
-
(foto: Pixabay.com)
Uzone.id - Para jomblo akut biasanya suka buru-buru mencari teman kencan, apalagi untuk merayakan hari Valentine. Seharusnya tidak seperti itu. Menjadi jomblo juga harus punya dignity, jangan asal cari jodoh di aplikasi kencan yang berujung pada perangkat penjahat siber.Kita kenal aplikasi kencan apa saja kira-kira? Pastinya tak asing dengan Tinder ya. Nah, menurut Kaspersky, aplikasi kencan paling populer diyakini sering menjadi umpan yang digunakan untuk menyebar malware. Ujung-ujungnya, data pribadi kamu diambil, atau membombardir kamu dengan iklan, atau memaksa kamu untuk langganan aplikasi berbayar yang mahal.
Biasanya, file malware yang disebar dengan mengatasnamakan aplikasi kencan tidak ada hubungannnya dengan aplikasi itu. Mereka hanya mengguakan nama dan desain yang mendekati aslinya.
"Analisis malware menggunakan lebih dari 20 nama aplikasi kencan populer dan kata kunci ‘dating’ menunjukkan sebanyak 1963 file unik telah disebar pada tahun 2019 dengan kedok aplikasi yang sah. Sekitar dua pertiga dari mereka menyamar sebagai Tinder (1262 file) dan sisanya berkaitan dengan Badoo (263 file)," katanya.
Nah, untuk menghindari risiko terjerat penjahat siber di hari Valentine, Kaspersky merekomendasikan,