek setelah video selesai.
- Galaxy AI akan melacak pergerakan subjek pilihan dan menyesuaikan framing video secara otomatis, bahkan untuk rasio konten vertikal.
- My FanCam mengurangi pekerjaan editing manual yang melelahkan seperti cropping dan melacak subjek sepanjang video.
Uzone.id - Ada satu momen yang sering bikin dilema ketika merekam konser. Mau mengambil video seluruh panggung supaya suasananya ikut terekam, atau fokus ke satu orang yang sedang tampil?
Kalau mengambil gambar terlalu lebar, orang yang ingin direkam biasanya terlihat kecil. Tapi kalau sejak awal kamera diarahkan ke satu orang, bisa saja momen lain di panggung malah terlewat.Galaxy Z Fold8 Ultra punya solusi yang cukup menarik untuk masalah ini lewat My FanCam.
Fitur berbasis Galaxy AI ini memungkinkan kalian merekam adegan secara lebih leluasa terlebih dahulu. Setelah video selesai, baru tentukan siapa yang ingin dijadikan fokus. Galaxy AI kemudian mengikuti pergerakan orang tersebut dan menyesuaikan framing sesuai rasio yang dipilih.
Rekam dulu, pilih fokus belakangan
Kalian tetap merekam video seperti biasa menggunakan kamera Galaxy Z Fold8 Ultra. Kalau sedang konser, misalnya, ambil gambar panggung dengan area yang cukup luas. Jangan terlalu buru-buru mengunci kamera ke satu orang.
Setelah video tersimpan, buka dari aplikasi Galeri lalu masuk ke menu editing dan pilih fitur My FanCam melalui Galaxy AI.
Sistem kemudian akan menganalisis video dan mengenali subjek yang bisa dilacak. Kalian tinggal memilih orang yang ingin dijadikan fokus.
Setelah itu, Galaxy AI akan mengikuti pergerakannya dan membuat versi video baru dengan subjek tersebut sebagai fokus utama. Samsung juga menyediakan beberapa pilihan rasio, termasuk 9:16 untuk kebutuhan konten vertikal.
Jadi satu rekaman yang awalnya memperlihatkan panggung secara keseluruhan bisa diolah menjadi video untuk berbagai keperluan.
Misalnya kalian merekam penampilan satu grup. Di tengah video, ada salah satu member yang ingin kalian jadikan fokus. Tidak perlu merekam ulang. Tinggal pilih orangnya.
Paling terpakai saat nonton konser
Saat konser, biasanya kita tidak punya banyak waktu untuk memikirkan teknis. Lampu berubah, artis bergerak, penonton ikut bergoyang dan momen yang menarik bisa terjadi kapan saja.
Kalau sejak awal terlalu fokus mengejar satu orang lewat layar, ada kemungkinan momen lain justru hilang.
Dengan My FanCam, pendekatannya dibalik.
Rekam lebih luas dulu. Urusan siapa yang mau dijadikan bintang utama bisa dipikirkan setelah konser selesai.
Samsung memang menyebut My FanCam ditujukan untuk situasi seperti konser, olahraga atau aktivitas bersama banyak orang. Fitur ini juga tersedia di Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8, bukan hanya Fold8 Ultra.
Keutungan lain dari aplikasi ini adalah, kalian bisa mendapatkan beberapa versi konten dari satu video yang sama.
Misalnya versi pertama untuk Instagram Reels yang fokus pada penyanyi. Kemudian bagian lain dari video bisa digunakan untuk konten berbeda.
Bukan berarti semuanya otomatis jadi bagus. Tapi setidaknya kalian punya bahan mentah yang lebih fleksibel untuk diolah.
Bagian yang paling menarik dari My FanCam mungkin justru bukan AI-nya, tetapi betapa sedikitnya pekerjaan yang harus dilakukan.
Biasanya, kalau ingin mengubah video landscape menjadi portrait dan tetap membuat seseorang berada di tengah frame, kalian harus melakukan crop lalu menggeser frame mengikuti pergerakan orang tersebut sepanjang video.
Kalau durasinya panjang, pekerjaan seperti ini cukup melelahkan. My FanCam mengerjakannya secara otomatis. Menarik bukan?
Rekam tanpa ribet
Ada perubahan kecil dalam cara membuat konten ketika menggunakan My Fancam.
Biasanya, kita harus menentukan sejak awal video tersebut mau dibuat seperti apa. Landscape atau portrait? Mau fokus ke siapa? Harus mengikuti gerakannya atau tidak?
My FanCam membuat sebagian keputusan itu bisa ditunda. Kalian bisa fokus merekam momen dulu.
Nanti setelah sampai rumah, baru pilih bagian mana yang mau dibuat menjadi konten.
Buat pengguna yang memang sering datang ke konser atau merekam pertandingan, ini bisa cukup membantu. Terutama ketika tujuan akhirnya bukan sekadar menyimpan video, tapi membuat konten pendek untuk TikTok, Instagram Reels atau YouTube Shorts, tentu ada batasannya.
Samsung sendiri menyebut My FanCam membutuhkan subjek yang bisa dilacak dan keakuratan hasilnya tidak dijamin untuk setiap video. Artinya, hasilnya tetap tergantung kondisi rekaman.
Kalau subjek tertutup orang lain, terlalu jauh, bergerak terlalu cepat atau kondisi gambar kurang baik, hasil tracking bisa saja tidak sesuai harapan.
Tapi untuk kebutuhan yang sederhana, secara umum fungsi My Fancam terasa cukup membantu.
FAQ Artikel
Apa itu fitur My FanCam di Galaxy Z Fold8 Ultra?
My FanCam adalah fitur berbasis Galaxy AI pada Galaxy Z Fold8 Ultra (serta Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8) yang memungkinkan pengguna merekam video dengan area yang luas terlebih dahulu, kemudian memilih subjek yang ingin dijadikan fokus setelah rekaman selesai.
Bagaimana cara kerja My FanCam?
Pengguna merekam video seperti biasa dengan area yang luas. Setelah video tersimpan, buka aplikasi Galeri, masuk ke menu editing, dan pilih My FanCam melalui Galaxy AI. Sistem akan menganalisis video dan mengenali subjek, lalu pengguna tinggal memilih orang yang ingin dijadikan fokus. Galaxy AI kemudian akan mengikuti pergerakannya dan membuat versi video baru dengan framing yang disesuaikan.
Kapan My FanCam paling berguna?
My FanCam paling berguna saat menonton konser, acara olahraga, atau aktivitas bersama banyak orang, di mana pengguna sering dilema antara merekam suasana luas atau fokus pada satu individu. Fitur ini memungkinkan perekaman tanpa harus ribet memikirkan fokus di awal.
Apakah ada batasan penggunaan My FanCam?
Samsung menyebut My FanCam membutuhkan subjek yang bisa dilacak, dan keakuratan hasilnya tidak dijamin untuk setiap video. Jika subjek tertutup, terlalu jauh, bergerak terlalu cepat, atau kondisi gambar kurang baik, hasil pelacakan bisa saja tidak sesuai harapan.
