Home
/
Automotive

Pertalite Mau Dibatasi untuk Orang Kaya, Gimana Caranya?

Menteri ESDM mengingatkan orang kaya agar tidak membeli Pertalite karena itu hak rakyat miskin, sekaligus mengkaji pembatasan bagi masyarakat desil 9-10.

Pertalite Mau Dibatasi untuk Orang Kaya, Gimana Caranya?

Ilustrasi BBM Pertalite di SPBU Pertamina (Dok: Istimewa)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau orang kaya tidak membeli Pertalite karena dianggap mengambil hak rakyat miskin.
  • Pemerintah berencana membatasi penggunaan Pertalite bagi masyarakat mampu, namun mekanisme pembatasan masih dalam kajian dan belum diumumkan.
  • Pembatasan Pertalite saat ini hanya sebatas kuota 50 liter per hari per kendaraan, tanpa membatasi jenis kendaraannya, asalkan memiliki QR Code.
  • Masyarakat desil 9 dan desil 10, yaitu golongan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi, berpotensi tidak lagi diperbolehkan membeli BBM subsidi.

Uzone.id - Pertalite untuk orang kaya mungkin sebentar lagi jadi cerita masa lalu. Pemerintah tengah mengkaji cara membatasi pembelian BBM subsidi tersebut agar lebih tepat sasaran. Tapi, bagaimana cara membedakan orang kaya dan masyarakat yang memang berhak membeli Pertalite?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana untuk membatasi penggunaan Pertalite bagi masyarakat yang mampu. Meski rencana ini terdengar baik, tapi mekanisme pembatasannya masih dalam kajian.

Artinya saat ini belum ada keputusan pembatasan yang diumumkan. Bahlil mengungkapkan pembatasan Pertalite dilakukan agar BBM subsidi tepat sasaran ke masyarakat yang kurang mampu.




"Masa kita mau pakai subsidi? Ya sudahlah, yang kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat lah, kira-kira begitu. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujar Bahlil dikutip oleh Uzone.id.

Saat ini, BBM Pertalite memang sudah dibatasi. Tapi hanya sebatas kuota 50 liter per hari per kendaraan saja.

Artinya tidak membatasi jenis kendaraannya, sehingga mobil atau motor apapun masih bisa menggunakan Pertalite asalkan memiliki QR Code yang didaftarkan di situs Pertamina.





Tak heran di beberapa kesempatan terlihat mobil-mobil mewah seperti Alphard contohnya, terlihat mengisi BBM Pertalite.

Padahal jika melihat spesifikasi saja, mobil tersebut tidak disarankan menggunakan BBM RON 90. Ditambah harga mobil yang menyentuh miliaran, membuat statusnya sebagai mobil mewah yang mana tidak seharusnya menggunakan BBM tersebut.

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap masyarakat yang masuk kategori desil 9 dan desil 10 berpotensi tidak lagi diperbolehkan membeli BBM subsidi.




"Jadi tadi kita bahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang desil 9-10. Supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap," sebut Purbaya setelah gelar rapat koordinasi dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Perlu diketahui, berdasarkan laman Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi.

Variabel ini mencakup keterangan individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kemudian keterangan perumahan seperti kondisi rumah serta daya listrik. Kepemilikan aset juga termasuk dalam variabel sosial ekonomi ini.

Saat ini terdapat 10 desil yang masing-masing berisi 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 9 dan desil 10 masuk dalam golongan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.

FAQ Artikel

Mengapa Menteri ESDM mengimbau orang kaya untuk tidak membeli Pertalite?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa orang kaya yang membeli Pertalite sama dengan mengambil hak rakyat yang kurang mampu, karena Pertalite adalah BBM bersubsidi.

Apakah sudah ada keputusan pasti mengenai pembatasan Pertalite untuk masyarakat mampu?

Belum ada keputusan resmi yang diumumkan. Mekanisme pembatasan Pertalite untuk masyarakat mampu masih dalam kajian.

Bagaimana mekanisme pembatasan Pertalite yang berlaku saat ini?

Saat ini, Pertalite dibatasi kuota maksimal 50 liter per hari per kendaraan. Pembatasan ini belum termasuk jenis kendaraan, asalkan kendaraan memiliki QR Code yang terdaftar di Pertamina.

Siapa saja yang berpotensi tidak diperbolehkan membeli BBM subsidi berdasarkan kategori desil?

Masyarakat yang termasuk dalam kategori desil 9 dan desil 10, yaitu 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi di Indonesia, berpotensi tidak lagi diperbolehkan membeli BBM subsidi.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article