
Uzone.id - Harga BBM masih meroket dan Chery mencoba untuk menawarkan solusi dengan sosok Tiggo 8 CSH, sebuah SUV 7 penumpang yang gak sekedar bisa muat banyak orang, tapi punya sejumlah keunggulan.
Klaim tersebut coba kami buktikan dalam pengujian, terlebih sejak kemunculannya mobil ini sempat membuat kontroversi, dan berhasil melaluinya dengan baik.Sampai datang momen dimana harga BBM jadi selangit, dan disini lah value dari Tiggo 8 CSH mulai kembali terlihat, utamanya dari teknologi efisiensi penggunaan energinya.
Eksterior dan Interior
Bicara soal tampilan, Chery Tiggo 8 CSH tampil dengan desain eksterior baru yang makin elegan dan agresif.
Lampu depan double projector dengan desain pipih bikin wajahnya makin tajam. Grille besar beraksen diamond dan logo Chery yang menyala menambah kesan premium.
Nggak cuma itu, bumper depan kini lebih clean, handle pintu model flush pop-up, serta spion baru yang lebih pipih dan agresif, semuanya bikin aura mobil ini makin modern.
Bagian kaki-kaki, SUV ini pakai velg aero wheels ukuran 19 inci yang dibalut ban Continental ukuran 235/50 R19. Roof rail di atas makin mempertegas aura SUV sejatinya.
Di belakang, desain bumper baru dan knalpot asli makin menambah kesan sporty, plus ada fitur power tailgate untuk akses bagasi lebih praktis.
Begitu masuk ke dalam kabin, tetap menawarkan kemewahan. Chery Tiggo 8 CSH menggunakan material jok Alcantara dengan fitur ventilated seat lengkap dengan heating, cooling, dan massage.
Tersedia juga wireless charging 50 watt (fast charging), ambient light di dashboard, head-up display (HUD), serta panoramic sunroof besar yang bikin kabin terasa lapang.
Untuk urusan hiburan dan informasi, head unit 15 inci yang sudah support Apple CarPlay dan Android Auto, ditambah instrument cluster full digital 10,22 inci serta kamera 360° dengan tampilan 3D yang super tajam, semua terasa premium banget.
Teknologi CSH
Teknologi Chery Super Hybrid jadi kuncian kenapa SUV ini jadi lebih valuable ketika harga BBM selangit. Chery berhasil memadukan performa mumpuni dan efisiensi BBM sekaligus di satu mobil.
Chery Super Hybrid (CSH) merupakan integrasi antara Dedicated Hybrid Transmission (DHT), Dedicated Hybrid Engine (DHE), dan Dedicated Hybrid Battery (DHB).
Ketiganya bekerja secara sinergis untuk menghasilkan efisiensi optimal tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara.
Dedicated Hybrid Transmission menjadi salah satu pilar fundamental. Sistem ini dirancang cerdas dan adaptif untuk memilih penyaluran tenaga paling efisien dari dua mode, yakni EV dan Hybrid.
Dengan efisiensi mekanis hingga 98,5 persen, tenaga dari mesin dan motor listrik bisa langsung tersalurkan ke roda dengan kehilangan energi yang sangat minim.
Transmisi hybrid satu gigi (1DHT) juga mendukung mode Pure EV pada kecepatan rendah, sekaligus menjamin perpindahan mulus ke mode hybrid saat dibutuhkan tenaga tambahan untuk akselerasi.
CSH turut dilengkapi Dual Hydraulic Mount, yang mereduksi getaran hingga 30 persen bahkan pada akselerasi cepat. Hasilnya, ruang kabin lebih tenang dan stabil.
Teknologi Double Mass Flywheel (DMF) ikut menambah kenyamanan. Komponen ini mampu meredam fluktuasi torsi dari mesin serta mengurangi getaran yang ditransmisikan ke sistem penggerak.
Selain membuat suara mesin lebih halus, DMF juga mengurangi beban kerja mesin secara keseluruhan. Keunggulan lain ada pada mesin ACTECO H4J15, yang dirancang khusus untuk kendaraan hybrid dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen.
Chery Tiggo 8 CSH mengusung mesin 1.500 cc turbo yang dikombinasikan dengan motor listrik. Hasilnya? Tenaga gabungan mencapai 347 PS dan torsi puncak 525 Nm!
Dengan kombinasi ini, mobil bisa melaju hingga jarak 1300 km dalam sekali isi penuh bensin plus baterai.
Dan karena berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tersedia baterai berkapasitas 18,3 kWh, salah satu yang terbesar di kelasnya.
Dengan daya sebesar itu, Tiggo 8 CSH mampu melaju sejauh 90–100 kilometer dalam mode Pure EV, memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik sepenuhnya.
Namun perlu dicatat, meskipun CSH sudah dilengkapi sistem cerdas untuk menjaga baterai tetap aman, pengguna tetap harus memastikan ketersediaan bensin.
Tanpa bensin, sistem tidak bisa berpindah dari pure EV ke mode hybrid sehingga mobil bisa berhenti total.
Impresi berkendara
Di awal rasanya bakal tidak percaya, sebuah SUV bisa punya pergerakan yang gesit seperti Tiggo 8 CSH. Berkat sokongan motor listrik, akselarasinya terasa ringan dan gesit, meskipun masih di mode ECO.
Bantingan suspensinya juga cukup baik. Terasa empuk saat melindas permukaan tidak rata dan rusak, namun tetap relatif stabil ketika dipacu di jalan tol.
Hanya saja, feedback setir yang masih cenderung hambar, sedikit mengurangi sensasi berkendaranya, namun untuk yang suka mobil praktis dan mulus saat melaju, ya sensasi berkendara Tiggo 8 CSH bisa dianggap fun to drive.
Untuk urusan keselamatan, kamu nggak perlu khawatir. SUV ini sudah dilengkapi sistem ADAS lengkap dengan 14 fitur keselamatan aktif, 10 airbag, termasuk adaptive cruise control, lane following assist, hingga semi-autonomous driving.
Kesimpulan
Setelah beberapa hari menggunakan Tiggo 8 CSH sebagai daily driver, mobil ini cukup praktis. Kita seakan punya dua jenis mobil. Kalau BBM mahal yang isi listriknya aja, tapi kalau sesekali mau jalan jauh, ya bisa mengisi BBM.
Chery menawarkan tiga pilihan untuk Tiggo 8 CSH. Mulai dari tipe terendah Comfort yang banderolnya Rp449,9 juta, kemudian tipe Premium seharga Rp519,9 juta dan termahal versi AWD dengan banderol Rp569,9 juta.