Samsung Punya Dua ‘Ultra’, Galaxy Z Fold Tak akan Gusur Galaxy S
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra tidak menggantikan Galaxy S Ultra. Keduanya menargetkan konsumen berbeda; Foldable untuk produktivitas, S Series untuk performa

Highlight Artikel
- Samsung kini memiliki dua model smartphone flagship 'Ultra': Galaxy S Ultra dan Galaxy Z Fold8 Ultra, yang tidak saling menggantikan.
- Galaxy S Series ditujukan untuk pengguna desain bar phone konvensional, dengan fokus pada kamera, AI, dan performa.
- Galaxy Z Foldable, termasuk Galaxy Z Fold8 Ultra, menyasar pengguna yang membutuhkan layar lebih besar untuk produktivitas, multitasking, dan fitur AI.
- Lini smartphone lipat terbaru Samsung terdiri dari Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8, masing-masing dengan target konsumen berbeda.
Uzone.id - Samsung sekarang punya dua model smartphone flagship dengan embel-embel ‘Ultra’. Selain Galaxy S Ultra yang sudah lebih dulu hadir dalam beberapa generasi, Samsung kini punya Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai kasta tertinggi di jajaran smartphone lipatnya.
Hadirnya Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra pun memunculkan pertanyaan soal posisi Galaxy S Ultra ke depannya. Apalagi, keduanya sama-sama membawa label Ultra dan ditempatkan sebagai model tertinggi di masing-masing jenisnya.Namun, President Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee memastikan Galaxy Z Fold8 Ultra tidak disiapkan untuk menggantikan Galaxy S Ultra. Menurutnya, kedua lini tersebut punya karakter dan target pengguna yang berbeda.
“Galaxy Foldable dan Galaxy S series memiliki target konsumen masing-masing yang saling melengkapi dan memperkaya lini flagship Samsung,” ujar Harry kepada Uzone.id, dalam wawancara tertulis.
Menurutnya, Galaxy S Series masih ditujukan bagi pengguna yang lebih nyaman menggunakan smartphone dengan desain bar phone konvensional. Samsung tetap mengandalkan kemampuan kamera, AI, serta performa prosesor sebagai daya tarik utama seri tersebut.
Sementara Galaxy Foldable seperti Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, menyasar pengguna yang membutuhkan layar lebih besar, terutama untuk produktivitas dan pemanfaatan fitur berbasis AI.
“Dalam jangka panjang, kami melihat foldable akan terus tumbuh sebagai kategori flagship tersendiri dan jalan berdampingan dengan S Series, bukan menggantikannya,” jelas Harry.
Samsung sendiri membagi lini smartphone lipat generasi terbarunya menjadi tiga model, yakni Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8. Ketiganya sengaja diarahkan untuk tipe konsumen yang berbeda, bukan sekadar menawarkan pilihan harga atau spesifikasi.
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra diposisikan untuk power user dan professional creator yang membutuhkan produktivitas, multitasking, serta performa kelas atas. Samsung juga membekalinya dengan sistem kamera yang disebut sebagai yang terbaik di lini foldable mereka.
“Galaxy Z Fold8 Ultra ditujukan untuk power user dan professional creator dengan produktivitas, multitasking, serta performa tanpa batas dengan teknologi hardware mutakhir di kelas tertinggi, termasuk sistem kamera terbaik,” jelas Harry.
Sementara Galaxy Z Fold8 reguler lebih diarahkan untuk penggunaan sehari-hari, seperti menonton, mengakses media sosial, membaca, hingga bermain game. Adapun Galaxy Z Flip8 tetap mempertahankan desain compact yang lebih mengedepankan fleksibilitas dan ekspresi diri.
“Sementara Galaxy Z Fold8 akan disukai oleh mereka yang suka mengonsumsi media untuk menonton, social media, membaca, gaming dengan memanfaatkan layar utama 16:10 dan layar depan 4:3,” sambung Harry.
“Dan Galaxy Z Flip8 mempertahankan desain mungilnya yang unik dan fleksibilitas untuk ekspresi diri,” tutupnya.
FAQ Artikel
Apakah Galaxy Z Fold8 Ultra akan menggantikan Galaxy S Ultra?
Tidak, President Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, memastikan Galaxy Z Fold8 Ultra tidak disiapkan untuk menggantikan Galaxy S Ultra. Kedua lini tersebut memiliki karakter dan target pengguna yang berbeda.
Apa perbedaan target konsumen antara Galaxy S Series dan Galaxy Foldable?
Galaxy S Series ditujukan bagi pengguna yang nyaman dengan desain bar phone konvensional, mengandalkan kamera, AI, dan performa. Sementara Galaxy Foldable menyasar pengguna yang membutuhkan layar lebih besar untuk produktivitas dan pemanfaatan fitur AI.
Siapa target pengguna Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra?
Galaxy Z Fold8 Ultra ditujukan untuk power user dan professional creator yang membutuhkan produktivitas, multitasking, serta performa tanpa batas dengan teknologi hardware mutakhir di kelas tertinggi, termasuk sistem kamera terbaik.
Ada berapa model smartphone lipat terbaru dari Samsung dan apa saja?
Samsung membagi lini smartphone lipat generasi terbarunya menjadi tiga model, yaitu Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8.