
-
Peluncuran Satelit Merah Putih diklaim lebih murah daripada peluncuran satelit pendahulunya.
Direktur Human Capital Management Telkom Group Herdy R. Harman menyebut peluncuran Satelit Merah Putih lebih murah 40 persen dibandingkan dengan Satelit Telkom 3S.
Peluncuran Satelit Merah Putih memakan biaya US$166 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun. Angka ini jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan Telkom 3S yang memakan biaya US$ 215 juta atau sekitar Rp 3,11 triliun.
"Total US$166 juta termasuk menyewa roket, asuransi dan pembuatan satelitnya, 40 persen lebih hemat," ujar Herdy di Kantor Telkom, Jakarta, Selasa (7/8)
Lihat juga:FOTO: Momen Satelit Merah Putih Mengangkasa |
Lebih lanjut Herdy mengatakan peluncuran satelit ini penting bagi jaringan telekomunikasi di Indonesia sebagai negara kepulauan. Herdy menyebut kabel optik tidak dapat menjangkau daerah-daerah terpencil di Indonesia.
"Dengan keunikan Indonesia sebagai negara kepulauan, topografi sangat menantang jadi tidak semua bisa dipenuhi kabel optik. Sangat butuh satelit untuk menyediakan jaringan telekomunikasi," ujar Herdy.