Penjualan Melesat 223 Persen, Mobil PHEV Mulai Dilirik Konsumen?
PHEV di Indonesia melonjak 223,8% Januari-Agustus 2026, meski pangsanya kecil, didominasi China dengan BYD M6 DM terlaris.

Highlight Artikel
- Penjualan mobil PHEV di Indonesia melonjak drastis 223,8% dari Januari hingga Agustus 2026, mencapai 8.981 unit.
- Meskipun terjadi lonjakan signifikan, pangsa pasar PHEV masih kecil, menyumbang 1,5% dari total penjualan otomotif nasional.
- BYD M6 DM mendominasi takhta PHEV terlaris dengan 4.423 unit, menjadi pendorong utama lonjakan penjualan.
- Produsen asal China menguasai penuh daftar 10 model PHEV terlaris di Tanah Air, tanpa melibatkan merek Jepang, Korea, atau Eropa.
Uzone.id - Penjualan mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 223,8 persen sepanjang Januari hingga Agustus 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data distribusi dari pabrik ke dealer (wholesales) Gaikindo, akumulasi pengiriman varian ini menembus angka 8.981 unit.Meski mengalami tren kenaikan, ceruk pasar PHEV masih tergolong kecil karena baru menyumbang sekitar 1,5 persen terhadap total penjualan otomotif nasional.
Dari total 168.192 unit kendaraan elektrifikasi yang terdistribusi, mobil listrik murni (BEV) tetap mendominasi dengan pangsa 60,2 persen.
Sementara itu, mobil hibrida biasa (HEV) mencatatkan porsi 34,5 persen atau 58.040 unit, dan PHEV memegang porsi 5,3 persen.
Puncak pengiriman PHEV terjadi pada Juni 2026 yang mencapai 2.403 unit. Lonjakan volume penjualan tersebut dipicu oleh kehadiran BYD M6 DM yang konsisten terdistribusi di atas 1.000 unit per bulan.
Model ini mencatatkan total pasokan 4.423 unit sekaligus memimpin takhta PHEV terlaris di Tanah Air.
Posisi kedua dan ketiga diisi oleh lini produk Chery Group melalui Tiggo 8 CSH sebanyak 1.999 unit serta Tiggo 9 CSH sebesar 497 unit.
Peringkat berikutnya secara berurutan ditempati oleh Wuling Eksion PHEV sebanyak 359 unit, Geely Starray EM-i dengan 334 unit, Wuling Darion PHEV sebanyak 315 unit.
Lalu ada Jetour T1 i-DM dengan 305 unit, Jaecoo J7 SHS sebanyak 253 unit, Jaecoo J8 SHS ARDIS Turbo dengan 198 unit, serta DFSK E5 Plus sebanyak 84 unit.
Dominasi penuh produsen asal China terlihat jelas karena sepuluh besar model PHEV terlaris seluruhnya dikuasai oleh brand China tanpa keterlibatan merek Jepang, Korea, maupun Eropa.
Penjualan mobil PHEV Januari-Agustus 2026:
1. BYD M6 DM: 4.423 unit
2. Chery Tiggo 8 CSH: 1.999 unit
3. Chery Tiggo 9 CSH: 497 unit
4. Wuling Eksion PHEV: 359 unit
5. Geely Starray EM-i: 334 unit
6. Wuling Darion PHEV: 315 unit
7. Jetour T1 i-DM: 305 unit
8. Jaecoo J7 SHS: 253 unit
9. Jaecoo J8 SHS ARDIS Turbo: 198 unit
10. DFSK E5 Plus: 84 unit
11. Jetour T2 i-DM: 54 unit
12. Lexus RX 450h+ Luxury: 42 unit
13. Changan Deepal S05: 23 unit
14. Volvo XC90 Plug in Hybrid: 8 unit
15. Volvo XC60 Plug in Hybrid: 2 unit
16. BMW XM Label AT: 2 unit
17. Lexus NX 450h+: 1 unit
Bagaimana pertumbuhan penjualan mobil PHEV di Indonesia pada periode Januari-Agustus 2026?
Penjualan mobil PHEV di Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 223,8 persen sepanjang Januari hingga Agustus 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan akumulasi pengiriman menembus angka 8.981 unit.
Berapa pangsa pasar mobil PHEV dibandingkan total penjualan otomotif nasional?
Ceruk pasar PHEV masih tergolong kecil, baru menyumbang sekitar 1,5 persen terhadap total penjualan otomotif nasional.
Model mobil PHEV apa yang menjadi terlaris di Indonesia dan siapa produsennya?
BYD M6 DM memimpin takhta PHEV terlaris di Tanah Air dengan total pasokan 4.423 unit, diproduksi oleh produsen asal China.
Negara mana yang mendominasi pasar mobil PHEV terlaris di Indonesia?
Produsen asal China mendominasi penuh daftar sepuluh besar model PHEV terlaris di Indonesia, tanpa keterlibatan merek Jepang, Korea, maupun Eropa.
Bagja Pratama
Jurnalis
