Home
/
Automotive

Pembelian BBM Subsidi Pertalite Makin Diperketat, Gimana Skemanya?

Pemerintah mengkaji ulang pembatasan BBM Pertalite agar tepat sasaran, dengan skema berbasis jenis kendaraan yang detailnya belum final.

Pembelian BBM Subsidi Pertalite Makin Diperketat, Gimana Skemanya?

Ilustrasi BBM Pertalite di SPBU Pertamina (Dok: Istimewa)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Pemerintah kembali mengkaji pembatasan BBM Pertalite untuk memastikan penyaluran subsidi lebih tepat sasaran.
  • Skema pembatasan rencananya akan mengacu pada jenis kendaraan, yang dianggap mencerminkan tingkat kesejahteraan pemilik.
  • Meskipun arah kebijakan sudah jelas, pemerintah belum merinci jenis kendaraan apa saja yang akan dilarang mengisi Pertalite dan masih mematangkan rencana tersebut.
  • Pembatasan BBM Pertalite berdasarkan jenis dan kapasitas mesin kendaraan diperkirakan dapat menghemat 10-15% dari volume BBM subsidi.

Uzone.id - Belakangan ini, isu mengenai pembatasan BBM bersubsidi, khususnya jenis Pertalite, kembali mencuat. Pemerintah dikabarkan bakal semakin memperketat aturan distribusi BBM subsidi tersebut agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Sayangnya secara skema pembatasan BBM Pertalite masih belum diungkapkan, kabarnya pemerintah masih mengkaji skema yang tepat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan sedikit bocoran mengenai arah kebijakan ini.

Menurutnya, pembatasan Pertalite nantinya akan mengacu pada jenis kendaraan. Alasannya cukup masuk akal, karena jenis kendaraan bisa menjadi indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan pemiliknya.



"Kita kemarin berbasis dari jenis kendaraan. Dari jenis kendaraan kan mencerminkan desil," jelas Airlangga dikutip dari Detik.

Sayangnya, meski arah kebijakannya sudah mulai terlihat, pemerintah belum merinci secara detail mengenai skema pembatasan tersebut.

Airlangga sendiri belum menyebutkan secara gamblang jenis kendaraan apa saja yang nantinya tidak lagi diperbolehkan mengisi BBM RON 90 tersebut. Saat ini, pemerintah masih terus mematangkan rencana kebijakan ini.

"Nanti kita matangkan lagi, kita matengin," lanjut dia.





Sebagai pengingat, wacana pembatasan Pertalite sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, sempat muncul isu bahwa pembatasan akan didasarkan pada kapasitas mesin atau cubical centimeter (cc) mobil.

Rumor yang beredar dulu menyebutkan pembatasan berlaku untuk mobil dengan kapasitas mesin maksimal 1.400 cc, sementara untuk solar subsidi maksimal 2.000 cc.

Jika menilik aturan yang berlaku saat ini, konsumsi Pertalite memang sudah dibatasi. Untuk kendaraan bermotor perseorangan jenis angkutan orang atau barang roda empat, jatah maksimal yang bisa dibeli adalah 50 liter per hari per kendaraan.

Aturan yang sama juga berlaku untuk pembelian solar subsidi dan wajib menggunakan barcode MyPertamina.



Selain itu, kendaraan pelayanan umum seperti mobil ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, dan mobil pengangkut sampah juga dibatasi maksimal 50 liter per hari.

Lantas, seberapa efektif jika pembatasan ini benar-benar diterapkan berdasarkan jenis dan kapasitas mesin kendaraan?

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, sempat menyinggung potensi penghematan yang bisa diraih pemerintah jika skema tersebut dijalankan.

"Kalau berdasarkan CC dan jenis kendaraan itu potensi hematnya, hitungan kami itu 10-15% daripada volume," terang Satya pada Mei lalu.

FAQ Artikel

Mengapa pembatasan BBM Pertalite kembali mencuat?

Isu pembatasan BBM Pertalite kembali mencuat karena pemerintah berencana memperketat aturan distribusinya agar penyaluran subsidi lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagaimana skema pembatasan Pertalite yang diwacanakan pemerintah?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa pembatasan Pertalite nantinya akan mengacu pada jenis kendaraan, karena jenis kendaraan dapat menjadi indikator tingkat kesejahteraan pemiliknya.

Jenis kendaraan apa saja yang akan terkena pembatasan Pertalite?

Pemerintah belum merinci secara detail jenis kendaraan apa saja yang nantinya tidak lagi diperbolehkan mengisi Pertalite. Rencana ini masih dalam tahap pematangan.

Apakah sudah ada pembatasan konsumsi Pertalite saat ini?

Ya, saat ini konsumsi Pertalite sudah dibatasi. Kendaraan bermotor perseorangan (angkutan orang atau barang roda empat) dan kendaraan pelayanan umum (ambulans, jenazah, pemadam kebakaran, pengangkut sampah) memiliki jatah maksimal 50 liter per hari per kendaraan, dan wajib menggunakan barcode MyPertamina untuk solar subsidi.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article