Home
/
Automotive

Sering Fast Charging, Baterai Motor Listrik Bisa Cepat Rusak?

Kesehatan baterai motor listrik dapat menurun akibat sering fast charging yang memicu panas dan pengosongan hingga 0%. Kedua faktor ini merusak sel baterai.

Sering Fast Charging, Baterai Motor Listrik Bisa Cepat Rusak?

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Penggunaan fast charging yang sering menyebabkan penurunan kesehatan baterai motor listrik karena panas.
  • Terlalu sering memakai fast charging dapat merusak sel baterai motor listrik.
  • Menggunakan baterai motor listrik sampai benar-benar habis (0%) juga dapat merusak sel.
  • Dyvolt EV Shop menawarkan perbaikan sel baterai motor listrik yang rusak dari berbagai merek setelah analisis kondisi.

Uzone.id - Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan kesehatan baterai motor listrik menurun. Salah satunya adalah penggunaan fast charging yang mana sering dilakukan oleh pengguna motor listrik.

Fakta ini diungkapkan oleh Adi Siswanto selaku owner Dyvolt EV Shop yang merupakan bengkel motor listrik. Disebutkan fast charging pada baterai motor listrik dapat membuat komponen menjadi lebih panas.

"Fast charging ngaruh (kesehatab baterai). Kenapa? Karena fast charging itu kan panas, sedangkan baterai musuhnya panas," ujar Adi ketika ditemui Uzone.id beberapa waktu lalu.




Adi mengatakan, jika fast charging digunakan sesekali untuk menjangkau perjalanan tergolong aman untuk digunakan. Tetapi jika terlalu sering, maka dapat merusak cell baterai.

"Jadi kalau terlalu sering, nanti baterainya cepat rusak. Ngerusak cell baterainya," jelasnya.

Selain penggunaan fast charging, Adi menyebutkan kalau baterai motor listrik digunakan sampai benar-benar habis juga dapat merusak cell.





"Baterai itu tidak boleh over discharge, itu terlalu habis sampai 0 persen. Kalau seperti handphone masih oke habis sampai 0 persen karena dia cuma pakai 1 (cell) baterai. Tapi kalau di motor listrik, karena ada banyak baterai di dalamnya kalau sampai habis 0 persen bisa rusak," ungkap Adi.

Meski bisa mengalami kerusakan, Adi mengaku bengkel motor listrik miliknya, Dyvolt EV Shop, dapat memperbaiki cell-cell di dalam baterai dari berbagai merek.

"Kalau di Dyvolt, bisa. Jadi kalau baterai per cell itu di tempat kita bisa ganti salah satu saja. Tapi balik lagi kita lihat riwayatnya seperti apa dan kita lihat umurnya," jelasnya.




"Bisa, berbagai merek. Cuma kita tetap melakukan analisis terlebih dahulu mengenai umur baterai," pungkasnya.

Soal harga baterai moror listrik, tentu beragam tergantung apa saja yang harus dicek dan mengalami kerusakan hingga harus ganti komponen.

Bengkel Dyvolt EV Shop juga buka setiap hari, terkecuali Jumat. Mengenai lokasinya, Dyvolt EV Shop berlokasi di Jalan Raya Ujung Aspal No.8, Jatiranggon, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.

FAQ Artikel

Apa saja faktor yang dapat menurunkan kesehatan baterai motor listrik?

Faktor-faktor yang dapat menurunkan kesehatan baterai motor listrik meliputi penggunaan fast charging yang terlalu sering dan pengosongan baterai hingga benar-benar habis (0% atau over discharge).

Bagaimana fast charging mempengaruhi kesehatan baterai motor listrik?

Fast charging menghasilkan panas berlebih, dan panas adalah musuh utama baterai. Penggunaan yang terlalu sering dapat merusak sel-sel baterai.

Apakah baterai motor listrik aman jika digunakan sampai 0 persen?

Tidak aman. Baterai motor listrik tidak boleh mengalami over discharge atau digunakan sampai 0 persen karena dapat merusak banyak sel baterai di dalamnya, berbeda dengan baterai handphone.

Bisakah sel baterai motor listrik yang rusak diperbaiki?

Ya, menurut Adi Siswanto dari Dyvolt EV Shop, sel baterai yang rusak dapat diganti sebagian. Bengkelnya dapat memperbaiki berbagai merek baterai setelah melakukan analisis riwayat dan umur baterai.

Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article