Polytron Belum Putuskan Ikut Molinas, Masih Tunggu Pemerintah
Polytron menyambut dan mendukung Program Motor Listrik Nasional pemerintah, meski detailnya belum diketahui, berpotensi bergabung demi TKDN 60% tahun depan.

Highlight Artikel
- Polytron menyambut positif Program Motor Listrik Nasional (Molinas) pemerintah, meskipun belum mengetahui detail program tersebut.
- Polytron menegaskan dukungannya penuh terhadap inisiatif pemerintah untuk memajukan sektor kendaraan listrik di Indonesia.
- Program Molinas tidak hanya fokus pada produk kendaraan, tetapi juga membangun rantai pasok industri dari hulu sampai hilir di dalam negeri.
- Calon peserta Molinas diwajibkan memiliki basis produksi di Indonesia dengan komitmen TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga 60 persen.
- Polytron berpeluang bergabung dengan Molinas karena saat ini produknya sudah menembus 45% TKDN dan menargetkan 60% tahun depan, didukung fasilitas perakitan baterai LFP.
Uzone.id - Program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang sedang didorong oleh pemerintah disambut positif oleh Polytron. Walau begitu, Polytron masih belum mengetahui apapun tentang program tersebut dan belum berencana buat ikutan.
Head of Group Product EV 2W Polytron Ilman Fachrian Fadly menyampaikan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menunggu kabar terbaru dari program Molinas yang dikenalkan pemerintah.“Motor nasional sampai saat ini belum ya. Sampai saat ini baru yang ramai di berita itu saja. Ya kami enggak tahu posisinya, enggak bisa berandai-andai, jadi kita lihat saja perkembangannya,” ujar Ilman di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
Meski belum tahu detail soal posisi Polytron, Ilman menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung penuh inisiatif pemerintah dalam memajukan sektor kendaraan listrik di tanah air.
“Yang pasti kami happy, pemerintah ingin memajukan industri motor listrik nasional, apapun caranya. Yang pasti akan bagus untuk seluruh konsumen di Indonesia. Apalagi dengan BBM yang seperti sekarang kan, terasa hematnya,” kata Ilman.
Molinas merupakan program pengembangan ekosistem motor listrik nasional. Fokusnya tidak hanya pada produk kendaraan saja, melainkan juga membangun rantai pasok industri dari hulu sampai hilir di Indonesia.
Pemerintah sempat menyebutkan bahwa program ini berpotensi melibatkan lebih banyak merek di luar jajaran yang telah dipamerkan saat peluncuran awal.
Menurut Asisten Deputi Pengembangan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Atong Soekirman, ada sekitar 10 merek yang berpeluang bergabung dalam Molinas, di mana proses kurasi calon peserta saat ini masih terus berjalan.
Sementara itu, pemerintah menetapkan kriteria bahwa calon peserta Molinas diwajibkan memiliki basis produksi di dalam negeri.
“Yang jelas dari 69 (merek motor listrik) kan banyak ya. Tapi yang (masuk) kriteria, yang TKDN komitmen sampai 60 persen,” ujar Atong di Jakarta, belum lama ini.
Melihat penjelasan Ilman, Polytron memang berpeluang untuk masuk ke dalam program Molinas besutan pemerintah, sekalipun perusahaan belum mengetahui detail resminya.
Dari segi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produk Polytron saat ini sudah menembus angka 45 persen. Target mereka selanjutnya adalah menaikkan capaian TKDN tersebut menjadi 60 persen pada tahun depan.
Polytron juga telah menyiapkan modal penting lewat fasilitas perakitan baterai motor listrik jenis lithium iron phosphate (LFP) di Sayung, Demak, Jawa Tengah.
Dengan target TKDN Fox 350 yang dipatok hingga 60 persen tahun depan, Polytron secara bertahap bersiap meningkatkan kandungan lokal produknya agar selaras dengan arah industri motor listrik nasional.
FAQ Artikel
Apa itu Program Motor Listrik Nasional (Molinas)?
Molinas adalah program pemerintah untuk mengembangkan ekosistem motor listrik nasional yang tidak hanya fokus pada produk kendaraan, tetapi juga membangun rantai pasok industri dari hulu sampai hilir di Indonesia.
Bagaimana sikap Polytron terhadap Program Molinas?
Polytron menyambut positif dan mendukung penuh inisiatif pemerintah dalam memajukan sektor kendaraan listrik di tanah air, meskipun saat ini belum mengetahui detail program Molinas dan belum berencana ikut.
Apa kriteria utama bagi calon peserta Molinas?
Calon peserta Molinas diwajibkan memiliki basis produksi di dalam negeri dan memiliki komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60 persen.
Apakah Polytron memiliki potensi untuk bergabung dengan Molinas?
Ya, Polytron berpeluang untuk masuk ke dalam program Molinas karena produknya saat ini sudah menembus 45% TKDN dan memiliki target untuk mencapai 60% TKDN pada tahun depan, didukung oleh fasilitas perakitan baterai di Demak.
Brian Priambudi
Jurnalis

