icon-category Auto

Seminggu Pakai Honda Vario 160: Pengunci Jok Error, Lampu Kurang Terang

  • 13 Apr 2022 WIB
  • Bagikan :
    Honda Vario 160 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzonne.id - Kehadiran All New Honda Vario 160 disambut gegap gempita oleh para fanboy, media hingga influencer otomotif seakan berlomba-lomba untuk mengupas habis tanpa sisa skuter matik yang bodinya kian bongsor ini.

    Terang saja bikin heboh karena Vario 160 mengadopsi mesin yang digendong oleh Honda PCX yang kami akuin sendiri punya tenaga lebih besar dibangdingkan generasi sebelumnya.

    Keberadaannya pun sampai dibanding-bandingkan dengan Yamaha Aerox 155. Di atas kertas, Vario 160 menghasilkan tenaga 15,4 PS @8500 rpm dan torsi 13,8 Nm @7000 rpm.

    Bandingkan dengan Vario 150 yang punya tenaga 13,1 PS @8.500 rpm dan torsi 13,4 Nm @5.000 rpm.

    BACA JUGA: First Impression Kendarai Royal Enfield Classic 350

    Tentu saja, tim redaksi kami ikut penasaran sama sosok Vario 160 dan ingin turut merasakan seperti apa sensasi berkendaranya.

    Kami pun akhirnya membeli Vario 160 varian flagship yang punya fitur ABS pada rem cakram roda depan.

    Rem belakang juga sudah cakram, namun tidak dibekali ABS. Untuk warnanya sendiri putih doff.

    Honda Vario 160 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Vario 160 lebih besar dan lebih berat dari Vario 150, yang produksinya sudah discontinued itu.

    Vario 160 punya dimensi panjang 1.929 mm, lebar 679 mm, tinggi 1.088 mm dan beratnya 115 kg.

    Sedangkan Vario 150 punya dimensi panjang 1919 mm, lebar 679 mm, tinggi 1062 mm, serta berat 112 kg.

    Vario 160 punya ketinggian tempat duduk atau jok setinggi 778 mm. Sedangkan Vario 150 punya tinggi jok 769 mm.

    Melihat data tersebut, pantas saja saya yang tingginya 167 cm harus lebih jinjit saat duduk di jok Vario 160.

    Begitu juga saat mengangkat pantat Vario 160 lewat behel belakang, rasanya berat banget. Maklum guys, jarang olahraga juga nih.

    Mesin Vario 160 Lebih Bertenaga

    Saat pertama kali menggeber mesin 156,9 cc, 4 klep, diameter x langkah: 60 x 55,5 mm, tenaganya memang sangat nendang.

    Saya coba beberapa kali membetot gas dengan spontan di sepanjang Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, di jam tidak padat kendaraan, handling dan traksi ban skuter ini lebih oke.

    Pasalnya Vario 160 menggunakan ban ukuran 100/80-14 dan ban belakang berukuran 120/70-14.

    Lebih besar dari Vario 150 yang membawa ukuran ban depan 90/80-14 dan ban belakang 100/80-14.

    Mesinnya terasa beringas di tambah desain setang lebih menekuk bikin motor ini terasa lincah ketika meliuk-liuk di jalanan.

    BACA JUGA: 3 Warna Baru Yamaha X-Ride, Makin Agresif

    Pada ban depan, Vario 160 menggunakan ban ukuran 100/80-14 serta ban belakang berukuran 120/70-14.

    Oya, saya punya bobot badan 72 kg. Dengan bobot segitu, motor ini masih bisa memberikan tarikan yang buas.

    Saya pun mencoba bawa penumpang yang memiliki bobot 71 kg. Waduh, tarikan jauh berkurang walaupun sudah pakai Pertamax.

    Honda Vario 160 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Namun, ketika berboncengan, skutik ini malah lebih nyaman suspensinya. Suspensi tunggal pada roda belakang Vario 160 memang di-setting agak keras sehingga untuk perjalanan jauh, pantat saya terasa pegal-pegal.

    Kami pun menjajal Vario 160 berkelir warna putih ini di saat malam hari. Ingin tahu saja, seberapa terang sih headlamp LED -nya.

    Setelah melewati beberapa jalan agak gelap, lampu LED depan Vario 160 terlihat kurang terang, seperti yang diperlihatkan gambar di bawah ini.

    Honda Vario 160 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Fokus penerangan lampu gandanya terlihat ke samping kiri dan kanan, tidak menyorot ke tengah.

    Beberapa kali saya memberikan bantuan penerangan dengan lampu jauh. Tentu saja itu tidak dilakukan kalau di depan ada kendaraan mobil karena akan menyilaukan mata pengemudinya saat cahaya mantul ke spion tengah mobil.

    Kekurangan lainnya, ketika kami jajal Vario 160 adalah pengunci jok belakang sudah dua kali error. Itu karena pengait yang terbuat dari besi itu mengalami malafungsi.

    Tapi jangan khawatir masalah pengait kunci jok belakang bisa diatasi sendiri tanpa harus dibawa ke bengkel.

    Honda Vario 160 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Kamu cukup ambil obeng yang sudah tersedia di bawah jok Vario 160, kemudian kamu pakai bagian ujung minus (-) untuk menekan tonjolan besi satunya agar pengait jok kembali ke posisi normal.

    Seperti diperlihatkan gambar di atas, kamu tinggal tekan tonjolan yang ada di lingaran kuning agar pengunci jok kembali lagi ke posisi normal.

    Saat membetulkan pengait kunci jok belakang, pernya jangan sampai lepas ya, guys.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini