icon-category Auto

Seperti Apa Wajah Kijang Innova Hybrid yang Dijual di Indonesia?

  • 07 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :
    Toyota Kijang Innova EV Concept (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Toyota Kijang Innova EV Concept saat dipamerkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 berhasil bikin dunia otomotif Indonesia heboh dibuatnya.

    Itu baru prototipe lho. Entah bagaimana kalau nantinya PT Toyota Astra Motor (TAM) benar-benar resmi meluncurkan Kijang Innova EV.

    Setidaknya, Kijang Innova EV Concept sudah menjalani test drive dengan melibatkan para pakar akademisi pada Mei 2022 di fasilitas milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

    Ajang test drive mobil listrik MPV itu bertepatan dengan pembukaan xEV Center, yang merupakan fasilitas pembelajaran dan pengembangan kapabilitas elektrifikasi serta energi hijau milik TMMIN.
    Innova EV Hybrid Lebih Dulu Meluncur.

    BACA JUGA: Kenapa Tesla Milik Deddy Corbuzier Anti Ganjil Genap?

    Tampaknya, Toyota lebih dulu meluncurkan Kijang Innova dengan mesin hybrid dibandingkan tenaga listrik murni.

    Bahkan, Toyota sudah mendaftarkan Innova hybrid untuk pasar India dengan nama Innova Hycross berkode 560B.

    Innova hybrid benar-benar akan jadi kenyataan hadir di pasar setelah Toyota melakukan uji jalan di India.

    Melansir Gaadiwaadi, Innova hybrid kemungkinan sudah meninggalkan platform IMV atau ladder frame construction dan akan ditopang dengan sasis monocoque.

    Laporan juga menyebut platform TNGA-C modular dipilih sebagai basis model baru. Itu juga punya kesamaan dengan MPV Toyota Noah dan Voxy khusus JDM.

    Secara internal diber kode Toyota 560B dan bisa jadi lebih pendek dari Innova Crysta dengan panjang keseluruhan sekitar 4,7 meter dengan panjang sumbu roda atau wheelbase 2,85 meter.

    BACA JUGA: Akal-akalan Warga Hindari Ruas Ganjil Genap yang Baru

    Jarak sumbu roda yang panjang bisa bikin kabin lebih lapang dan TNGA-C berikutnya akan menampilkan pilar C lebih vertikal agar memberikan banyak ruang bagi penumpang.

    Selain itu, Innova hybrid akan lebih ringan karena menurunkan bobot sekitar 170 kg.

    Hal itu bisa meningkatkan efisiensi secara keseluruhan dan kinerja pun jadi lebih baik di samping peningkatan dinamika berkendara.

    Untuk performa, Innova hybrid dilengkapi sistem hybrid-bensin, yang mana mesin bensin 2.0 liter empat silinder dipasangkan dengan dual e-motor.

    Motor listrik itu diyakini sebagai versi lokal Toyota Hybrid System II yang diperbarui agar memberikan biaya operasional lebih rendah dibandingkan mesin diesel serta lebih efisien dan ringan.

    Motor listrik kembar juga akan disematkan untuk menghasilkan efisiensi dan meningkatkan torsi.
    Di bagian eksterior akan dibuat cluster headlamp yang lebih ramping, gril dipasang tinggi hingga bumper yang khas.

    Di bagian interior juga terdapat pembaruan, di antaranya terdapat pengisian nirkabel, kursi depan berventilasi, konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.

    Jok Captain Seat juga bisa direbahkan dengan fungsi ottoman.

    Kapan Kijang Innova Hybrid Hadir di Indonesia?

    Toyota dalam hal ini diwakili oleh Indra Chandra, Project General Manager Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing (TDEM) pernah menyinggung soal mobil terbaru Toyota di acara webinar ‘Aktifitas Riset Universitas Sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi’, pada 21 Mei 2022.

    Menurut Indra, Toyota tengah mempersiapkan mobil hybrid buatan lokal yang rencananya dirilis pada akhir tahun ini.

    Menurutnya, produksi lokal mobil hybrid Toyota cukup rumit seperti proses logistik baterai sangat memperhatikan faktor guncangan, kelembaban, dan lainnya.

    Sehingga proses tersebut harus disiapkan Toyota dengan hati-hati. Apalagi ini era baru bagi Toyota Indonesia dalam menyiapkan produk elektrifikasi lokal dan diproduksi di dalam negeri.

    Dia menambahkan, memasang baut baterai mobil hybrid dan mobil listrik tidak bisa sembarangan. Dia mencontohkan selama ini Toyota menggunakan 12 volt, tiba-tiba disuruh mengerjakan di atas 300 volt ke atas.

    "Di awal semua takut melihat kabel oranye,” tutur Indra, lalu mengatakan, “Mudah-mudahan tetap seperti rencana kami (akhir tahun 2022), sehingga bisa dinikmati masyarakat Indonesia dalam waktu tidak terlalu lama lagi."

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini