icon-category Startup

Perluas Sayap ke Asia Tenggara, Ini 3 Fokus Qiscus

  • 30 Oct 2023 WIB
Bagikan :

Uzone.id – Startup multichannel conversation Qiscus telah mengumumkan pendanaan terbaru sebesar USD2 juta atau Rp31 Miliar dari venture capital Init6. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memaksimalkan ekspansi mereka di Asia Tenggara pada tahun 2024 mendatang.

“Investasi strategis ini akan dialokasikan secara optimal untuk mengakselerasi ekspansi pasar kami di Asia Tenggara,” ujar Melinda Setiawan, Marketing Executive Qiscus kepada Uzone.id pada Senin, (30/10).

Ia menambahkan, “Kami melihat pendanaan ini sebagai langkah strategis untuk mewujudkan visi misi kami, yaitu To be a World-Class Technology Company Powering Global Conversations.”

Sebagai informasi, klien Qiscus sendiri sudah tersebar di 16 negara yang berbeda dan beberapa diantaranya berada di Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Thailand, dan Singapura. Dengan dana tersebut, perusahaan menyebut akan lebih agresif mengoptimalkan kinerja mereka di negara-negara ini.

Berdasarkan pengalaman di negara-negara tersebut, Qiscus melihat adanya kebutuhan percakapan yang semakin besar pada bisnis mereka sehingga berencana untuk menyasar pada 3 aspek.

“Aspek yang kami fokuskan dalam menyasar target ini adalah sumber daya manusia, memperkuat market share, dan inovasi produk,” tambahnya.

Di sisi inovasi produk, Qiscus mengakui kalau perkembangan tren digital saat ini membuat mereka terus menghadirkan inovasi produk dan solusi yang relevan.

“Hal ini dibuktikan dengan perilisan beberapa solusi terbaru kami, yakni Qiscus AI Assistant, Qiscus Customer Satisfaction Survey, Qiscus Shop, dan Qiscus Customer Data Platform (CDP) pada akhir Agustus kemarin,” tambahnya.

Perkembangan Qiscus saat ini diklaim mampu menghadapi kondisi kondisi bisnis dan teknologi yang kurang stabil akhir-akhir ini, termasuk saat pandemi Covid-19.

Di tahun 2020 lalu, Qiscus mengklaim kalau pihaknya berhasil berhasil membuat platform mereka mendapatkan kenaikan revenue sebesar tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

“Kami bersyukur karena strategi bisnis yang kami terapkan pada saat itu berhasil membuat kami mendapatkan kenaikan revenue sebesar tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dan mampu melewati challenge tersebut hingga saat ini,” tutup Melinda.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini