icon-category Gadget

Review Samsung Galaxy S22 Ultra 5G: Note is Back!

  • 30 Mar 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id -  Samsung Galaxy S22 Ultra 5G yang diluncurkan di Indonesia beberapa pekan lalu memang datang dengan spesifikasi yang menjanjikan.

    Banyak hal baru yang ditawarkan. Mulai dari sekadar upgrade dari sebelumnya, sampai hal yang memang benar-benar baru ada di seri S kali ini. S Pen misalnya. 

    S Pen sebenarnya identik dengan seri Galaxy Note, tapi berhubung varian Note juga tak lagi dirilis maka Samsung menyematkan fungsi itu ke dalam seri S. Tapi bukan cuma itu, bodinya pun ternyata dibuat mirip dengan Galaxy Note. 

    Desain Bodi: Galaxy Note is back!

    Suka nggak suka, Galaxy S22 Ultra 5G itu bisa dibilang adalah reinkarnasi Galaxy Note. Desainnya mirip. Ditambah, sekarang ada S Pen yang ditanamkan di dalam bodi, tak seperti S21 Ultra yang mesti dibeli terpisah. Benar-benar ciri khas Note hadir di sini. 

    Desain mengotak ala Galaxy Note terpancar jelas. Di bawah ponsel terdapat slot S Pen, kemudian ada lubang port USB-C, speaker dan slot untuk dua SIM Card tanpa dukungan microSD. Karena itu kami sarankan ada baiknya kalian mempertimbangkan ukuran memori sesuai dengan kebutuhan nanti. 

    Ada empat pilihan warna untuk Galaxy S22 Ultra 5G, Phantom White, Phantom Black, Green dan Burgundy. Semuanya menggunakan finishing matte dengan lapisan proteksi Gorilla Glass Victus+ dari Corning yang diklaim punya daya tahan goresan paling kuat, bahkan bisa melindungi ponsel saat jatuh dari ketinggian 2 meter. 

    Bagian rangka Galaxy S22 Ultra 5G dibuat dari bahan Armor Aluminum yang ringan tapi tetap kokoh. Namun terasa agak licin di tangan. Terlebih lagi ponsel ini punya ukuran besar yang tak semua orang bisa mudah memegangnya dengan satu tangan. Perlu ekstra hati-hati saat memakainya, atau paling tidak kasih casing tambahan biar lebih nyaman.

    Penempatan kamera di bagian belakang ponsel tidak intimidatif. Cukup proporsional dengan bodinya yang tipis. Padahal Samsung Galaxy S22 Ultra 5G punya 4 kamera dan satu sensor laser untuk autofocus

    Fungsi S Pen juga punya ditingkatkan signifikan di sini. Misal, latency-nya kini turun 70 persen dari 9ms menjadi 2,8ms. Otomatis setiap goresan bakal direspons dengan lebih baik dan cepat. Selain itu kemampuan mengenali tulisan tangan menjadi tulisan juga ditingkatkan di sini. 

    Kemampuan yang ada di S Pen terdahulu juga tetap dipertahan, kalian masih bisa merasakan layaknya menulis di atas kertas berkat efek suara yang muncul pada setiap goresan. Lalu S Pen ini juga memiliki built-in baterai yang akan terisi ulang otomatis ketika dimasukan. 

    Fungsi gesture dan remote juga masih dipertahankan. Kalian bisa menggunakan S Pen sebagai shutter kamera, remote untuk mengubah slide dalam presentasi, dan beberapa hal lain yang sudah ada di S Pen terdahulu. Singkatnya, S Pen di Galaxy S22 Ultra 5G ini jauh lebih baik. 

    Caption

    Layar: Android paling bagus, no debat

    Samsung mendobrak standar baru kualitas layar ponsel melalui Galaxy S22 Ultra 5G. Ponsel ini punya layar berukuran 6,8 inch jenis DynamiC AMOLED 2X dengan resolusi 3.200 X 1440 pixel. Soal kualitas, jangan ditanya, untuk nonton film-film yang ada di Netflix tampilannya amat mengagumkan. Dramatis. Epic!

    Di Galaxy S22 Ultra 5G, Samsung juga memperkenalkan teknologi Vision Booster, fitur yang berfungsi untuk bisa menyesuaikan tingkat saturasi warna berdasarkan konten yang sedang ditayangkan.

    Di beberapa skenario fungsi ini terlihat membantu untuk meningkatkan kualitas gambar. Selain itu Galaxy S22 Ultra 5G  juga sudah mendukung adaptive refresh rate yang bisa bergerak dari 10 ke 120 Hz, tergantung konten yang sedang ditampilkan.  

    Galaxy S22 Ultra 5G secara umum punya dua profil warna yang bisa digunakan, Vivid untuk kalian yang suka warna agak punchy khas standar DCPIP. Kemudian ada profil Natural yang lebih ke arah standar warna S-RGB. Tinggal kalian tentukan lebih suka yang mana. 

    Jadi buat kalian yang nyari ponsel Android berlayar besar, refresh rate tinggi, akurasi warna yang bagus. Udahlah.. Galaxy S22 Ultra 5G udah gak ada lawan soal ini. 

    Performa: doa netizen untuk Snapdragon Samsung

    Bertahun-tahun pengguna ponsel di Indonesia mengharapkan Samsung bakal memasarkan Snapdragon di seri flagship, dan akhirnya doa itu terkabul. 

    Selama ini ponsel Samsung memang punya dua varian yang umumnya dibedakan dari penggunaan chipset, Exynos dan Snapdragon. Keduanya biasanya dipasarkan untuk wilayah yang berbeda, dan di Indonesia acap kali Samsung membawa versi Exynos. 

    Flagship terakhir Samsung di Indonesia yang menggunakan chipset Snapdragon adalah Galaxy S5. Ponsel yang diluncurkan 2014 itu menggunakan Snapdragon 801, dan sejak itu hanya ada varian Exynos untuk Indonesia.

    Samsung memang tak memberikan alasan pasti kenapa akhirnya versi Snapdragon dipasarkan di Indonesia, tapi yang jelas Snapdragon 8 Gen 1 bisa dibilang memang chip terkencang dan tercanggih yang saat ini ada untuk ponsel Android. 

    Dilihat dari spesifikasinya, chipset ini terdiri dari prosesor 8 inti dengan nama sandi Kyro dengan komposisi, Cortex X2 sebagai prime core dengan kecepatan 3.0GHz, 3-core Cortex-A710 2.5GHz, dan 4-core efisien Cortex-A510 1.8GHz.

    Snapdragon 8 Gen 1 juga menjadi chip pertama Qualcomm dengan CPU Armv9 yang dibuat dengan proses fabrikasi 4nm. Dibanding versi sebelumnya, Snapdragon 888, kemampuan CPU ini diklaim 20 persen lebih kencang namun dengan konsumsi energi 30 persen lebih hemat. Sementara untuk GPU-nya juga diklaim 30 persen lebih cepat dengan penghematan daya hingga 25 persen.

    Namun spesifikasi tinggi bukan jaminan memang. Karena biar bagaimanapun, biasanya produsen membatasi performa chipset biar tidak terlalu panas. Untungnya di Galaxy S22 Ultra ini Samsung menerapkan sistem pendingin baru.

    Nah untuk detail mekanismenya seperti apa, bisa kalian baca pada tautan di bawah ini. 

    Baca Juga: Resep Heat Transfer yang Bikin Galaxy S22 Series 5G Tetap Adem

    Dengan spesifikasi di atas, jelas Galaxy S22 Ultra bakal lancar menjalankan beragam aplikasi berat seperti olah foto atau video editing. Buat main game juga nggak bakal keteteran.

    Semua game Android pastinya masih nyaman dimainkan dengan rentang 40-60 FPS. Sebagai gambaran, berikut adalah hasil pengujian performa Galaxy S22 Ultra dengan aplikasi Geekbench dan PCMark:

    Kamera: detailnya ajib banget!

    Kamera jadi salah satu satu hal yang dijagokan Samsung di Galaxy S22 Ultra 5G ini, bisa mengubah malam menjadi siang. Begitu kira-kira klaim mereka. 

    Klaimnya memang cukup beralasan. Pertama, Galaxy S22 Ultra datang dengan sensor yang lebih besar dibanding seri S sebelumnya, ditambah sistem Artificial Intelligence yang lebih baik untuk mengoptimalkan foto, sebut saja Super Night Solution. 

    Teknologi ini diklaim bisa menghilangkan noise dengan sangat signifikan. Fungsi ini juga kemudian diperkaya dengan Auto Frame Rate yang secara otomatis menyesuaikan frame rate video.

    Baca juga: Teknologi Kamera Galaxy S22 Series 5G yang Bakal Dipuja Content Creator

    Kemudian ada Nightography. Fitur ini bekerja dengan menggabungkan beberapa frame yang punya tingkat cahaya yang berbeda, kemudian disatukan untuk membuat satu frame dengan cahaya cukup tanpa efek noise yang mengganggu. 

    Namun yang paling istimewa dari Galaxy S22 Ultra 5G ini adalah kemampuan memotret dalam format RAW. Ya memang, hampir semua ponsel Android flagship dan iOS terkini sudah bisa melakukan itu, namun yang dimiliki Galaxy S22 Ultra 5G  agak berbeda. 

    (Hasil foto Galaxy S22 Ultra dengan format RAW)

    File RAW memungkinkan pengguna bisa melakukan proses editing dengan leluasa, tidak banyak distorsi dibanding format JPEG. Nah di Galaxy S22 Ultra 5G ini, proses editing ini bisa dilakukan secara otomatis dengan bantuan AI. 

    Jadi, sesaat foto RAW diambil, sistem akan mengoptimalkan foto berdasarkan warna dasar dari foto tersebut dengan hasil yang mengagumkan. Namun perlu diingat, satu foto dalam format RAW bisa memakan memori hingga 33MB.

    Pastikan kalau sering menggunakan fungsi ini ada baiknya pilih Galaxy S22 Ultra 5G dengan memori internal paling tidak 256GB. 

    Berikut adalah beberapa hasil foto menggunakan Samsung Galaxy S22 Ultra 5G:

    Kesimpulannya

    Samsung tidak membunuh Galaxy Note, namun justru melahirkan kembali melalui Galaxy S22 Ultra 5G. Ini adalah perpaduan yang pas antara seri S dengan seri Note. 

    Upgrade yang ditawarkan Galaxy S22 Ultra 5G  dibanding S 21 series juga cukup kentara. Paling terasa adalah kemampuan kamera, dan konsumsi energi yang lebih hemat.

    Untuk performa? Sepertinya tidak akan banyak terasa. Karena sampai saat ini Galaxy S21 masih cukup kencang menjalankan semua aplikasi. 

    Hadirnya S Pen di Galaxy S22 Ultra 5G juga menjadi salah satu nilai jual. Fungsi-fungsi yang ada di Galaxy Note akhirnya bisa dipakai di sini. Mulai dari sekadar mencorat-coret layar, sampai memanfaatkannya sebagai shutter remote. 

    Galaxy S22 Ultra 5G sudah dipasarkan di Indonesia dengan 4 pilihan warna, Phantom White, Pink Gold, Phantom Black, dan Green dengan pilihan memori 128 hingga 512 GB.

    Oh ya, ponsel ini sudah tidak menyediakan slot MicroSD, jadi pastikan kalian memilih kapasitas sesuai dengan kebutuhan





    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini