
Uzone.id - Kacamata pintar Ray-Ban Meta baru saja mendapatkan update software versi 26 yang membawa perubahan cukup signifikan. Bukan cuma fitur baru, kali ini Meta mulai memperkenalkan sistem langganan berbayar lewat layanan yang disebut Meta One Premium.
Salah satu fokus utama dalam pembaruan ini adalah fitur Conversation Focus. Fitur ini sebenarnya sangat keren karena memanfaatkan mikrofon dan speaker di kacamata untuk menyaring suara di sekitar, sehingga pengguna bisa lebih fokus mendengar suara lawan bicara saja.Lewat update terbaru, fitur Conversation Focus kini masuk dalam cakupan langganan Meta One Premium. Tanpa berlangganan, pengguna hanya bisa memakai fitur ini hingga tiga jam per bulan, atau sekitar enam menit saja per hari.
Namun, dengan membayar langganan Meta One Premium seharga 20 dolar AS atau setara Rp 359.000 per bulan, batas penggunaan Conversation Focus akan meningkat drastis menjadi 15 jam per bulan atau setara 30 menit sehari. Selain itu, pelanggan juga mendapatkan akses ke fitur Meta AI yang lebih canggih untuk berbagai perangkat.
Meski ada layanan berbayar, pihak Meta menegaskan bahwa penggunaan umum kacamata ini tetap gratis, termasuk fitur-fitur AI yang memang sudah tersedia sejak awal.
"Saat ini langganan ini hanya mencakup perluasan akses ke Conversation Focus dan dukungan perangkat premium. Namun sebagian besar orang akan menggunakan fitur itu tanpa mencapai batas bulanan," kata Meta dikutip dari 9to5google.
Pihak perusahaan berargumen bahwa Conversation Focus adalah fitur berbasis AI yang terus dikembangkan oleh tim mereka, sehingga wajar jika dimasukkan ke dalam paket langganan Meta One.
Selain fitur berbayar, pembaruan software versi 26 ini juga membawa banyak hal menarik lainnya secara gratis, di antaranya:
Keputusan Meta untuk menjadikan Conversation Focus sebagai fitur berbayar sempat memicu tanya di kalangan pengguna. Pasalnya, menurut temuan outlet media The Verge, fitur Conversation Focus ternyata tidak berjalan melalui cloud di server.
Sebaliknya, fitur ini bekerja dengan mengandalkan komponen fisik langsung pada kacamata, seperti mikrofon beam-forming dan pemrosesan di perangkat itu sendiri.
"Karena itu, cukup aneh bila fitur ini termasuk dalam layanan berlangganan Meta One. Sayangnya induk Facebook hingga Instagram ini belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut," tulis The Verge dalam laporannya.
Bagaimana menurutmu? Apakah fitur Conversation Focus yang kini berbayar ini layak untuk berlangganan?